Masuk

Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun 2021 – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Jadilah Manusia yang Tahu Perjuangan dan Pengorbanan

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara selenggarakan Acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun 2021 pagi ini, Jum’at (9/7/2021). Dilaksanakan di Aula madrasah dengan dihadiri oleh seluruh siswa Kelas XII yang berjumlah 145 orang dan seluruh dewan guru.

Galeri kegiatannya - klik di sini

Aulia Fitriani (XII IPA-2) sebagai pembawa acara membuka acara tersebut pada pukul 07.15 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan bacaan tahlil yang dipimpin oleh H. Ismail, S.Pd.I. dan barokah doa dipimpin oleh H. Ahmad Harisul Haq, Lc.

Pidato perpisahan pertama dari siswa Kelas XII yang diwakili Nilam Maharani (XII IPA-2). Nilam mengungkapkan bahwa selama 3 tahun merasakan susah, senang, tangis, dan tawa semuanya dirasakan di madrasah ini. Karena semua itu dalam rangka pendidikan untuk siap terjun di masyarakat setelah ini. Dia juga menyampaikan banyak terima kasih kepada para guru.

“Semoga guru-guru selalu diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam mengajar. Semoga madrasah semakin maju. Maaf kepada Bapak dan Ibu Guru, Mohon doa semoga kami diberikan kemudahan kedepannya”, imbuhnya.

Setelah itu tiba giliran Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah memberikan sambutan dan amanat. Pertama, beliau menyampaikan tentang bagaimana perjuangannya untuk melaksanakan agenda-agenda madrasah, mulai dari pembelajaran daring yang menimbulakn banyak fitnah, karena nyatanya siswa yang harusnya belajar di rumah malah lebih banyak yang klayapan tidak jelas. Maka mengindari fitnah tersebut melalui ijtihat para pengurus Yayasan secara bertahap melaksanakan pembelajaran tatap muka. “Saya tidak bisa membayangkan betapa merananya anak-anak yang sekolah di SMA Negeri, SMK Negeri. Kalau ada anak yang senang karena tidak sekolah berarti anak tersebut tidak normal. Kita bersyukur, meskipun dengan keterpaksaan dan tidak maksimal, tetapi tetap bisa berjalan. Yang terpenting tetap hati-hati, yang sehat tetap beraktivitas, yang sakit diberobatkan”, ungkap beliau.

Yang kedua, beliau bercerita bagaimana perjuangan untuk mendirikan Madrasah Tsanawiyah dan menyusul berikutnya mendirikan Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso dan pada tahun ini YPI. Matholi’ul Huda Troso mendirikan pondok pesantren. Karena sejak dulu ada juga orang yang mengolok-ngolok, membuli, dsb. Tetapi karena didasari dengan niat baik, tekat yang kuat dan semuanya Allah yang yang menentukan. Pondok Pesantren (Ponpes) Matholi’ul Huda Troso akan meleburkan dualisme Salaf dan Modern. Santri di Ponpes Matholi’ul Huda Troso akan dibimbing agar memahami kitab kuning sebagaimana di pondok salaf tetapi juga mampu berkomunikasi dengan bahasa arab dan inggris sebagaimana di pondok modern.

Berikutnya beliau memberikan amanat kepada siswa-siswi Kelas XII, agar nantinya menjadi manusia-manusia yang tahu arti perjuangan, pengorbanan. “Jadilah manusia yang bermasyarakat. Pendidikan Tinggi itu penting tetapi kalau tidak peduli dengan masyarakat semuanya akan sia-sia. Jadilah manusia yang gampangan dalam arti positif. Mumpung masih muda yang mau melanjutkan pendidikan, yang semangat dan yang mau bekerja, hati-hati dijaga dirimu. Sempatkan doakan madrasah setelah sholat maktubah. Tolong dijaga madrasah dengan jadi orang yang baik. Jadi spanduk yang baik untuk madrasah”, imbuhnya.

Terakhir, beliau atas nama pribadi dan mewakili seluruh guru menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh siswa. Jika selama 3 tahun ini mungkin ada kekhilafan dalam mendidik siswa-siswi. Dan berdoa bersama untuk para guru, orang tua, dan siswi-siswi semuanya.  

Usai acara perpisahan dan pelepasan ini madrasah akan memberikan beberapa dokumen kepada siswa-siswi yang sudah dinyatakan lulus. Diantaranya adalah Surat Keterangan Lulus (SKL) Sementara, Raport, Sertifikat bahasa arab, sertifikat bahasa inggris, piagam komputer, piagam tata boga, piagam tata busana dan piagam pengurus osis dan dewan ambalan untuk siswa yang menjadi pengurus. (Syah)

  • 0
  • Baca: 46 kali

Persembahan Siswa Kelas XII di Ajang Kreatifitas, Potensi dan Pertunjukan Seni Budaya Panggung Gembira 2021 MA MH Troso

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso akhirnya selenggarakan Panggung Gembira Siswa Kelas XII Tahun 2021, Rabu (7/7/2021) kemarin. Pagelaran Panggung Gembira ini merupakan agenda tahunan yang ada di MA Matholi’ul Huda Troso sebagai persembahan siswa kelas XII sebelum benar-benar dinyatakan lulus pada saat Acara Perpisahan atau Muwadda’ah. Namun pada tahun kemarin sempat tidak diadakan agenda tersebut karena efek pandemi.

