Masuk

Drs. H. Ali Arifin, M.M. Kepala Sub Bag. TU Kemenag. Kab. Jepara Memonitoring Pelaksanaan UAMBN-BK di MA Matholi’ul Huda Troso

Troso, MAMHTROSO.com – Pagi ini, Jum’at (15/3/2019) MA Matholi’ul Huda Troso kedatangan tamu dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Beliau adalah Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Drs. H. Ali Arifin, M.M.. Tujuannya berkunjung di MA Matholi’ul Huda Troso adalah untuk melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Pelajaran 2018-2019.

Kedatangan beliau ini disambut dengan hangat oleh Kepala MA Matholi’ul Huda Troso Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Beliau mengungkapkan ikut senang, bangga, dan bersyukur melihat perkembangan MA Matholi'ul Huda Troso. Kepala Madrasah juga mengajak beliau untuk melihat perkembangan pembangunan gedung baru, sembari meminta doa agar proses pembangunan berjalan dengan lancar dan cepat selesai. 

Di MA Matholi’ul Huda Troso tercatat sudah tiga tahun ini melaksanakan serangkaian Ujian akhir siswa Kelas XII dengan Berbasis Komputer. Sehingga untuk pelaksanaannya bias dikatakan tertib dan lancar. 

Ada sebanyak 204 siswa yang mengikuti UAMBN-BK di MA Matholi’ul Huda Troso pada Tahun Pelajaran 2018-2019 ini. Mereka terbagi menjadi 3 ruang laboratorium komputer dengan 2 sesi ujian. Dalam kesempatan ini, Drs. H. Ali Arifin, M.M. meninjau langsung pelaksanaan UAMBN-BK di setiap ruangan ujian untuk melihat sejauh mana tingkat kelancaran pelaksanaannya. Dengan diantar langsung oleh Kepala MA Matholi’ul Huda Troso, beliau meninjau 3 ruang ujian yang dilantai berbeda. Untuk ruang pertama di lantai 2 gedung bagian barat, ruang kedua di lantai 3 gedung bagian barat, dan ruang ketiga berada di lantai 2 gedung bagian timur. Ketiga rungan ini tersedia masing-masing kurang lebih 36 unit komputer yang dipergunakan peserta ujian di MA Matholi’ul Huda Troso.

Ada sebanyak 3 mata pelajaran yang diujikan dalam UAMBN-BK kali ini. Pada hari pertama sampai hari terakhir berturut-turut mulai dari Qur’an Hadits, Fiqih, dan SKI. Dan hari ini tercatat adalah hari terakhir pelaksanaan UAMBN-BK. (Syah)

  • 0
  • Baca: 104 kali

Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional – Berbasis Komputer (UAMBN-BK) Tahun 2019, Hanya Mengujikan 3 Mapel PAI

Troso, MAMHTROSO.com – Hari ini Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara selenggarakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK), Rabu (13/3/2019). Peserta UAMBN-BK ini adalah siswa-siswi Kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso yang pada tahun ini berjumlah 204 orang siswa, yaitu 105 orang siswa Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 99 orang siswa Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

MA Matholi’ul Huda Troso menyediakan 3 laboratorium komputer yang setiap ruangnya berisi lebih dari 36 unit komputer. Sehingga total jumlah komputer yang digunakan untuk UAMBN-BK ada lebih dari 100 unit komputer. Untuk itu dari jumlah seluruh siswa Kelas XII dibandingkan dengan kesediaan komputer maka pihak madrasah menyelenggarakan ujian ini setiap harinya menjadi 2 sesi. Sesi pertama mulai dari pukul 08.00 – 09.30 WIB dan sesi kedua mulai dari 10.00 – 11.30 WIB,

Meskipun ujian diselenggarakan dalam 2 sesi, akan tetapi seluruh siswa Kelas XII tetap masuk sekolah pada pukul 06.50 WIB untuk mengikuti sholad dhuha berjama’ah. Baru kemudian siswa yang mendapat jadwal ujian sesi 1 langsung masuk ruangan, dan siswa yang mendapatkan jadwal ujian di sesi 2 harus belajar mandiri di dalam kelas masing-masing. Begitupun setelah siswa sesi 1 selesai tidak diizinkan untuk langsung pulang, akan tetapi harus belajar di kelas untuk pelajaran besok paginya hingga menunggu sholat dzuhur berjama’ah dilaksanakan baru diizinkan pulang.

