Masuk

YPI Matholi’ul Huda Troso Berduka : K. Ismail Khayat Tutup Usia

Featured YPI Matholi’ul Huda Troso Berduka : K. Ismail Khayat Tutup Usia

Troso, MAMHTROSO.com - Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Matholi'ul Huda Troso berduka atas wafatnya K. Ismail Khayat. Beliau adalah guru senior yang juga termasuk salah satu founding fathers berdirinya MTs. Matholi'ul Huda Troso pada tahun 1996 dan berdirinya MA Matholi’ul Huda Troso pada tahun 2003. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Kartini Jepara pada hari Senin kemarin sore (15/10/2018).

Lihat galeri kegiatannya - klik disini 

Beliau meninggal di usia 76 tahun karena sakit dan sempat menjalani perawatan intensif selama 3 hari di Rumah Sakit Umum Kartini Jepara. Jenazah almarhum dikebumikan pada pagi hari ini sekitar pukul 09.00 WIB di tempat pemakaman umum.

Dipagi duka ini seluruh siswa dan dewan guru MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso yang berjumlah kurang lebih 1.200-an orang melaksanakan takziyah. Dengan membentuk barisan memanjang seluruh siswa berjalan kaki menuju ke kediaman beliau yang tidak jauh dari madrasah.

Rombongan takziyah ini dipimpin langsung oleh Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso.

“Beliau sudah bersama kita sejak awal berdirinya Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso sejak pada tahun 1996. Beliau juga bersama kita ketika sejak mendirikan Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso yaitu pada tahun 2003 silam. Hingga pada ahirnya beliau sudah mulai sakit dalam mengundurkan diri dari madrasah, tetapi sejatinya ruh beliau masih bersama kita”, ungkap Drs. H. Nur Kholis Syam’un.

Seluruh warga Matholi’ul Huda Troso mendoakan semoga semua amal kebaikan beliau diterima oleh Allah SWT. Jika beliau pernah melakukan kesalahan semoga mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Semoga beliau mendapatkan kenikmatan di alam makbaroh alam barzah, menunggu sampai hari kiamat nanti.

Drs. H. Nur Kholis Syam’un juga mengingatkan untuk semua yang masih hidup, setiap saat pasti banyak yang mendengar siaran orang meninggal dunia silih berganti. Itu semua harus dijadikan ibrah, bahwa kehidupan di dunia ini tidaklah lama. Dunia itu hanya sebagai ladang amal manusia, yang semuanya nanti pasti akan menyusul ke alam sana. “Semoga kita tersadarkan, bertambah taat kepada Allah, bertambah ibadahnya, dan semoga kita semua suatu saat nanti meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. Dan untuk keluarga semoga diberikan kesabaran dan keihlasan yang tinggi”, pungkasnya.

Dilanjutkan tahlil dipimpin oleh Noor Ubaidillah, S.Pd.I. dan barokah doa dipimpin oleh H. Ahmad Harisul Haq, Lc. Sebelum berpamitan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Matholi’ul Huda Troso juga menyerahkan bantuan sebagai rasa bela sungkawa yang simbolis diberikan oleh Moh. Syakur kepada Mustain Nawawi. (Syah)

Terakhir diperbarui pada Rabu, 17 Oktober 2018 08:26

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.