Masuk

Pengumuman Kelulusan Sistem Online – Nilai Sikap Menjadi Prioritas dari 3 Syarat Kelulusan Siswa Kelas XII MA MH Troso

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso berikan pengumuman kelulusan siswa Kelas XII dengan sistem online Senin (13/5/2019) pukul 17.00 WIB sore kemarin.

Pengumuman kelulusan dengan sistem online ini sudah dilaksanakan selama 4 tahun ini. Selain lebih cepat dan praktis dengan menggunakan teknologi digital, juga meminimalisir kemungkinan siswa berkumpul dan konvoi di jalan untuk merayakan kelulusan seperti siswa di sekolah-sekolah lain. Siswa kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso dengan mudah bisa mengakses hasil pengumuman kelulusannya dengan akses internet yang dipunyainya bisa melalui android ataupun laptop.

Dengan membuka website resmi MA MH Troso dengan domain www.mamhtroso.com, kemudian pilih pengumuman kelulusan. Untuk mengetahui hasil dari pengumuman kelulusan ini siswa cukup log in dengan username menggunakan nomor induk siswa (NIS) dan password nomor ujian.

Dalam pengumuman kelulusan siswa Kelas XII ini ada 3 kemungkinan yang didapat. Pertama, yaitu dinyatakan lulus secara akademis. Kedua, Belum diumumkan karena belum lunas pembayaran administrasi. Dan ketiga, Belum diumumkan karena pertimbangan kedisiplinan, perilaku, dan sikap.

Dari tiga kemungkinan tersebut Kepala Madrasah beracuan kepada Prosedur Operasional Standar Ujian (POS). Siswa dinyatakan lulus dengan memenuhi 3 syarat. Yaitu menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik, dan lulus UAMBN dan USBN.

Berdasarkan peraturan tersebut di atas, dari 204 orang siswa kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso untuk poin pertama dan ketiga semuanya bisa dinyatakan lulus. Tetapi ada sebanyak 20 siswa yang ditunda kelulusannya karena pertimbangan sikapnya.

Secara akademis seluruh siswa Kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso Tahun Pelajaran 2018/2019 dinyatakan lulus. Namun untuk nilai sikap dipertimbangan dari 3 syarat, yaitu Keaktifan selama mengikuti proses pembelajaran selama 3 (tiga) tahun. Etika, baik itu ucapan maupun perilaku sehari-hari di lingkungan madrasah maupun di luar lingkungan madrasah. Kedisiplinan dan keaktifan mengikuti semua agenda madrasah utamanya dalam persiapan sampai dengan pelaksanaan Panggung Gembira siswa Kelas XII.

Bagi siswa yang mendapatkan nilai sikap baik, maka akan dinyatakan lulus. Dan bagi siswa yang mendapat nilai sikap kurang baik, maka kelulusan akademis bisa dicabut kembali sesuai dengan kebijakan madrasah. (Syah)

  • 0
  • Baca: 154 kali

Pekan Ulangan Bersama (PUB) Ke-2 Semester Genap Tahun 2019 Dilaksanakan Pada Bulan Ramadhan 1440 H

Troso, MAMHTROSO.com – Sebelum Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) pada Semester Genap ini Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso selenggarakan Pekan Ulangan Bersama (PUB) ke-2 mulai kemarin, Ahad (12/5/2019). Kedua jenis ulangan ini ternyata dilaksanakan hanya selang 4 hari pada Bulan Ramadhan 1440 H.  

PUB ini adalah salah satu sistem evaluasi belajar di MA Matholi’ul Huda Troso yang dilaksanakan dua kali dalam satu semester. Dengan meniadakan Ulangan Mid Semester, PUB menjadi sistem evaluasi andalan karena soal-soal yang dikeluarkan tepat sasaran sesuai dengan materi yang disampaikan oleh masing-masing guru mengampu.

