Masuk

Bpk. Sunhadi, S.Ag. dan Ibu Dra. Hj. Tasi’ah Khoiriyah, M.Pd.I. Laksanakan Visitasi Akeditasi di MA MH Troso Tahun 2019

Featured Bpk. Sunhadi, S.Ag. dan Ibu Dra. Hj. Tasi’ah Khoiriyah, M.Pd.I. Laksanakan Visitasi Akeditasi di MA MH Troso Tahun 2019

Troso, MAMHTROSO.com – Sebanyak dua asesor Sunhadi, S.Ag. dan Dra. Hj. Tasi’ah Khoiriyah, M.Pd.I.  dari Badan Akreditasi Propinsi (BAP) Jawa Tengah melakukan visitasi di MA Matholi’ul Huda Troso mulai Senin kemarin hingga hari ini, Selasa (16/4/2019).

Lihat galeri kegiatannya - klik disini

Jajaran Pengurusan Yayasan dan Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un beserta dewan guru menyambut hangat kedatangan tim asesor visitasi ini. Dalam acara penyambutan H. Sunarto sebagai Ketua Yayasan Pendidik Islam Matholi’ul Huda Troso menyampaikan selamat datang kepada tim asesor dan juga sekilas keadaan madrasah swasta yang ada di tengah-tengah desa.

“Memang beginilah kenyataan yang ada pada madrasah kami. Dengan kedatang Bapak dan Ibu untuk visitasi akreditasi ini tentu sebagai pelecut kemajuan madrasah kami kedepannya. Menyadari di sekolah banyak tantangan dan hambatan. Akan tetapi kami semua selalu terbuka dengan lembaga-lembaga atau instansi pendidikan yang kami kelolah. Memang banyak kekurangan, dan mohon dinilai apa adanya”, sambut H. Sunarto.

Dalam acara sambutan tersebut juga dihadiri oleh Pengawas Madrasah Dra. Hj. Ida Nunung Puspito, M.S.I. Beliau menyampaikan bahwa visitasi akreditasi ini adalah untuk mencocokkan Sistem Informasi Penilaian Akreditasi (sisPenA) dengan bukti-bukti yang ada di lapangan. Ibu Nunung juga menuturkan agar semuanya dapat berjalan dengan baik, sehingga memohon tim asesor memberikan kesempatan yang lebih longgar kepada pengawal 8 standar. “Jika di MA Matholi’ul Huda Troso di akreditasi sebelumnya sudah mendapatkan predikat A maka kali ini cukup mendapat A lagi”, imbuhnya.

Salah satu tim asesor Sunhadi, S.Ag. dalam sambutannya terlebih dahulu memperkenalkan diri dan menceritakan latar belakangnya. Selaras dengan permintaan Pengawas Madrasah, 2 anggota tim asesor akan sangat kooperatif dalam pelaksanaan proses visitasi akreditasi nantinya.   “Data Instrumen Akreditasi (DIA) yang sudah diisi dengan nilai 95 mohon hari ini bisa dibuktikan, jika tidak maka silakan dipenuhi selama maksimal 24 jam”, tandas beliau.

Pada hari pertama, kedua asesor secara bergantian melakasanakan penilaian terhadap Delapan komponen visitasi akreditasi.  Delapan komponen yang ditetapkan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Pusat itu meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar kependidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, serta standar penilaian. Masing-masing komponen dijabarkan ke dalam beberapa aspek. Dari masing-masing aspek dijabarkan lagi ke dalam indikator. Berdasarkan indikator itu dibuat item-item yang tersusun dalam instrumen evaluasi diri dan instrumen visitasi. Sementara untuk hari kedua, dijadwalkan melanjutkan proses penilaian 8 standar ditambah dengan tinjauan sarana prasana madrasah dan supervisi proses pembelajaran di ruang kelas.

Sekitar pukul 14.00 WIB acara seremonial penutupan dilaksanakan. Karwadi, S.Ag. berperan sebagai pembawa acara memberikan kesempatan pertama kepada Drs. H. Nur Kholis Syam’un untuk menyampaikan ucapan selamat jalan dan permohonan maaf jika ada kekurangan dalam penyuguhan di MA Matholi’ul Huda Troso.

Dan sambutan terakhir disampaikan oleh Dra. Hj. Tasi’ah Khoiriyah, M.Pd.I. beliau menyampaikan kesan dan pesan serta evaluasi terkait pelaksanaan visitasi akreditasi kali ini. “Kesan pertama kali setelah masuk gerbang madrasah adalah madrasah swasta yang besar. Kedua setelah masuk ruang kepala madrasah piala yang sangat banyak, bearti siswa-siswinya banyak yang berprestasi, punya anak-anak didik yang berpotensi, guru-guru muda yang berpotensi”, ungkap beliau.

Dan terkait dengan evaluasi pelaksanaan visitasi akreditasi Dra. Hj. Tasi’ah Khoiriyah, M.Pd.I. berpesan agar setiap guru terus meningkatkan dokumen-dokumen pembelajaran seperti contoh penyusunan RPP dan juga membuat dokumen-dokumen kegiatan pendidikan yang lain sebagai bukti fisik karena sudah melaksanakan banyak kegiatan. (Syah)

Terakhir diperbarui pada Kamis, 18 April 2019 18:47

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.