UAMBN-BK ini rencananya akan dilaksanakan selama 3 hari ke depan. Salah satu jenis rangkain ujian Kelas XII ini adalah untuk mengujikan khusus 3 mata pelajaran Pendidikan agama islam (PAI). Yaitu Qur’an Hadits, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam. Memang berbeda jika dibandingkan dengan UAMBN-BK tahun kemarin, yang mengujikan 5 mata pelajaran PAI. Kali ini untuk mata pelajaran Aqidah Akhlak dan Bahasa Arab tidak dimasukkan dalam UAMBN-BK namun diujikan dalam jenis ujian yang lain yaitu Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBN-BK). Hal tersebut karena pihak kementrian agama sebagai penyelenggara mempertimbangkan kaitan dengan tolak ukur kompetensi dari mata pelajaran Aqidah Akhlak yang lebih memprioritaskan sikap dan mata pelajaran Bahasa Arab yang juga memprioritaskan keterampilan berbahasa.

Sementara untuk siswa Kelas X dan XI tetap diadakan proses belajar mengajar, karena UAMBN-BK dilaksanakan di ruang laboratorium tidak menempati ruang-ruang kelas yang ada. (Syah)

  • 0
  • Baca: 141 kali

Pelaksanaan Pekan Ulangan Bersama (PUB) I Semester Genap 2018-2019 Bersamaan Dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Kelas XII

Troso, MAMHTROSO.com – MA Matholi’ul Huda Troso selenggarakan Pekan Ulangan Bersama (PUB) Pertama di Semester Genap Tahun Pelajaran 2017-2018, Selasa (5/3/2019). Pekan Ulangan Bersama ini dilaksanakan selama 4 hari dengan mengujikan 16 mata pelajaran. Dan hari ini tercatat sebagai hari terakhir pelaksanaan Pekan Ulangan Bersama I Semester Genap ini.

Pada PUB I Semester Genap ini diselenggarakn cukup berbeda karena peserta mendapatkan kartu ujian yang harus disesuaikan dengan nomor meja di ruangan masing-masing. Hal ini bertujuan untuk mempermudah teknis penataan ruang sekaligus untuk mengontrol pembayaran administrasi siswa.

Soal-soal yang diujikan pada PUB semuanya berbentuk soal uraian. Yaitu berjumlah antara 5 sampai 15 soal tergantung tingkat kesulitan yang disesuaikan dengan durasi waktu mengerjakan selama 40 menit. Meskipun bentuk soalnya berbeda tetapi penataan ruangan ulangan tetap dibuat sebagaimana ulangan semester, yaitu menggunakan sistem silang. Siswa Kelas X MIA duduk semeja dengan siswa Kelas XI IPS, dan sebaliknya siswa kelas X IIS duduk semeja dengan siswa XI IPA.

Semua mata pelajaran diujikan kecuali mata pelajaran muatan lokal, penjaskes, dan TIK. Mata Pelajaran Umum seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Sejarah Indonesia, PKn, Matematika. Kemudian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam diantaranya adalah Fiqih, Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab. Selanjutnya adalah mata pelajaran penjurusan seperti Kimia, Fisika, Sosiologi (Lintas Minat), Geografi (Lintas Minat), Matematika Peminatan, Geografi, Sosiologi, Kimia (Lintas Minat), Biologi (Lintas Minat), Sejarah Peminatan, dan Ekonomi.