Ada sebanyak 147 siswa Kelas X dan 205 siswa Kelas XI yang mengikuti PUB kali ini. Sementara untuk siswa Kelas XII tetap masuk sekolah untuk mempersiapkan Panggung Gembira pasca pelaksanaan UAMBN, UN, dan USBN. Seperti biasanya PUB dilaksanakan selama 4 hari dengan mengujikan 16 mapel, setiap harinya siswa menghadapi 4 jenis soal mapel yang berbeda. Untuk kelas X ada sebanyak 5 mapel PAI yaitu aqidah akhlak, sejarah kebudayaan islam, fiqih, Bahasa arab, dan qur’an hadits. Kemudian 5 mapel umum yaitu Bahasa inggris, pkn, Bahasa Indonesia, matematika, sejarah. Dan 3 mapel jurusan IPA yaitu kimia, fisika, biologi. 3 mapel jurusan IPS yaitu geografi, ekonomi, sosiologi. Sementara untuk kelas XI mengujikan 5 mapel PAI, 6 mapel umum, 3 mapel sesuai jurusan ditambah penjaskes, TIK, dan keterampilan grafis.

Sebelum PUB dilaksanakan setiap guru mapel memberikan bank soal setelah pertemuan atau setiap proses belajar mengajar. Sesuai dengan SK dan KD yang diajarkan pada hari itu guru memberikan soal post test tetapi soal tersebut dijadikan soal PUB yang akan datang. Sehingga siswa sudah dapat mempersiapkan matang-matang untuk menghadapi PUB ini.

Bentuk soal yang diujikan pada PUB semuanya soal esay atau uraian yang berjuamlah 5 – 15 soal tergantung tingkat kesulitannya karena waktu yang diberikan untuk mengerjakan hanya 45 menit. Stetapi sebelum itu siswa diberi waktu 20 menit untuk belajar di dalam ruangan. Sampai saat ini bentuk evaluasi belajar ini dirasa lebih efektif di MA Matholi’ul Huda Troso.

Jika pelaksanaan PUB biasanya sampai pukul 12.30 WIB, namun karena kali ini dilaksanakan pada Bulan Puasa maka jadwal dipadatkan dan hanya sampai pukul 12.00 WIB. Setelah itu seluruh siswa sholat dzuhur berjama’ah baru kemudian pulang ke rumah masing-masing. (Syah)

  • 0
  • Baca: 77 kali

Pemilu OSIS dan Pradana MA MH Troso Tahun 2019 - Semua Dimenangkan Oleh Kandidat Nomor Urut 1

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Pecangaan Jepara selenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) Ketua OSIS dan Pradana Putra Putri pagi ini, Sabtu (11/5/2019). Kegiatan ini memang selalu diagendakan setiap menjelang akhir tahun pelajaran, untuk menentukan pengganti kepengurusan OSIS dan Ambalan di MA Matholi’ul Huda Troso.

Galeri kegiatannya - klik disini 

Bertepatan pada Bulan Ramadhan 1440 H, kegiatan pemilu ini tetap dilaksanakan seperti biasanya. Yaitu dengan serangkaian acara mulai dari sambutan dari Kepala Madrasah, kampanye para calon, proses pemilihan, perhitungan suara, pengumuman pemenang, dan pidato kemenangan. Ada 6 calon pemimpin yang dipilih dari pilihan siswa, yaitu Fatikha Amalia (XI MIA-3) dan Ahmad Setiawan (XI IIS-1) sebagai calon Ketua OSIS. Kemudian sebagai calon pradana putra dan putri masing-masing dua yaitu Wahyu Budi Santoso (XI MIA-3), Yusuf Sigit Fauzan (XI MIA-1), Fikri Aida Fitri (XI MIA-3), dan Eva Elviana Novita Sari (XI MIA-1).

Dalam sambutan Kepala Madrasah, Drs. H. Nur Kholis Syam’un menyampaikan bahwa setiap kegiatan yang diagendakan oleh madrasah tujuan untuk pendidikan siswa-siswi supaya menjadi manusia-manusia unggul. “Jangan sampai menjadi manusia yang masuk tapi tidak menggenapkanm keluar tidak mengganjilkan. Mutu hidup kamu harus menjadi manusia unggul, berfikir besar, dan kita mulai dari madrasah”, tandasnya.

Sebagaimana madzhab madrasah adalah pergerakan dan kegiatan, untuk itu beliau menghimbau siswa-siswi agar tanggap dengan apa yang menjadi perannya masing-masing. Manusia yang baik adalah yang dapat memerankan perannya sebagaimana mestinya. Tidak hanya cakap ketika berperan sebagai pemimpin atau tokoh, tetapi juga siap dan cakap ketika berperan menjadi masyarakat biasa. Akan tetapi jangan melupakan bagaimana menjadi masyarakat yang baik yang bermanfaat untuk umat. Cara berfikir manusia terlalu murah jika hanya memikirkan dirinya sendiri. Semuanya harus bersama-sama berperan dalam kemajuan madrasah.
“Jika madrasahmu maju, maka kalian juga mengalami kemajuan. Akan tetapi jika hanya kalian sendiri yang ingin maju, maka madrasah tidak akan mengalami kemajuan”, pungkasnya.

