Masuk

Persembahan Siswa Kelas XII di Ajang Kreatifitas, Potensi dan Pertunjukan Seni Budaya Panggung Gembira 2021 MA MH Troso

Featured Persembahan Siswa Kelas XII di Ajang Kreatifitas, Potensi dan Pertunjukan Seni Budaya Panggung Gembira 2021 MA MH Troso

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso akhirnya selenggarakan Panggung Gembira Siswa Kelas XII Tahun 2021, Rabu (7/7/2021) kemarin. Pagelaran Panggung Gembira ini merupakan agenda tahunan yang ada di MA Matholi’ul Huda Troso sebagai persembahan siswa kelas XII sebelum benar-benar dinyatakan lulus pada saat Acara Perpisahan atau Muwadda’ah. Namun pada tahun kemarin sempat tidak diadakan agenda tersebut karena efek pandemi.

Kali ini Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah berupaya melaksanakan Panggung Gembira meskipun tanpa penonton dari siswa-siswi Kelas X dan XI. Hal tersebut karena siswa-siswi Kelas XII sudah jauh-jauh hari sebelum Bulan Ramadhan 1442 H sudah mulai mengadakan latihan-latihan mempersiapkan acara ini. Kepala Madrasah mengungkapkan bahwa tidak bisa membayangkan betapa kecewanya siswa-siswi Kelas XII jika Panggung Gembira tahun ini dibatalkan.

MA Matholi’ul Huda Troso dengan madzhab pergerakan yang direalisasikan dengan banyaknya kegiatan. Dan Panggung Gembira ini adalah salah satu dari sekian banyak kegiatan yang diagendakan oleh madrasah. Dari acara ini banyak sekali nilai-nilai pendidikan yang dapat diambil. Siswa Kelas XII mengkreasikan banyak mata acara mulai dari Tilawatil Qur’an, Seni Drama dan Tari, Ketoprak, Rebana, Musik Band, Pencak Silat, berbagai tari, dll. Untuk menanamkan rasa percaya diri bagi siswa-siswi untuk tampil di depan publik. Disamping itu juga pagelaran ini dapat dijadikan wadah pengembangan kreatifitas, potensi, dan pertunjukan bakat siswa sekaligus melatih kebersamaan dan kerjasama antar siswa.

Panggung Gembira 2021 ini diketuai oleh salah satu siswa Kelas XII yaitu Rizqi Walida Alkhomsatun (XII IPS-2). Rizqi menjelaskan bahwa ada sebanyak 21 mata acara yang akan ditampilakkan pada Panggung Gembira kali ini. Akan tetapi 2 mata acara sudah dilaksanakan lebih awal secara terpisah secara indoor pada hari Jum’at (2/7/2021) kemarin, yaitu musik band dan rebana. Dan selebihnya yaitu 19 mata acara semuanya dilaksanakan kemarin.

Galeri Kegiatannya bisa dilihat dengan klik disini.

Jalannya Acara :

Dimulai pada pukul 07.30 WIB oleh Khalimatus Sa`diyyah (XII IPS-3) dan Maghfirotus Sa’diyyah (XII IPS-3) sebagai pembawa acaranya. Kemudian langsung dilanjutkan dengan Tilawatil Qur’an oleh Nilam Maharani (XII IPA-2) dan Grand Opening sekaligus seremonial pembukaan resmi Panggung Gembira 2021 oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Anna Bariroh Fashihah (XII IPA-2) sebagai koordinator Grand Opening menjelaskan bahwa Pemecahan kendi yang berisi air dan bunga mawar oleh Bapak Kepala Madrasah sebagai simbol telah dimulainya acara Panggung Gembira 2021. Filosofi kendi dipecahkan berarti kebebasan berfikir siswa namun tetap dalam acuan Islami sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah Nabi.

Acara diilanjutkan Fashion Show dari beberapa siswa Kelas XI yang mempertunjukkan desain-desain kain tenun dan batik. Kemudian Drama Cinta - Murni Sejati yang diperankan oleh Nilam Maharani (XII IPA-2) dan Ahmad Amiruddin (XII IPS-1) sebagai tokoh utamanya. Berikutnya Tari Sadaya (Sunda), dikoordinatori oleh Salmah (XII IPA-1) mampu menampilkan gerakan tarian yang gagah dan tegas serta kostum sederhana namun tetap elegan. Mata Acara ke-6 yaitu Ketoprak dengan Lakon Minak Jinggo Leno. Sebagaimana cerita wewayangan ini melibatkan banyak tokoh mulai dari Minak Jinggo yang diperankan oleh Muhammad Ulil Albab (XII IPA-2), Damar Wulan yang diperankan oleh Muhamad Slamet (XII IPA-2). Namun menariknya ketoprak ini sangat kental dengan adegan-adegan komedinya.