Ada sebanyak 11 ruang PUB kali ini dengan total jumlah peserta sebanyak 373 orang siswa. Yaitu 161 siswa dari Kelas X dan 212 siswa dari Kelas XI. Sementara untuk kelas XII pada Bulan Maret ini jadwalkan melakoni serangkain ujian akhir madrasah yaitu mulai dari Ujian Sekolah Berstnadar Nasional Berbasis Komputer (USBN-BK), Gladi Bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK). Dan rencananya pada awal Bulan April nanti akan dilaksanakan UNBK. (Syah)

  • 0
  • Baca: 109 kali

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Berbasis Komputer Dilaksanakan Selama 11 Hari

Troso, MAMHTROSO.com - Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara menyelenggarakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mulai kemarin, Jum’at (1/3/2019).

Jika USBN pada tahun sebelumnya masih berbasis pensil kertas, namun pada tahun ini kementrian agama sebagai penyelenggaranya berupaya untuk melaksanaan USBN berbasis computer, sama halnya dengan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional dan Ujian Nasional yang semuanya sudah berbasis komputer.

Peserta USBN yaitu Kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso pada tahun ini berjumlah 104 orang siswa Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 99 orang siswa Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPA). Total jumlah peserta USBN Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara pada Tahun Pelajaran 2018-2019 adalah sebanyak 203 orang siswa. Terbagi menjadi 6 kelas yaitu 3 Kelas IPA dan 3 Kelas IPS.

Pihak madrasah telah mempersiapkan 3 ruang laboratorium komputer, yang setiap ruangan berisi tidak kurang 36 komputer. Sehingga total yang digunakan ujian pada tahun ini lebih dari 100 unit komputer. Untuk itu pelaksanaan USBN di MA Matholi’ul Huda Troso hanya terbagi menjadi 2 sesi. Yaitu sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 – 09.30 WIB dan sesi kedua yaitu mulai pada pukul 10.00 – 12.00 WIB.

Meskipun begitu seluruh peserta USBN harus tetap masuk bersama yaitu pada pukul 06.50 WIB bersama dengan siswa Kelas X dan XI untuk melaksanakan sholat dhuha berjama’ah dan ritual pagi di kelas masing-masing. Baru kemudian untuk siswa yang mendapat jadwal sesi pertama langsung masuk ruang ujian di laboratotium computer, sementara untuk siswa yang mendapat jadwal di sesi kedua harus belajar di dalam kelas untuk mempersiapkan ujiannya. Begitupun sebaliknya siswa yang mendapat jadwal sesi pertama setelah selesai mengerjakan tidak diijinkan untuk langsung pulang, akan tetapi diwajibkan untuk membawa pelajaran yang diujikan keesokan harinya sampai menunggu sholat dzuhur berjama’ah baru kemudian seluruh siswa Kelas XII diijinkan pulang ke rumah masing-masing.

Karena USBN pada tahun ini berbasis komputer maka untuk pelaksanaanya satu hari hanya mengujikan satu mata pelajaran. Hal tersebut Karena masih adanya keterbatasan sarana prasana komputer, bahkan di madrasah-madrasah lain ada yang melaksanakan sampai 3 sesi ujian dalam satu hari. Untuk itu USBN pada tahun ini terjadwal sangat lama, yaitu dilaksanakan selama 11 hari.  Yaitu minggu pertama bulan Maret 2019 tanggal 1 sampai tangal 9 Maret 2019 dan yang dikedud di minggu terakhir Bulan Maret 2019 tanggal 23 – 27 Maret 2019.

Kemudian Kurikulum yang digunakan dalam USBN ini hampir seluruh madrasah masih menggunakan kurikulum KTSP. Karena Kelas XII ini adalah angkatan terakhir yang masih menggunakan Kurikulum KTSP. Untuk Kelas X dan XII sudah menggunakan Kurikulum 2013. 11 hari pelaksanaan berarti ada 11 mata pelajaran yang diujikan yaitu mulai dari hari pertama Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Fisika, Ekonomi, Aqidah Akhlak, Sejarah, Kimia, Geografi, PKn, Bahasa Arab, dan TIK. Semua mata pelajaran diujikan dengan bentuk soal pilihan ganda dan soal uraian dengan waktu rata-rata 120 menit.