Terakhir beliau mengajak siswa agar serius dalam kegiatan pemilu kali ini. Tidak ada yang main-main dalam proses pemilihan calon pemimpin. Karena ini adalah satu pendidikan siswa tentang hidup berdemokrasi.

Proses pemilihan langsung dilaksanakan setelah masing-masing calon berkampanye dengan teknis halaman madrasah dan ruang kelas sebagai tempat pemungutan suara (TPS). Pemilu kali ini diikuti oleh seluruh siswa yaitu sebanyak 555 orang. Setiap satu siswa mendapatkan 3 lembar surat suara, masing-masing yaitu untuk memilih ketua osis, pradana putra, dan pradana putri. Setelah mencontreng di bilik suara, surat suara dimasukkan ke kotak suara dan terakhir jari ditempelkan ke tinta sebagai tanda sudah menggunakan haknya untuk memilih calon Ketua OSIS dan Pradana Ambalan Setiabudi – Fatmawati.

Kegiatan Pemilu OSIS dan Pradana ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Hasilnya adalah sebagai ketua OSIS terpilih Periode 2019/2020 dari kandidat nomor urut 1 Fatikha Amalia (XI MIA-3) mendapatkan 333 suara. Sementara kandidat nomor urut 2 Ahmad Setiawan (XI IPS-1) mendapat 212 suara. Kemudian untuk pemilihan pradana putra Wahyu Budi Santoso (XI MIA-3) berhasil menang telak dengan perolehan 441 suara sementara Yusuf Sigit Fauzan (XI MIA-1) hanya mendapat perolehan 100 suara. Dan untuk pemilihan pradana putri berhasil dimenangkan oleh Fikri Aida Fitri (XI MIA-3) dengan 412 suara, sebagai lawannya Eva Elviana Novita Sari (XI MIA-1) mendapatkan 132 suara. (Syah)

  • 0
  • Baca: 131 kali

Menggandeng Biro CV. Permata Al Basith, MA MH Troso Selenggarakan Tour ke Malang untuk Siswa-siswi Kelas XII

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso menyelenggarakan tour ke Malang untuk siswa-siswi Kelas XII, Kamis (2/5/2019) kemarin.

Lihat galerinya - klik disini

Tour ini adalah pertama kalinya diselenggarakan oleh madrasah, setelah beberapa tahun kemarin gagal karena terkait dengan siswa dalam penyelenggaraannya. Namun pada tahun ini bekerjasama dengan biro perjalanan CV. Permata Al-Basith, MA Matholi’ul Huda Troso berhasil menyelenggarakan agenda refreshing siswa Kelas XII pasca melakoni serangkaian Ujian Akhir Madrasah.  

Sebanyak 220-an siswa dan guru pendamping mengikuti perjalanan wisata ini mulai Rabu malam hingga Jum’at dini hari. Ada 4 tujuan tour ke Malang ini yaitu Masjid Turen (Ponpes Salafiyah Biharu Bahri Fadlailir Rahmah), Jatim Park 1, Wisata Petik Apel, dan Ziarah ke Makam Gus Dur.

Sebelum pemberangkatan siswa berkumpul di madrasah pada pukul 19.00 WIB. Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah Matholi'ul Huda Troso memberikan pesan kepada seluruh siswa agar tetap menjaga nilai-nilai kesopanan ketika di tempat-tempat yang dikunjungi. Cara berpakaian yang baik, ucapan yang sopan, tetap menjaga perilaku. “Meskipun madrasah kita di kampung, tetapi jangan kampungan”, tandasnya.

Setelah itu kemudian Kepala Madrasah mengajak seluruh kelas XII untuk berdoa bersama, agar diberikan keselamatan selama perjalanan mulai dari berangkat hingga pulang kembali. Dan pada pukul 08.00 WIB seluruh siswa menaikki bus. Ada sebanyak 5 bus yang ditumpangi, dan setiap bus-nya didampingi oleh 2 – 4 guru pendamping.  