Tampilan ke-7 yaitu Tari Cilining Bagia Asal Bali. Dikoordinatori oleh Aulia Fitriani (XII IPA-2), tari ini nampak indah dengan gerakanny dan ditambah dengan kostum yang kuat dan khas Bali. Dilanjutkan Drama dengan Tema Politik yang menceritakan tentang para pejabat yang korupsi dan ingkar janji. Drama ini dikoordinatori oleh Ella Kartika Sari (XII IPA-1), dan sebagai tokoh utamanya adalah Muhamad Sofiyan (XII IPA-1). Berikutnya adalah Tari Tradisional Jawa Asli Asal Jepara, Tari Krida Jati. Siti Rukoiyah (XII IPS-3) sebagai koordinatornya menjelaskan bahwa tari ini menggambarkan masyarakat Jepara yang adi luhung dalam berkarya seni, yang mana seni ukirnya yang menjadikan kota jepara terkenal sampai manca negara.

Modern Dance, dikoordinatori oleh Lisa Falichatul Ibriza (XII IPS-2) mengambil koreo dari K-pop yaitu  gabungan antara Jennie Solo, Ridin NCT Dream, dan Take Of Way. Memiliki koreografi yang kuat dan energik. Berikutnya adalah Drama dengan tema Komedi yang berjudul Karma is Real. Mengangkat cerita rakyat asal Sumatera yaitu Malin Kundang. Dikoordinatori oleh Ahmad Zada Hilmi Syifa’ (XII IPA-1), Tokoh Utamanya Muhamad Sofiyan (XII IPA-1) berperan sebagai Malin Kundang. Zada Hilmi berperan sebagai Ibu yang didurhakai oleh anaknya. Tampilan ke-12 yaitu Tari Sesonderan, tari asal Jawa Tengah ini gerakannya sangatlah indah untuk dinikmati karena tarian ini berisi gerakan-gerakan gabungan antara gerakan jaipong, memainkan sampur atau selendang.

Tampilan ke-13 masih dengan Drama dengan Tema Tragedi. Dikoordinatori oleh Muhammad Ilham Syah (XII IPA-2) dengan Judul Tragedi Si Autis. Tokoh utamanya adalah Ilham Rizki Al Faris (XII IPA-1) sebagai Andi yang mengalami keterbelakang mental. Singkat cerita Andi terbunuh oleh preman karena melindungi adiknya yang diperankan oleh Layinatus Sifah (XII IPA-1). Berikutnya adalah Pertunjukan Pencak Silat. Paduan dari Pipit Ali Mutiar (XII IPS-1) dan Daru Puji Astuti (XII IPA-1), gerakan-gerakan indah khas Pencak Silat dan beberapa adegan duel dipertunjukan kali ini. Kemudian Tari Melayu Moyang Serage. Dikoordinatori oleh Evi Citra Amelia (XII IPS-2). Tari yang berasal dari Kepulauan Riau ini menampilkan tarian kolosal yang memiliki makna filosofi sejarah kebudayaan melayu di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Berikutnya adalah Ludruk yang digawangi oleh Mustofa Kamal (XII IPA-1). Dengan Lakon Mbok Rondo Keno Covid yang diperankan oleh Muhammad Ulil Albab (XII IPA-2). Banyak adegan-adegan lucu mulai dari nama-nama guru yang dijadikan sebagai nama catering, soundsistem, dll. Sampai adegan dimana Ulil yang dimasa karena fitnahannya demi menggoda suami orang lain. Dilanjutkan dengan Tari India yang dikoordinatori oleh Nafisatun Niswah (XII IPS-2). Mengambil Tari dari Lagu Chogada Tara dan Piya Se Naina tarian ini memiliki gerakan yang lincah seperti hentakan kaki, mimik wajah, dan gerakan tangan.

Drama Agama tampil diurutan ke-19 dengan Judul Santri Tobat. Dikoordinatori oleh Wulandari Maghfiroh (XII IPA-2) menceritakan Imam Syafi’i (XII IPS-2) menjadi santri yang sangat bandel. Namun karena kesabaran Kyainya yang diperankan oleh Ariyanto Akhmaludin (XII IPA-1). Akhirnya Imam Syafi’i berubah mau sadar dan malah menjadi kyai besar. Penampilan pamungkas yaitu Tari Dangdut. Dengan iringan musik dari Rhoma Irama yang berjudul Tergila-gila, tari ini tidak kemudian menjadi jogedan dangdut yang fulgar namun malah terkesan anggun dengan kostum yang sopan. Tarian dangdut tersebut menjadi tampilan penutup Panggung Gembira 2021. (syah)

Terakhir diperbarui pada Kamis, 08 Juli 2021 13:32

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.