Meskipun USBN kali ini sudah berbasis komputer, akan tetapi masih nampak belum matangnya persiapan kementrian agama dalam pelaksanaanya. Berbeda dengan UAMBN-BK dan UNBK server madrasah hanya melakukan sinkronisasi secara otomatis semua soal, berita acara, laporan hasilm dll. sudah terupload dengan rapi. Berbeda dengan USBN kali ini masih menggunakan cara manual untuk upload soalnya dan memilah-milah soal mana yang layak untuk diujikan. Semoga kedepannya dipersiapkan lagi agar semuanya berjalan lebih baik dan efektif. (Syah)

  • 0
  • Baca: 194 kali

Upacara Pengibaran Bendera - Mohammad Asad, S.Pd.I. : Patuh dengan Ibu Hukumnya Wajib

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso kembali laksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih kemarin, Sabtu (23/02/2019). Seperti biasa upacara ini dilaksanakan di halaman madrasah dan diikuti oleh seluruh civitas akademika MTs – MA Matholi’ul Huda Troso yang berjumlah kurang lebih 1.200-an orang baik siswa maupun dewan guru.  

Sebagai petugas upacara adalah dari perwakilan siswa Kelas XI MA Matholi’ul Huda Troso. Elva Elviana Novita Sari (XI MIA-1) sebagai pemimpin upacara dengan 3 pemimpin pasukan berturut-turut Soya Angga Arifin Nuha (XI MIA-2), Zaha Muhammad Al Haq (XI MIA-2), dan Hendri Hermawan (XI MIA-3). Pembawa Acara ditugaskan kepada Vina Ramandhani (XI MIA-1), dan Fatikha Amalia (XI MIA-3) dan Dimas Al Habib Efendi (XI IIS-3) sebagai Pembaca Pembukaan UUD 1945 dan doa. Sementara Ahmad Setiawan (XI IIS-1) sebagai ajudan pembina upacara.

Pasukan Pengibaran Bendera dengan 8 formasi dipimpin oleh Fikri Aida Fitriyah (XI MIA-3) sedangkan pengerek dan pembawa bendera adalah Linda Wahyu Laila Shofiana (XI MIA-3), Indah Wahyu Laili Shofiani (XI MIA-3), dan Ulufiatur Rahmanita (XI MIA-2). Sedangkan sebagai pasukan pengiring yaitu Muhammad Mughni Labib (XI MIA-1), Muhammad Syarif Hidayat (XI MIA-1), Gilang Agil Syafrizal (XI MIA-2), Wahyu Budi Santoso (XI MIA-3).

Mohammad Asad, S.Pd.I. salah satu guru pengampu mata pelajaran Bahasa Arab di MA Matholi’ul Huda Troso kali ini berkesempatan menjadi Pembina Upacara. Berbeda dengan pembina upacara sebelum-sebelumnya beliau memulai amanatnya dengan mengkondisikan siswa-siswi yang masih berbicara terlebih dahulu. Dengan gaya pidatonya yang menggebu-gebu beliau menyampaikan materi tentang menghormati ibu.

Menceritakan tentang seorang ustad/kyai yang memiliki ibu dengan kondisi yang kurang normal. Di tengah-tengah majlis taklimnya, ternyata sang ibu tiba-tiba mendatangi anaknya yang sedang memberikan pengajian dihadapan para santrinya hanya untuk mengingatkan bahwa ayam-ayamnya belum diberi makan. Dengan kepatuhannya sang anakpun kemudian menutup kitabnya dan segera melakukan apa yang diperintahkan oleh ibunya tersebut. Yaitu memberi makan ayam-ayamnya. Usai memberi makan ayam sang anak/ustad ini kemudian melanjutkan majlis taklim dengan para santrinya.