Sampai di Masjid Tiban pada pukul 04.30 WIB, seluruh siswa langsung sholat subuh berjama’ah.  Di masjid ini terlihat bangunan masjid berornamen Timur Tengah dengan warna dominan biru dan putih itu memang berada di tengah-tengah pemukiman yang padat. Masjid itu disebut-sebut sebagai Masjid Tiban yang konon pembangunannya dipercaya dibantu dengan pengerahan jin, akan tetapi sebetulnya masjid ini dibangun para santri.

Butuh sekitar 2 jam dari Masjid Tiban ke Jatim Park 1. Sebelum sampai di lokasi seluruh siswa diajak makan bersama di HC Putra Resto dan juga belanja oleh-oleh. Sampai dilokasi terlihat pintu gerbang Jatim Park 1 yang penuh dan sesak. Disana terdapat lebih dari 40 wahana permainan. Siswa-siswi nampak antusias untuk mencoba wahana-wahana yang ada. Mereka mulai berkeliling menaiki Sky Ride, Sky Swing, Superman Coster, 3D Theater, dll. Sampai pukul 14.00 WIB kemudian Biro CV. Permata Al Basith mengajak siswa-siswi untuk menuju ke tempat berikutnya yaitu Kebun Petik Apel. Tidak lama hanya membutuhkan perjalanan sekitar 10 menit siswa-siswi sampai ditempat transit bus dan langsung diangkut dengan mobil-mobil pengangkut sampai di bukit kebun apel. Di kebun ini siswa bebas memetik dan memakan apel sampai puas. Bagi yang ingin membawa pulang untuk oleh-oleh pengelola kebun menyediakan plastik kantong dan ditimbang dengan harga Rp 25.000/kg.

Pukul 17.00 WIB siswa-siswi melanjutkan perjalanan ke tujuan terakhir yaitu ziarah ke Makam KH. Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan Gus Dur di Jombang. Tetapi sebelum sampai di lokasi, siswa-siswi mampir ke Warung Pandansari Khas Malang untuk makan malam.

Sampai di Jombang siswa-siswi langsung menuju ke makam Gus Dur. Ziarah dengan bacaan tahlil dipimpin oleh salah satu guru pendamping, H. Ahmad Harisul Haq, Lc. dan barokah doa dipimpin oleh Ismail, S.Pd.I. (Syah)

  • 0
  • Baca: 156 kali

MA MH Troso Selenggarakan Ajang Kepramukaan - Lomba Keterampilan Penegak (LKP) Ke-8

Troso, MAMHTROSO.com - Pramuka MA Matholi’ul Huda Troso Ambalan Setiabudi dan Fatmawati Gugus Depan 09.115-09.116 selenggarakan ajang kompetisi yang bertajuk Lomba Keterampilan Penegak Ke-8 atau sering disingkat LKP kemarin, Selasa (30/4/2019).

Lihat galeri kegiatannya - klik disini

Ajang kompetisi pramuka di MA Matholi’ul Huda Troso ini biasanya diselenggarakan setiap akhir semester. Akan tetapi pelaksanaan LKP Ke-8 ini lebih awal dikarenakan pada minggu depan sudah memasuki Bulan Ramadhan dan setelah itu juga masih banyak agenda madrasah yang lainnya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso yang terbagi menjadi 17 kelompok pramuka. Yaitu 7 kelompok putra dan 10 kelompok putri.  

Ada enam macam mata lomba yang diadakan pada LKP Ke-8 kali ini. Diantaranya adalah Lomba Keterampilan Baris-berbaris, Lomba Pawarta Jawa, Lomba Melukis Tong Sampah, Lomba Penyuluhan Pendidikan, Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat, dan Lomba Outbond Voli Air.

Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Ka. Mabigus membuka secara langsung acara ini. Dalam amanatnya beliau menyampaikan berulang-ulang kali bahwa madzhab madrasah adalah madzhab pergerakan dan kegiatan. Hal tersebut bertujuan agar siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso menjadi manusia-manusia yang tangguh, memiliki jiwa peduli yang tinggi, mau berkorban untuk masyarakat, dan menjadi manusia-manusia yang bermanfaat bagi umat.

Beliau juga mengungkapkan bahwa seorang siswa sebaiknya tidak hanya menjadi bintang di dalam kelas, akan tetapi juga harus bisa menjadi bintang di luar kelas. Beliau lebih menghargai anak-anak yang biasa-biasa saja di kelas, akan tetapi dia aktif, peduli dengan yang lainnya, mau berjuang dan berkorban untuk madrasahnya. Dari pada siswa hanya pintar di dalam kelas tetapi egois, dan tidak mau berkontribusi kepada madrasah.  

