Masuk

Apel Pagi – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Pendidikan yang Berhasil Muaranya adalah lillaahirabbil-Aalamiin

Featured Apel Pagi – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Pendidikan yang Berhasil Muaranya adalah lillaahirabbil-Aalamiin

Troso, MAMHTROSO.com – Seluruh civitas akademika MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso mengikuti apel pagi, Sabtu (27/10/2018). Apel pagi ini adalah agenda yang dilaksanakan secara kondisional yang dimaksudkan untuk memberi arahan, motivasi, dan informasi langsung dari Kepala Madrasah kepada suluruh siswa dan para dewan guru.

Setelah bel masuk dibunyikan yaitu pada pukul 06.50 WIB, seluruh siswa yang berjumlah kurang lebih 1.200-an duduk di halaman berbaris mengelompok. Untuk siswa putri berada di sebelah timur dan siswa putra berada di barat halaman madrasah.

Seperti biasa yang memberikan pengarahan pada apel pagi adalah langsung dari Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Beliau banyak menyampaikan beberapa poin penting diantaranya yang paling penting adalah tentang arah hidup manusia sebagai makhluk Allah yang hakikat muaranya adalah Innaa sholaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil-aalamiin, artinya sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk allah, tuhan seluruh alam.

Pertama, beliau mengajak seluruh siswa untuk berdoa bersama. Untuk para orang tua dan seluruh guru, semoga diberikan kesehatan, diberikan kemudahan semua urusannya, dan dilimpahkan rizkinya. Kemudian doa untuk seluruh siswa agar disadarkan dan dibuka pintu hatinya. Dan mendoakan proses pembangunan madrasah diberikan kelancaran, semoga madrasah dilimpahkan rizkinya agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan dengan baik.

Kedua, beliau mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki peran masing-masing, seorang murid harus memerankan perannya sebagai murid, dan guru juga memerankan perannya sebagai guru. Murid berasal dari kata aroda dari wazan af’ala artinya mengehendaki, jadi murid adalah anak yang menghendaki (berkeinginan) untuk mendapatkan ilmu. Kepala madrasah menyampaikan bahwa masih rendahnya keinginan siswa untuk belajar, masih rendahnya keinginan untuk menjadi yang terbaik, padahal murid semestinya memiliki kemauan yang kuat untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat yang dapat memberkahi hidupnya.

“Murid yang sebenarnya adalah murid yang siap untuk dididik, siap untuk di ajar. Semua kegiatan, semua pembelajaran, semua kebijakan madrasah diikuti dengan ikhlas, agar nanti ilmu yang kalian dapatkan dapat memberkahi hidupmu”, tandas Drs. H. Nur Kholis Syam’un.

Ketiga, dengan membaca doa iftitah Innaa sholaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil-aalamiin. artinya sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk allah, tuhan seluruh alam. “jadikan itu menjadi pegangan hidup kalian”, tegas beliau. Hakikat muara kehidupan adalah lillaahirabbil-aalamiin kepada Tuhan. Pendidikan yang sukses adalah pendidikan yang dapat menanamkan pemahaman kepada siswa-siswinya bahwa seluruh hidup ini adalah tujuannya kepada Allah SWT. Meskipun dalam kehidupan dunianya berhasil belum tentu tujuan hakikatnya manusia tercapai.

Keempat, Informasi akan dilaksanakannya Pekan Ulangan Bersama (PUB) yang ke-2 yaitu pada tanggal 11 November 2018. Dan Penilaian Akhir Semester (PAS) Gasal 2018-2019 akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2018. Jadi semestinya siswa mempersiapkan dengan baik ulangan-ulangan tersebut agar dapat berprestasi secara akademis. Karena itu termasuk bahan evaluasi siswa, seberapa jauhkah pemahaman-pemahaman siswa dalam menyerap materi yang disampaikan oleh guru dalam pembelajaran di kelas.

Selain menyampaikan informasi pelaksaan PUB dan PAS, Kepala Madrasah juga mengingatkan agar siswa tidak menunggak dalam pembayaran administrasi madrasah. “Quota data jalan, jajan jalan, dandan-dandan jalan, maka pembayaran SPP, PUB, dan Semesteran juga harus tepat waktu”, tegas beliau. Kemudian tambahan informasi pada saat pengambilan raport nanti sebagai syaratnya harus membayar Rp 60.000,- untuk biaya Lembar Kerja Siswa (LKS) Semester Genap mendatang. Ini jauh lebih ringan dari pada di lembaga-lembaga pendidikan yang lain biasanya berkisar Rp 200.000,- untuk sumbangan yayasan.

Selanjutnya Kepala Madrasah juga mengingatkan agar seluruh siswa menjaga kebersihan lingkungan madrasah terutama kamar mandi. Kejadian septy tank penuh sumbatan ternyata banyak barang-barang yang tidak semestinya dibuang di kloset WC. Alangkah baiknya sampah-sampah itu dimasukkan ke dalam plastik kantong hitam dan dibuang di tempat sampah tidak malah di buang di kloset.

Terakhir, beliau mengajak seluruh civitas akademika MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso untuk membantu dan menjaga nama baik madrasah. Berperan sebagaimana perannya masing-masing dengan baik. Siswa menjadi siswa-siswi yang baik agar tidak ada fitnah yang muncul di masyarakat. Jika ada fitnah maka segera tanyakan dengan yang tahu, dan segera klarifikasi permasalahan tersebut. “Jangan sekali-kali memfitnah madrasah, karena madrasah itu sakral, madrasah itu malati, madrasah ini harus dibela dan harus diperjuangkan”, pungkas beliau. (Syah)

Terakhir diperbarui pada Sabtu, 27 Oktober 2018 13:26

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.