Dari cerita tersebut dapat diambil sebuah pelajaran yang sangat berharga. Apapun kondisi seorang ibu, dia tetaplah seorang ibu yang telah mengandung, melahirkan, dan menyusui anaknya. Sehingga untuk patuh dan hormat kepadanya adalah sebuah kewajiban.

يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أَبُوكَ

“Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku berbakti kepadanya?” Beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa?” Beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa lagi?” Beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa?” Beliau menjawab: “Kemudian ayahmu.”

 

(Syah)

  • 0
  • Baca: 117 kali

Upacara Pengibaran Bendera – Noor Faizah, S.Pd. : Manusia Diciptakan oleh Allah Hanya untuk Beribadah

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso kembali laksanakan Upacara pengibaran bendera Merah Putih pagi ini, Sabtu (16/2/2019). Seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah sebanyak tidak kurang dari 1.200-an orang siswa, mereka semua berbaris sesuai dengan kelompoknya masing-masing dengan rapi.

Berbeda dengan minggu kemarin, kali ini yang diberi amanat untuk menjadi petugas upacara adalah dari perwakilan siswa Kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso. Muhammad Samsul Ma’arif (XII IPA-2) bertugas sebagai pemimpin upacara. Sementara Ahmad Dimas Permadi (XII IPA-2), Muhammad Sochibul Munir (XII IPS-1), dan Eka Edi Setiawan (XII IPA-2) sebagai pemimpin pasukan.

Pembawa Acara ditugaskan kepada Nikmatul Jannah (XII IPA-1). Kemudian Tsalsa Dyna Shofwatin (XII IPA-3) dan Muhammad Syamsul Maarif (XII IPA-2) berturut-turut sebagai pembaca Pembukaan UUD 1945 dan doa. Ajudan Pembina Upacara oleh Adi Setiawan (XII IPA-3).

Untuk petugas pengibar bendera menggunakan formasi 8 orang. Yaitu Fima Kurnia Robbi (XII IPA-3), Wahyu Aji Wijanarko (XII IPA-1), dan Yunita Hidayah (XII IPA-3) sebagai pengerek bendera. Sementara untuk 5 pengiringnya adalah Moh. Khoiri (XII IPA-1), Misbahus Sudur (XII IPA-1), Afrizal Malna Isre (XII IPA-3), Bandu Rahman Al Insani (XII IPA-1), dan Dewi Ayu Safitri (XII IPA-2).

Noor Faizah, S.Pd. sebagai pembina upacara menyampaikan beberapa hal terkait kewajiban manusia. Berawal dengan surat Adz-Dzaariyaat: 56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja)

Dari ayat tersebut beliau mengingatkan kepada seluruh siswa bahwa hakikat diciptakannya manusia di bumi hanyalah untuk beribadah kepada Tuhan (Allah SWT.). Ibadah yang dimaksudnya tidak hanya ibadah mahdhah saja seperti sholat, puasa, zakat, dan haji. Akan tetapi juga ibadah gairu mahdhah harus dilaksanakan. Ketika siswa menempatkan diri pada posisi yang tepat untuk rajin belajar, mengejarkan tugas, patuh dengan gurunya maka itu bisa disebut sebuah ibadah.  

Akan tetapi ternyata masih ada siswa yang tidak paham dengan konsep diciptakannya manusia ini. Sehingga untuk pergi sekolah saja setiap siswa punya jawaban yang berbeda-beda. Tidak hanya diniatkan dengan benar yaitu ibadah dan untuk mendapatkan ilmu. Namun ada yang pergi sekolah karena supaya mendapat uang saku, supaya punya teman, bahkan ada yang hanya karena disuruh oleh orang tuanya.