“Ada keberkahan dalam sebuah pergerakan, dan ada keberkahan dalam kebersamaan”, pungkas Ka. Mabigus, Drs. H. Nur Kholis Syam’un dalam amanatnya kemarin. 

LKP ke-8 kali ini cukup berbeda dengan LKP sebelumnya karena banyak lomba yang bersifat non tekpram. Hanya ada 1 lomba tekpram yaitu Lomba Keterampilan Baris-berbaris, namun begitu mengesankan karena setiap kelompok harus mengikutkan setidaknya 16 siswa dalam lomba ini. Proses latihan yang berat dilakoni oleh setiap peserta untuk menjadi yang terbaik dalam ajang lomba ini.

Dari 6 lomba tersebut untuk menentukan perolehan juara umum dengan sistem medali. Pihak panitia juga mempertimbangkan poin setiap lomba sesuai dengan bobot lomba tersebut. Setelah direkap sebagai kelompok tergiat pertama putra diraih oleh Kelompok 3 yang dibimbing oleh Karwadi, S.Ag. Dan sebagai kelompok tergiat 2 dan 3 putra berurutan yaitu kelompok 7 yang dibimbing oleh Muhammad Arsyad dan kelompok 5 yang dibimbing oleh Aditya Purwidya Saksono, S.Pd.

Sementara untuk kelompok putri sebagai kelompok tergiat pertama diraih oleh kelompok 9 yang dibimbing oleh Ainun Nadhifah, S.Pd.Si. sedangkan untuk kelompok tergiat 2 dan 3 putri diraih oleh kelompok 15 yang dibimbing oleh Nur Muzaroh, S.Pd.. dan kelompok 10 yang dibimbing oleh Anik Rosyidah, S.T.

Juana Arya Satya Bakti Nagari, Pemuda dengan hati yang ikhlas siap berbakti untuk negeri. Itulah slogan passus Bhana Satwika yang sering diteriakkan oleh para anggota pramuka MA Matholi’ul Huda Troso pada saat Lomba Keterampilan Baris-berbaris. (Syah)

  • 0
  • Baca: 120 kali

Tahun ini MA Matholi’ul Huda Troso Terima 3 Rombongan Tamu Dari Santri Pondok Modern Darussalam Gontor

Troso, MAMHTROSO.com – Dalam rangka rihlah at-tarbawiyah al-istishodiyah, 3 rombongan siswa akhir KMI Pondok Modern Darussalam Gontor bertamu di Kampus MA Matholi’ul Huda Troso. Setiap rombongan setidaknya diikuti oleh 90-an orang santri dan ustad pendamping.

Lihat galeri kegiatannya - klik disini 

Rombongan pertama dipimpin oleh Drs. H. Muhammad Fauzi, M.Pd.I. dari Santri Putri Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 3 hadir di madrasah pada Sabtu kemarin (27/4/2019). Kemudian keesokan harinya giliran rombongan kedua yang dipimpin oleh Ustadz H. Sunarto, S.Ag. yaitu Santri Putra Pondok Modern Darussalam Gontor 1 “Guardian Generation” tiba di MA Matholi’ul Huda Troso pada Hari Senin (29/4/2019). Dan pada hari ini Rabu (1/5/2019) rombongan ketiga yaitu dari santri putri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 yang dipimpin oleh H. Surnyoto, S.Ag.

Rihlah at-tarbawiyah al-istishodiyah merupakan kegiatan siswa akhir KMI Pondok Modern Darussalam Gontor yaitu berupa kunjungan silaturrahmi sekaligus studi banding ke beberapa tempat baik dalam bidang pendidikan maupun tempat-tempat wirausaha.

Sudah menjadi agenda rutin Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un yang juga salah satu dari alumni Pondok Modern Darussalam Gontor menerima kunjungan ini. Karena selain untuk menjaga silaturrahmi, beliau juga berharap semangat pendidikan Gontor dapat menular dan menjadi benih-benih yang tumbuh di Matholi’ul Huda Troso.

