Masuk

Dewan Guru MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso Hadiri Walimatus Safar (Muwadda’ah Haji) Bapak Noor Faizin, S.Ag. dan Ibu Asri Jatmiko, S.Ag.

Featured Dewan Guru MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso Hadiri Walimatus Safar (Muwadda’ah Haji) Bapak Noor Faizin, S.Ag. dan Ibu Asri Jatmiko, S.Ag.

Troso, MAMHTROSO.com – Para guru Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso mengikuti acara muwadda’ah haji di kediaman Bapak Noor Faizin, S.Ag. beserta istri ibunda Asri Jatmiko, S.Ag. pagi tadi, Rabu (24/7/2019).

Syukur alhamdulillah pada tahun 2019 ini setidaknya ada 3 guru yang dapat menunaikan ibadah haji. Selain Bapak Noor Faizin, S.Ag. dan Ibu Asri Jatmiko, S.Ag. juga ada salah satu guru kesenian yaitu Bapak Ismail, S.Pd.I. beserta istrinya, mereka bertiga secara kebetulan bisa berangkat di tahun yang sama.

Acara muwadda’ah atau perpisahan ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dipimpin oleh Bapak Nasuhah sebagai pembawa acara. Sementara Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso berkesempatan untuk menjadi wakil yang memamitkan calon jama’ah haji.

Pertama, dalam pidatonya beliau menyampaikan sebuah hadits Rasulullah :

الغَازِى فِى سَبِيْلِ اللهِ وَالحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدَ اللهِ

Artinya : “Pejuang di jalan Allah, orang yang menunaikan ibadah haji, orang yang menunaikan ibadah umrah adalah para tamu Allah.”

Dengan menunaikan ibadah haji berarti berkesempatan ziarah dan napak tilas dari perjuangan Nabi Ibrahim as. Dan sebagai tamu Allah tentu saja yang dibawa untuk menghadap adalah keikhlasan, ketulusan, semata karena Allah. Beliau mengungkapkan bahwa hidangan yang disuguhkan Allah untuk para tamunya adalah berbagai ritual ibadah yang pahalanya berjuta-juta. Bahkan bisa saja melipat-lipat puluhan ribu atau ratusan juta dari ibadah-ibadah yang lainnya. Tentu doa agar semuanya berjalan dengan lancar, dapat melaksanakan setiap ibadahnya dengan baik, dan semoga juga pulang bertamu dari Allah kemudian diberikan oleh-oleh yaitu berupa Haji yang Mambrur.

Drs. H. Nur Kholis Syam’un juga berpesan agar selalu menjaga kesehatan, jangan sampai karena terlalu semangat beribadah kemudian melupakan faktor kesehatan, karena itu nanti akan berakibat sangat fatal. Beliau juga berpesan agar berdoa di tempat-tempat mustajab baik untuk diri sendiri, keluarga, para kerabat, dan lebih-lebih untuk yayasan supaya semakin maju, besar dan berkah.

Usai acara muwadda’ah kemudian barokah doa dipanjatkan bersama-sama, dilanjutkan adzan beserta iqomah, dan terakhir bermushofahah. Berpamitan salaman dengan para keluarga, dan guru-guru MA – MTs. Matholi’ul Huda Troso. (Syah)

Terakhir diperbarui pada Kamis, 25 Juli 2019 07:07

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.