Logo
Cetak halaman ini

Wahyu Budi Santoso dan Fikri Aida Fitriyah Dilantik Sebagai Pradana Masa Bakti 2019-2020 MA MH Troso

Featured Wahyu Budi Santoso dan Fikri Aida Fitriyah Dilantik Sebagai Pradana Masa Bakti 2019-2020 MA MH Troso

Troso, MAMHTROSO.com – Wahyu Budi Santoso (XI MIA-3) dan Fikri Aida Fitriyah (XI MIA-3) dikukuhkan sebagai Pradana Dewan Ambalan Setia Budi dan Fatmawati Gugus Depan 09.115 – 09.116 MA Matholi’ul Huda Troso Masa Bakti 2019-2020 di Hall Muslimat NU Troso Kidul kemarin, Sabtu (18/5/2019).

Lihat galeri kegiatannya - klik 

Diikuti seluruh siswa-siswi dan Dewan Guru, acara ini dimulai pada pukul 10.30 WIB, karena sebelumnya masih ada beberapa agenda yang harus dilaksanakan. Diantaranya adalah Rapat Wali Kelas terkait dengan penyaluran zakat fitrah, dan juga penataan ruang untuk Penilaian Akhir Tahun (PAT) Semester Genap Tahun 2018-2019.

Sebelum pengukuhan Pengurus Dewan Ambalan yang baru, terlebih dahulu Tsalsa Dyna Sofwatin (XII IPA-3) sebagai pradana putri masa bakti 2018-2019 menyampaikan hasil kerjanya selama setahun. Selain membacakan program bulanan dan tahunan yang telah dilaksanakan, dia juga melaporkan realisasi kerja dari seksi-seksinya. Usai dibacakan laporan tahunan inipun kemudian diserahkan kepada Kamabigus. MA Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un.

Kemudian Wahyu dan Fikri beserta rekan-rekannya yang tergabung sebagai calon Dewan Ambalan terpilih dilantik langsung oleh Kamabigus. MA Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Dengan mengucapkan ulang janji tri satya mereka bersedia dan siap mengemban tugas salama satu tahun kedepannya. Usai dilantik kemudian dilanjutkan dengan penanda-tanganan serah terima jabatan . Mulai dari pradana, kerani, juru uang, seksi giat operasional, seksi tekpram, seksi perlengkapan, seksi passus, dan seksi lingkungan masyarakat.

Moh. Khoiri (XII IPA-1) Pradana Putra sebagai Dewan Ambalan masa bakti 2018-2019 dalam pidatonya menyampaikan permohonan maaf kepada para guru, rekan-rekannya dewan ambalan, dan juga seluruh anggota gerakan pramuka MA Matholi’ul Huda Troso. Karena sebagai pradana ketika memimpin selama satu tahun dirinya tak luput dari kekeliruan atau kekurangan. Kemudian dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya. Dengan haru dia menyampaikan kepada seluruh teman-temannya yang dia sebut dengan “The Legendary People”.    

Menurutnya setelah belajar kepemimpinan dengan menjadi pradana selama satu periode kemarin ternyata banyak sekali pelajaran-pelajaran hidup yang berharga. “Hidup itu ternyata tidak seperti hitungan matematika, atau sesempurna bentuk geometri. Jika dalam hitungan matematika urut mulai dari 1, 2, 3, dst. Akan tetapi dalam hidup kita bisa saja menjadi 1, atau 2. Bahkan bisa saja menjadi min 1 min 2, dst.”, ungkapnya.

Dia juga berpesan kepada pengurus baru agar siap untuk menuju ke dunia antara ada dan tidak ada. Maksudnya adalah dunia yang ada sebuah tanggung jawab dan dunia tidak ada untuk meninggalkan tanggung jawab. Mengutip dari salah satu kata-kata motivator Indonesia Merry Riana, Khoiri mengungkapkan bahwa semua kesuksesan berawal dari proses, “Succes is process”.

Sementara sambutan dari perwakilan Pengurus Dewan Ambalan baru Masa Bakti 2019-2020 diwakili oleh Fikri Aida Fitriyah. Tidak banyak yang disampaikan akan tetapi dia mengaku semuanya butuh proses belajar dan dukungan dari seluruh pihak. Selain menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan madrasah dan teman-teman untuk memberikan amanat kepada dia sebagai pradana periode mendatang. Fikri juga mohon agar nanti didoakan supaya dapat menjalankan tugas dengan baik.

