Masuk

Apel pagi – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Jangan Jadi Tunas yang Berguguran, Jangan Jadi Generasi Muda yang Menyepelekan Dosa

Featured Apel pagi – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Jangan Jadi Tunas yang Berguguran, Jangan Jadi Generasi Muda yang Menyepelekan Dosa

Troso, MAMHTROSO.com – Pagi ini seluruh siswa-siswi beserta dewan guru Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara megikuti apel, Rabu (05/12/2018).

Apel ini memang biasanya diadakan secara kondisional pada waktu pagi hari sebelum siswa-siswi masuk ke kelasnya masing-masing. Dengan berkumpul dan duduk di halaman madrasah terbagi mengelompok antara siswa putra dan putri. Mereka semua siap untuk mendengarkan informasi dan motifasi dari Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara.

Pertama, beliau menyampaikan bahwa agenda pasca Penilaian Akhir Semester (PAS) setiap harinya nanti mulai pagi hari adalah sholat dhuha berjama’ah, masuk kelas untuk mengikuti ritual pagi (asmaul husna, sholawat nariyah, membaca Al qur’an, dan doa bersama). Absensi kehadiran siswa oleh masing-masing wali kelas dan terakhir adalah Class Meeting yang pada kali ada sebanyak 21 mata lomba yang akan diselenggarakan.

Kedua, Kepala Madrasah juga mengingatkan agar seluruh siswa terus berhati-hati dalam berperilaku. Ada ungkapan tunas-tunas muda layu sebelum berkembang atau tunas-tunas muda berguguran. Anak-anak muda atau siswa-siswi ini diibaratkan adalah tunas-tunas tersebut. Jangan sampai generasi-generasi muda ini hancur tidak memiliki masa depan seperti tunas-tunas yang layu dan berguguran, karena sering “menyepelekan dosa”.

Banyak sekali kejadian-kejadian negatif sekarang ini, mulai dari yang dialami oleh siswa-siswi, para alumni, bahkan aktivis masyarakat yang dapat menjatuhkan harga dirinya, semuanya diawali dengan sikap menyepelekan dosa. “Masih muda, kaya rasa, relasinya banyak, tampan, ada kesempatan, kalau tidak bisa menjaga diri maka itulah sumber kemaksiatan. Jika ingin selamat hidupmu, ingatlah setiap akibat dari perilakumu”, tegasnya.

Kemudian selain itu juga Kepala Madrasah mengingatkan agar seluruh siswa betul-betul terus mengamalkan jiwa keikhlasan. Karena pondasi dari segala perilaku berawal dari keikhlasan. “Wong sing ikhlas iku bakal padang pikire, jembar dadane, dowo umure, akeh ganjarane, suargo panggonane”, ungkap beliau. Artinya jika seseorang selalu berjiwa ikhlas dalam setiap perilakunya, baik di madrasah, ataupun di lingkungan sekitar. Maka akan diterangkan pikirannya, dilapangkan dadanya, dipanjangkan umurnya, banyak pahalanya, dan surga tempatnya. Penyakit badan selain disebabkan karena makanan juga disebabkan dari penyakit hati. Maka jangan sampai punya penyakit hati karena sering tidak ikhlas.

Ketiga, menyinggung Class Meeting yang akan dilaksanakan oleh OSIS rencananya akan diadakan 21 mata lomba. Proposal Anggaran Dana dari pantia mencapai hampir 5 juta. Tetapi beberapa kegiatan masih ada yang menggunakan biaya langsung dari madrasah seperti kebutuhan sound, panggung, dan grup qasidah pada lomba dakwah, band, dan pitutur agami yang total biayanya nanti diperkirakan mencapai hampir 13 juta. Untuk itu siswa-siswi tidak boleh ada anggapan setelah PAS tidak usah berangkat karena tidak ada pelajaran. Kepala Madrasah dengan tegas semuanya masih harus tetap masuk seperti biasa sampai tiba waktu hari libur. Karena Class Meeting ini juga termasuk pendidikan dan pembelajaran di luar kelas. Pada Class Meeting  kali ini juga rencananya akan diadakan bazar makanan oleh perwakilan kelas.

Keempat, bagi siswa yang masih memiliki tanggung jawab remidi karena nilainya masih belum mencapai KKM maka harus dikerjakan sebaik-baiknya. Bagi siswa tidak memperhatikan maka pihak madrasah tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas. Sementara untuk penerimaan raport nanti akan diadakan pada tanggal 17 Desember 2018 pada pukul 12.00 WIB siang. Kepala Madrasah mengingatkan agar wali murid benar-benar memperhatikan undangan penerimaan raport nanti. Dianjurkan agar benar-benar orang tua wali yang datang karena madrasah akan memberikan infomasi yang sangat penting terkait siswa dan perkembangan madrasah.

Kelima, berkaitan dengan sholat berjama’ah Kepala Madrasah juga mengingatkan agar seluruh siswa mengikutinya dengan serius. Karena sholat ini adalah ibadah langsung menghadap Allah SWT. Maka dosa besar bagi siswa yang malah bermain-main atau menggangu temannya pada saat sholat. Kepala madrasah dengan tegas mengingatkan bahkan jika ada siswa yang setelah diperingatkan berulang-ulang masih saja tidak serius dalam mengikuti sholat berjama’ah maka akan dipanggil orang tuanya dan dikeluarkan.

Terakhir beliau mengajak doa bersama dengan membaca surat Al Fatihan tiga kali. Yaitu yang pertama untuk siswa-siswi agar dibuka hatinya, disadarkan, terus dijaga oleh Allah. Kemudian doa untuk orang tua, para guru, dan madrasah semoga dimudahkan dan dilimpahkan rizkinya dan terus dapat melanjutkan pembangunan. (Syah)

Terakhir diperbarui pada Rabu, 05 Desember 2018 11:56

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.