Masuk

Tradisi Positif di Awal Tahun Pelajaran : MA - MTs. MH Troso Laksanakan Halal Bi Halal, Sholat Dhuha, dan Sujud Syukur Bersama

Featured Tradisi Positif di Awal Tahun Pelajaran : MA - MTs. MH Troso Laksanakan Halal Bi Halal, Sholat Dhuha, dan Sujud Syukur Bersama

MAMHTROSO.COM – Setiap memasuki tahun ajaran baru, MA Matholi’ul Huda Troso mempunyai tradisi unik berupa sholat dhuha dan sujud syukur berjamaah. Tradisi itu tampaknya kembali diadakan pada awal tahun pelajaran baru 2016-2017.

Acara yang dimulai pada pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh sedikitnya 1.300-an orang siswa dan guru di lingkungan MA dan MTs Matholi’ul Huda Troso itu digelar di halaman madrasah, Sabtu pagi (17/7/2016). Para jamaah memadati halaman madrasah hingga meluber ke teras depan kelas di 3 lantai gedung madrasah.

Lihat galeri kegiatannya - klik tautan berikut 

Seperti pada pelaksanaan tahun sebelumnya, acara ini diawali dengan sholat dhuha secara berjamaah. H. Musthofa Kamal yang bertindak sebagai imam, memimpin sholat ini sebanyak 8 rakaat, dengan 4 kali salam. Do'a sholat dhuha dipimpin oleh KH. Ali Ahsan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sujud syukur dengan imam yang sama.

Seusai sujud syukur, acara dilanjutkan dengan panyampaian ceramah oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Matholi’ul Huda Troso Moh Syakur. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh warga madrasah terutama siswa-siswinya dapat mengambil hikmah dari dilaksanakannya ritual rutin tiap tahun tersebut. Yaitu dengan menta’ati tata tertib yang ada di madrasah. Karena dengan begitu diharapkan siswa-siswi YPI Matholi’ul Huda Troso dapat menjadi gerasi umat yang disiplin, dan berguna di masyarakat. Menyinggung soal pelaksanaan sholat dhuha dan sujud syukur kali ini, beliau berharap agar tradisi tersebut dapat dipertahankan lantaran memiliki nilai pendidikan dan spiritual yang tinggi.

Seusai tausiyah, acara dilanjutkan dengan halal bi halal yang dilaksanakan secara berurutan dari siswa Kelas XII hingga Kelas VII. Seluruh siswa bersalam-salaman dengan sesepuh, jajaran pengurus yayasan, dan dewan guru. Sesama siswa juga bersalam-salaman hingga membentuk barisan mengular memenuhi halaman madrasah.

Dengan diadakannya kegiatan spiritual pada awal tahun pelajaran seperti ini tujuannya adalah mempersiapkan mental siswa dan para guru untuk melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) selama satu tahun ke depan.

Sebagaimana kebijakan menteri pendidikan dan kebudayaan Anies Baswedan dalam Permendikbud no.18 tahun 2016, beliau melarang Masa Orientasi Siswa (MOS) yang biasanya dilakukan oleh OSIS dengan cara bullying atau perpeloncoan. Dalam Permendikbud no.18 tahun 2016 mengatur tata cara MOS dan menggantinya dengan istilah Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.

Tidak jarang siswa baru di sekolah-sekolah lain masih menggunakan MOS dengan cara menugaskan siswanya memakai atribut-atribut yang tidak wajar dan melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak masuk akal. Alhamdulillah, siswa baru di MA dan MTs. Matholi’ul Huda sejak lama sudah melaksanakan kegiatan orientasi dengan kegiatan-kegiatan spiritual dan ceramah motivasi untuk memperkuat mental siswanya. Salah satunya sholat dhuha dan sujud syukur bersama yang dilakukan setiap awal tahun pelajaran ini.

 

(Syah)

Terakhir diperbarui pada Minggu, 17 Juli 2016 15:32

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.