Untuk rombongan pertama dan ketiga yaitu santri putri Gontor 3 dan Gontor 1 mengadakan kunjungan ke kampus MA Matholi’ul Huda Troso dan mengikuti ramah tamah dengan Kepala Madrasah. Akan tetapi berbeda dengan rombongan kedua santri putra Gontor yang mengagendakan banyak kegiatan di madrasah. Mulai pertandingan persahabatan di 5 cabang olah raga, yaitu sepak bola, futsal, badminton, tenis meja, dan bola basket. Dan juga mengadakan malam ramah tamah dengan pertunjukan musik band, yaitu band dari santri gontor dan band dari siswa MA MH Troso.

Pada malam ramah tamah yang biasanya diselenggarakan di halaman madrasah, namun kali ini diselenggarakan di lapangan futsal Sera Troso. Hal tersebut dikarenakan di dekat lingkungan madrasah terdapat pengajian umum Ponpes Annur dalam rangkah akhirussanah. Dalam acara tersebut sambutan pertama oleh Penanggung Jawab Rombongan yaitu Ustadz H. Sunarto, S.Ag., kemudian disambung dengan sambutan Kepala MA Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un.

Pertunjukan band yang pertama dari siswa MA MH Troso. Mereka adalah Wahyu Aji Wijanarko, Bandu Rahman Al Insani, Adi Setiawan, M. Ainur Rokhim dan Dani Setiawan. Dengan membawakan 4 buah lagu dari ciptaan para santi Gontor yang berjudul Anganku, Kisah kita, melayang, kembali bersama. Sementara untuk band dari siswa Gontor membawakan 5 lagu, yaitu Change your Mind dan Cinta Ali Fatimah dari Dimensi Jr Unida. Kemudian Jiwa Juana dan Tentang Kita dari Guardian band. Dan terakhir berjudul 90 Langkah Cover dari Gontor 6 Musik.

Usai acara ramah tamah para santri Gontor bermalam di Kampus MA Matholi’ul Huda Troso, dan pada keesokan harinya Ustadz H. Sunarto, S.Ag. dan para santrinya berpamitan untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya. (Syah)

  • 0
  • Baca: 116 kali

Apel Pagi – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Diantara Syarat Orang Bertaqwa Yaitu Percara dengan yang Gaib, Sholat, dan Infaq

Troso, MAMHTROSO.com – Pagi ini Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un mengumpulkan seluruh civitas akademika MTs. dan MA Matholi’ul Huda Troso di halaman madrasah untuk mengikuti apel pagi, Ahad (21/4/2019).

Lebih dari 1.200-an siswa duduk rapi di halaman madrasah, untuk mendengarkan ceramah motivasi dan informasi dari Kepala Madrasah. Pertama, beliau mengajak doa bersama untuk seluruh siswa-siswi. Supaya setelah lulus nanti menjadi manusia yang selalu mendapat bimbingan Allah fiddunya wal akhirah. Kedua, doa untuk para orang tua dan para guru. Semoga rizkinya bertambah melimpah dan barokah. Ketiga, berdoa untuk proyek-proyek madrasah. Baik proyek yang bersifat pembanguan infrastruktur maupun agenda-agenda yang nonfisik. Dari sekian banyak agenda madrasah insyaallah tujuannya dapat memberkahi umat. Dan semoga madrasah akan menjadi besar pada saatnya nanti.

Bertepatan dengan Hari Kartini, Kepala Madrasah juga menyampaikan beberapa point terkait dengan menghargai perjuangan para wanita. Pertama beliau mengajak seluruh siswa untuk menyanyi bersama “Ibu Kita Kartini”. Pada hakikatnya wanita lebih kuat dari pada laki-laki. Karena sebagai wanita harus bisa melakukan apa saja yang ada di dalam rumah. Maka jika ada wanita yang bekerja di rumahnya untuk mendidik anak-anaknya, maka tidak mungkin seorang suami dapat membayarnya dengan rupiah. Perjuangan seorang wanita sangat berat hingga terdapat hadits yang berbunyi “al jannatu tahta akdamil ummahaat”, artinya surga ada di telapak kaki ibu.

الۤمّۤ ۚ. ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ. الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ

Artinya : Alif Lamm Mim. Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (Surat Al Baqarah 1–3).