Ka. Mabigus. Drs. H. Nur Kholis Syam’un : We are Muslim Scout

Terakhir sambutan dari Ka. Mabigus MA Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Pertama beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Moh. Khoiri, dkk. pengurus Dewan Ambalan lama masa bakti 2018-2019. Dengan harapan semoga jasa dan jerih payah para pengurus Dewan Ambalan yang sudah melaksanakan tugas selama satu tahun diberikan Allah Pahala yang berlimpah dan juga dapat memberkahi hidupnya.

Beliau juga banyak bercerita tentang perjalanan prestasi pramuka mulai dari berdirinya madrasah, sejak angkatan pertama pada tahun 2003. Terus mengukir prestasi dari tahun ke tahun, dan sudah banyak pengakuan bahwa pramuka di Troso maju. Tidak ada sekolah atau madrasah yang pramukanya dijadikan masuk jam pelajaran selain di MA MH Troso. Ini artinya pramuka di MA MH Troso dianggap penting dan dipentingkan.

Selain pramuka dijadikan sebagai salah satu pendidikan karakter, siswa-siswi MA MH Troso juga diajak untuk menyadari bahwa karakter muslim lebih penting. Maka semboyan dari Kepala Madrasah adalah “We are Muslim Scout” kita adalah pramuka muslim. Dari semboyan tersebut, maka seluruh gerakan dan perilaku harus ditujukan pada identitas muslim yang baik. Untuk menuju kepada karakter tersebut tentu tidak mudah. Pihak madrasah selalu memberikan pembinaan-pembinaan diri, baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Setiap pembinaan tidak boleh hanya diikuti secara lahiriyahnya saja. Manusia itu tidak seperti robot yang tidak dianugrahi akal dan hati nurani. Karena sebetulnya setiap kegiatan pasti ada makna dan filosofi pendidikan yang terkandung di dalamnya. Seperti contoh ketika baris-berbaris siswa tidak boleh hanya sekedar bisa melakukan gerakan-gerakannya, akan tetapi harus paham dengan latihan kedisiplinan, berfikir cepat, kekompakan, kerjasama, dan nilai-nilai pendidikan lain yang ada di latihan baris-berbaris tersebut. Yang semua itu muaranya adalah untuk membentuk siswa-siswi agar memiliki jati diri yang unggul atau memiliki mentalitas-mentalitas pemimpin. Akan tetapi selain itu juga perlu disadari bahwa keseimbangan dalam kehidupan itu sangat penting. Dengan pembinaan-pembinaan diri, siswa dididik untuk memiliki jati diri, serta memiliki kesadaran akan harga diri. Fakta zaman sekarang banyak orang-orang yang kehilangan harga diri, karena orientasi dan tujuan utamanya hanyalah uang dan jabatan. Contoh banyak yang mengaku ustadz tapi sebetulnya dia tidak pantas dipanggil ustadz, hanya karena uang. Banyak di masyarakat, di negara ini seorang ketua, pimpinan, dan pejabat yang sebetulnya tidak layak memimpin akan tetapi dia memaksakan kehendak untuk menjadi pemimpin, semua itu hanya karena jabatan dan uang. Bahkan cara-cara culas dan curang mereka lakukan, ini adalah contoh-contoh sudah hilangnya harga diri pada bangsa ini. Untuk itu dengan pembinaan-pembinaannya siswa-siswi MA MH Troso diajarkan agar memiliki jati diri yang baik, supaya dapat menjaga harga diri.

Dalam dunia pendidikan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan ini ibarat makan nasi lengkap dengan sayur dan lauknya. Dan untuk menuju kepada pendidikan yang baik tentu harus diimbangi antara teori yang diajarkan di dalam kelas, dan juga praktik kegiatan di luar kelas.

Sebelum menutup sambutannya, Drs. H. Nur Kholis Syam’un berpesan kepada seluruh siswa, khususnya  pengurus Dewan Ambalan atau OSIS. Agar setiap selesai melaksanakan pertemuan hendaknya selalu diakhiri doa bersama dengan membaca kafaratul majlis. (Syah)

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ

Terakhir diperbarui pada Senin, 20 Mei 2019 09:07
Hakcipta © 2015 MA Matholi'ul Huda Troso.