Sungguh naif memang ketika ada seorang siswa yang niat pergi sekolah hanya untuk alasan yang tidak benar, maka niat ini harus segera diubah. Agar kehidupan siswa di sekolah lebih terarah dan tentu harapannya setiap perilaku siswa di sekolah diniatkan untuk ibadah kepada Allah SWT.

“Memang kemampuan setiap siswa itu berbeda, akan tetapi Allah akan membalas semua usahamu. Sebagaimana dalam Al Qur’an :

فَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرًا يَّرَهٗ

وَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ

Barang siapa yang melakukan kebaikan sekecil apapun, maka Allah pasti akan membalasnya. Dan barang siapa yang melakukan keburukan sekecil apapun, maka Allah pasti juga akan membalasnya”, pungkasnya. (Syah)

  • 0
  • Baca: 138 kali

HMPSSI Unisnu Jepara Selenggarakan Pelatihan Pemrograman Dasar Python di MA MH Troso

Troso, MAMHTROSO.com - Sebanyak 32 siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso mengikuti pelatihan pemrograman Dasar Python kemarin, Sabtu (9/2/2019). Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer 2 dan dimulai sekitar pukul 09.00 sampai 12.00 WIB.

Pelatihan Pemrograman Dasar Python adalah salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (HMPSSI) Unisnu Jepara. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi MA, SMA ,SLTA Sederajat. Dan kali ini HMPSSI berkesempatan merealisasikan program kerja tersebut di MA Matholi’ul Huda Troso.

Sebelum Pelatihan dimulai, Bupati HMPSSI tahun 2018/2019, Haris Darmawan memberi sambutan. Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala MA Matholi’ul Huda Troso, telah memberi ijin melaksanakan kegiatan ini. Dan Dia menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan apa itu pemrograman python. “Saya berharap setelah diadakannya kegiatan ini bisa menumbuhkan minat para siswa-siswi dalam bidang IT”, imbuhannnya.

Sementara itu, sambutan terakhir disampaikan Ketua Panitia, Feri Anggriawan. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga pelatihan ini bisa terselenggara.

Pelatihan dimulai oleh sie. Acara. Dan siswa-siswi terlihat antusisas karena mereka belum pernah mendapatkan pembelajaran tentang Pemrograman Dasar Python sebelumnya.

Seusai pelatihan, sie. Acara memberi sebuah kuis yaitu memberi soal, dan bagi yang mengerjakan tercepat mendapatkan hadiah. Dari hasil kuis tersebut didapatkan 3 siswa-siswi yang tercepat yaitu Nor Khasan Muzakki, Wahyu Budi Santoso, dan M. Ali Roziqin.

Dimas Cornellya sebagai salah satu anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa yang turut hadir dan juga memberi sedikit tips dan trik upaya bisa menguasai koding. ”Kuasai bahasa pemrograman yang kalian suka, dan jangan lupa terus belajar mandiri bisa lewat internet atau gabung dengan komunitas”, ungkapnya. Dia juga memberi sebuah hadiah dari pertanyaan yang diberikan, dan salah satu siswi berhasil menjawabnya.

Dan acara diakhiri dengan bacaan surat Al-Fatihah dan dilanjut dengan sesi foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan dari HMPSSI kepada Kepala Tata Usaha MA Matholi’ul Huda Troso. (Miftah/Syah)

  • 0
  • Baca: 154 kali

Upacara Pengibaran Bendera : Ahmad Azhari Nasir, S.H.I., M.S.I. : Belajar Hidup dari Filosofi Genteng

Troso, MAMHTROSO.com – Setelah 2 pekan setiap hari Sabtu selalu hujan, akhirnya MTs. dan MA Matholi’ul Huda Troso dapat melaksanakan kembali upacara pengibaran bendera hari ini, Sabtu (9/2/2019).