Dari ayat tersebut Kepala Madrasah menerangkan bahwa syarat yang pertama untuk menjadi orang yang bertaqwa adalah beriman kepada yang gaib. Contoh-contoh hal yang gaib adalah Allah, malaikat, pahala, dosa, surga , neraka, dll. Setiap perilaku manusia kalau semuanya mempercai hal-hal gaib di atas, pasti akan mengerti perjuangan hidup yang baik. Semuanya dapat bergerak dengan sendirinya, tidak untuk medapatkan materi akan tetapi hanya untuk mendapatkan keridho’an Allah SWT. Karena semua pergerakan diniatkan untuk mendapat pahala.  

Syarat kedua untuk menjadi orang bertaqwa adalah melaksanakan sholat. Allah memberikan media sholat 5 waktu agar keyakinan seorang muslim tentang yang gaib semakin mantab karena selalu berkomunikasi dengan Allah. Akan tetapi menurut Kepala Madrasah, masih saja ada beberapa siswa baik MTs. maupun MA yang ketika sholat kurang sesuai aturan syariat. Mulai dari kurang khusuk, mendahului imam, garuk-garuk, dan ngobrol ketika doa. Beliau menegaskan mulai pagi ini ketika sholat berjama’ah semuanya harus serius, khusuk, dan tidak ada yang ngobrol.

Ketiga, beliau menyampaikan bahwa selain sholat orang yang bertaqwa harus berinfaq. Karena sejatinya keduanya ini ada korelasi yang selaras. Tidak sempurna sholat seseorang jika dia masih berperilaku medit, dan tidak sempurna infaq seseorang jika dia masih sering melalaikan sholat. Yang dimaksud infaq adalah tidak hanya menyumbah secara materi, akan tetapi berinfaq adalah berkorban, berderma, berjuang untuk orang lain, dll. Dan pengorbanan ini sebagai pengejawantahan dari sholat. Oleh karena itu di madrasah diadakan sekain banyak kegiatan dengan pergerakan dan aktivitas yang begitu banyak, agar siswa-siswi kelak menjadi manusia yang suka berkorban, menolong lain, kepeduli sosialnya tinggi dan tidak egois. "Maka madzhab madrasah kita adalah pergerakan dan kegiatan", pungkasnya. (Syah)

  • 0
  • Baca: 97 kali

Pramuka MA MH Troso Adakan Bakti Sosial Bersih-bersih Sampah di Pantai Teluk Awur

Troso, MAMHTROSO.com – Pramuka MA Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara Gugus Depan 09.115 – 09.116 Ambalan Setiabudi – Fatmawati kemarin adakan bakti sosial dengan membersihkan sampah-sampah di Pantai Teluk Awur, Jum’at (19/4/2019). 

Lihat galeri fotonya - klik disini

Kegiatan bakti sosial ini adalah salah satu program kerja Dewan Ambalan setiap tahunnya. Tsalsa Dyna Sofwatin (XII IPA-3) dan Moh. Khoiri (XII IPA-1) sebagai pradana selalu berupaya untuk melaksanakan setiap program kerjanya sebagaimana yang telah diputuskan dalam musyawarah program kerja (muker) di awal tahun. Dan kali ini melalui seksi lingkungan dan baksi sosial bersama dengan pengurus harian Dewan Ambalan memutuskan untuk mengadakan bakti sosial membersihkan samaph-sampah yang ada di Pantai Teluk Awur.

Diikuti oleh seluruh anggota Dewan Ambalan yaitu sebanyak 104 orang. Kegiatan bakti sosial ini dimulai pada pukul 06.00 berkumpul di madrasah terlebih dahulu. Kemudian pada pukul 06.30 WIB berangkat bersama-sama ke lokasi sekitar pukul 07.00 WIB.

Disambut dengan baik oleh Bpk. Ma’ruf, salah satu perangkat Desa Teluk. Beliau mengarahkan beberapa hal teknis terkait dengan tempat-tempat dan peralatan yang dapat digunakan untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di sepanjang pantai. Banyak sekali sampah-sampah yang ditemukan, mulai dari sampah plastik, bekas botol minuman, ranting pohon, sampai dengan bekas ban, dll.

Bersama-sama seluruh Dewan Ambalan bergotong royong memungut dan membersihkan sampah-sampah tersebut. Dimasukkan ke dalam trash bag dan dikumpulkan menjadi satu di tempat pembuangan sampah Desa Teluk sesuai dengan arahan dari Bpk. Ma’ruf. Kegiatan ini selesai kurang lebih pada pukul 10.00 WIB. (Syah)

  • 0
  • Baca: 99 kali
Berlangganan RSS feed