Masuk

Lapangan Baru Terus Dinanti

Ratusan peserta didik dari tiga kelas berbeda sedang melakukan pemanasan di halaman madrasah.

Olahraga menjadi salah satu mata pelajaran favorit bagi sebagian peserta didik MA Matholi’ul Huda Troso, karena selain menyehatkan, olahraga menjadi satu-satunya mapel di MAMH Troso yang hampir sebagian besar kegiatannya dilaksanakan di luar ruang kelas, yaitu di lapangan olahraga. Sehingga tidak heran jika Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesenian (Penjasorkes) – nama mapel tersebut – selalu dinantikan peserta didik setiap minggunya.

Namun apa jadinya jika lapangan olahraga yang semestinya dapat mereka gunakan untuk bermain, akhirnya tergusur oleh proyek pembangunan? Meski masih ada halaman madrasah, toh tempat itu tidak terlampau luas untuk menampung kegiatan berolahraga peserta didik, apalagi jika dalam waktu yang bersamaan ada lebih dari satu kelas berolahraga di tempat yang sama.


Begitulah kira-kira gambaran saat pelajaran Penjasorkes berlangsung. Setelah lapangan basket yang terletak di belakang madrasah dibongkar untuk keperluan pembangunan gedung baru beberapa waktu lalu, satu fasilitas olahraga yang dimiliki MA MH Troso tentu saja berkurang. Imbasnya, peserta didik memanfaatkan halaman madrasah seadanya untuk kegiatan berolahraga. Bahkan tidak jarang, ada 2-3 kelas yang melaksanakan olahraga di tempat tersebut. Seperti yang diamati MAMHTROSO.com, Selasa (25/10/2011) lalu.

Di lapangan yang berukuran tidak lebih besar dari lapangan basket itu dipadati oleh ratusan peserta didik dari tiga kelas yang berbeda. Dua kelas tingkat tsanawiyah dan satu kelas tingkat aliyah berjubel di halaman madrasah untuk mengikuti pelajaran Penjasorkes. Sesaknya tempat tersebut memaksa para guru olahraga mencari tempat alternatif untuk tetap dapat berolahraga. Muhammad Rosyadi misalnya. guru olahraga kelas VII tersebut memilih gedung pertemuan sebagai tempat menyampaikan materi keatletikan. Satu per satu siswa diberi kesempatan untuk memraktikkan teknik melempar cakram di dalam ruangan tersebut. Demikian halnya dengan Ahmad Rudi, pengampu Penjasorkes kelas VIII menjatuhkan pilihan pada salah satu cabang olahraga atletik, yaitu lari 1.000 m di luar kompleks madrasah.

Sementara Aditya PS, pengampu Penjasorkes kelas X C lebih memilih bermain futsal di halaman madrasah. Selama permainan futsal berlangsung, dia terus mengingatkan kepada anak-anak didiknya agar selalu hati-hati, sebab di halaman madrasah tergeletak lusinan batang besi beton. Jika tidak waspada, bukan tidak mungkin kaki akan menyandung benda metal tersebut.

Tidak dapat dimungkiri, semenjak pembongkaran lapangan basket di belakang madrasah, tidak banyak aktivitas olahraga yang dapat dilakukan oleh peserta didik. Kalaupun ada, kegiatan olahraga yang dilakukan pun hanya seadanya saja. Harapan mereka tentu saja agar fasilitas tersebut secepatnya diadakan kembali sehingga kegiatan berolahraga dapat berjalan lancar seperti sedia kala.

Lokasi calon lapangan olahraga baru yang juga berfungsi sebagai halaman kampus baru.

Selama proses pembangunan kampus baru MAMH Troso berjalan lancar, harapan dari peserta didik tidak hanya isapan jempol belaka. Lahan berdebu yang berada persis di depan kampus baru tidak lama lagi akan segera dipaving dan dapat difungsikan kembali menjadi lapangan olahraga. Bahkan, lapangan ini jauh lebih luas dari sebelumnya. Rencananya halaman yang membujur ke timur itu akan ditanami dua ring basket standard dan dua ring basket mini.

Selain berfungsi sebagai lapangan olahraga, tempat tersebut juga difungsikan sebagai halaman madrasah yang dapat digunakan sebagai tempat pelaksanaan upacara bendera setiap hari senin. Sudah sejak lama upacara bendera nyaris tidak pernah dilaksanakan di MAMH Troso. Hal itu terkait dengan sempitnya halaman lama yang sudah tidak mencukupi ditempati oleh ribuan siswa tsanawiyah dan aliyah secara bersamaan. Ditambah lagi, adanya bangunan baru yang berada di sisi barat menambah ciutnya halaman yang ada. Dan sekali lagi, keberadaan halaman di kampus baru MAMH Troso tetap dinanti oleh peserta didik dan guru olahraga. (aaf)

Terakhir diperbarui pada Minggu, 11 Desember 2011 23:19

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.