Sebelum Upacara pengibaran bendera ini dimulai terlebih dahulu diadakan penyerahan tropi kejuaraan yang diraih oleh siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso dalam ajang Dinus Rover Scout Competition (DRSC) Tingkat Jawa Tengah di Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Dalam ajang tersebut ada 3 mata lomba yang diadakan yaitu Lomba Pionering Aplikatif, Lomba Semboyan, dan Lomba Desain Maskot dengan Aplikasi Corel Draw. Dari 3 lomba tersebut kontingen MA Matholi’ul Huda Troso berhasil meraih juara di semua mata lomba, yaitu juara 1 Lomba Desain Maskot, juara 2 semboyan, dan juara 2 pionering.

Seremonial penyerehan tropi kejuaraan ini dilaksanakan oleh siswa peraih tropi kepada perwakilan guru. Untuk tropi juara lomba pionering diserahkan oleh Ahmad Setiawan (XI IIS-1) dan Muhamad Sofiyan (X MIA-2) kepada Bapak H. Ahmad Harisul Haq, Lc.. Tropi juara lomba semboyan diserahkan oleh Indah Wahyu Laili Shofiani (XI MIA-3) dan Linda Wahyu Laila Shofiana (XI MIA-3) kepada Bapak Ismail, S.Pd.. Tropi juara lomba desain maskot diserahkan oleh Vina Ramandhani (XI MIA-1) dan Fatikha Amalia (XI MIA-3) kepada Bapak Luthfi Maula, S.Pd.. dan terakhir penyerahan tropi Juara Umum diserahkan oleh Fima Kurnia Robbi (XII IPA-3) dan Wahyu Budi Santoso (XI MIA-3) kepada Bapak H. Musthofa Kamal.

Usai penyerahan tropi kejuaraan Upacara pengibaran bendera langsung dimulai dan ditugaskan kepada perwakilan siswa-siswi Kelas 7 dan 8 MTs. Matholi’ul Huda Troso yang dipimpin oleh Muhammad Irvin Maulana Az Zain (VIII C). Dengan 3 pemimpin pasukan yaitu Noval Erick Faisal (VIII D), Ali Ivan Ardiansyah (VIII A) dan Isfandyar Mesh’al Muhammad (VII B).

Sebagai pembawa acara adalah Fitria Rahmatul Ummah (VIII A), Ajudan Pembina oleh Umar Syahid Awwaluddin (VIII B), Faza Nabila (VIII A) sebagai Pembaca Pembukaan UUD 1945 dan Defita Indah Safitri (VIII C) sebagai pembaca doa.

Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) menggunakan formasi 8 pasukan yang dipimpin oleh Sarah Farhatul Maghfiroh Al Fayumi (VII B). Beserta 7 pasukan lainnya adalah Miftakhul Akmal (VII B), Maslhatun Na’mah (VIII A), Muhammad Fikri Haikal (VIII B), Mohammad Riyan Hidayat (VIII B), Intan Afriza Attatin maliha (VIII C), Ahmad Nuril Anam (VIII C), dan Mi’matul Khamidah (VIII E).

Ahmad Azhari Nasir, S.H.I., M.S.I. salah satu guru pengampu mata pelajaran Qur’an Hadits di MA Matholi’ul Huda Troso ini berkesempatan untuk menjadi Pembina Upacara. Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan tentang Belajar Hidup dari Filosofi Genteng. “Untuk membuat genteng yang berkualitas dengan nomor wahid, prosesnya cukup rumit, tanah harus diinjak-injak, dicetak, dibakar, baru kemudian menjadi genteng yang bagu”, ungkap beliau.

Hikmahnya setiap apapun yang berkualitas pasti ada proses yang lama dan berat. Sama halnya dengan manusia jika ingin menjadi manusia yang berkualitas, berkarakter, sholeh, dan sholehah. Maka manusia butuh sebuah proses yang berat dan lama. “Dimulai dari menghargai waktu, disiplin, ilmunya ditingkatkan. Dan semoga kalian semuanya menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehan”, pungkasnya. (Syah)

  • 0
  • Baca: 136 kali
Berlangganan RSS feed