Kali ini Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah berupaya melaksanakan Panggung Gembira meskipun tanpa penonton dari siswa-siswi Kelas X dan XI. Hal tersebut karena siswa-siswi Kelas XII sudah jauh-jauh hari sebelum Bulan Ramadhan 1442 H sudah mulai mengadakan latihan-latihan mempersiapkan acara ini. Kepala Madrasah mengungkapkan bahwa tidak bisa membayangkan betapa kecewanya siswa-siswi Kelas XII jika Panggung Gembira tahun ini dibatalkan.

MA Matholi’ul Huda Troso dengan madzhab pergerakan yang direalisasikan dengan banyaknya kegiatan. Dan Panggung Gembira ini adalah salah satu dari sekian banyak kegiatan yang diagendakan oleh madrasah. Dari acara ini banyak sekali nilai-nilai pendidikan yang dapat diambil. Siswa Kelas XII mengkreasikan banyak mata acara mulai dari Tilawatil Qur’an, Seni Drama dan Tari, Ketoprak, Rebana, Musik Band, Pencak Silat, berbagai tari, dll. Untuk menanamkan rasa percaya diri bagi siswa-siswi untuk tampil di depan publik. Disamping itu juga pagelaran ini dapat dijadikan wadah pengembangan kreatifitas, potensi, dan pertunjukan bakat siswa sekaligus melatih kebersamaan dan kerjasama antar siswa.

Panggung Gembira 2021 ini diketuai oleh salah satu siswa Kelas XII yaitu Rizqi Walida Alkhomsatun (XII IPS-2). Rizqi menjelaskan bahwa ada sebanyak 21 mata acara yang akan ditampilakkan pada Panggung Gembira kali ini. Akan tetapi 2 mata acara sudah dilaksanakan lebih awal secara terpisah secara indoor pada hari Jum’at (2/7/2021) kemarin, yaitu musik band dan rebana. Dan selebihnya yaitu 19 mata acara semuanya dilaksanakan kemarin.

Galeri Kegiatannya bisa dilihat dengan klik disini.

Jalannya Acara :

Dimulai pada pukul 07.30 WIB oleh Khalimatus Sa`diyyah (XII IPS-3) dan Maghfirotus Sa’diyyah (XII IPS-3) sebagai pembawa acaranya. Kemudian langsung dilanjutkan dengan Tilawatil Qur’an oleh Nilam Maharani (XII IPA-2) dan Grand Opening sekaligus seremonial pembukaan resmi Panggung Gembira 2021 oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Anna Bariroh Fashihah (XII IPA-2) sebagai koordinator Grand Opening menjelaskan bahwa Pemecahan kendi yang berisi air dan bunga mawar oleh Bapak Kepala Madrasah sebagai simbol telah dimulainya acara Panggung Gembira 2021. Filosofi kendi dipecahkan berarti kebebasan berfikir siswa namun tetap dalam acuan Islami sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah Nabi.

Acara diilanjutkan Fashion Show dari beberapa siswa Kelas XI yang mempertunjukkan desain-desain kain tenun dan batik. Kemudian Drama Cinta - Murni Sejati yang diperankan oleh Nilam Maharani (XII IPA-2) dan Ahmad Amiruddin (XII IPS-1) sebagai tokoh utamanya. Berikutnya Tari Sadaya (Sunda), dikoordinatori oleh Salmah (XII IPA-1) mampu menampilkan gerakan tarian yang gagah dan tegas serta kostum sederhana namun tetap elegan. Mata Acara ke-6 yaitu Ketoprak dengan Lakon Minak Jinggo Leno. Sebagaimana cerita wewayangan ini melibatkan banyak tokoh mulai dari Minak Jinggo yang diperankan oleh Muhammad Ulil Albab (XII IPA-2), Damar Wulan yang diperankan oleh Muhamad Slamet (XII IPA-2). Namun menariknya ketoprak ini sangat kental dengan adegan-adegan komedinya.

Tampilan ke-7 yaitu Tari Cilining Bagia Asal Bali. Dikoordinatori oleh Aulia Fitriani (XII IPA-2), tari ini nampak indah dengan gerakanny dan ditambah dengan kostum yang kuat dan khas Bali. Dilanjutkan Drama dengan Tema Politik yang menceritakan tentang para pejabat yang korupsi dan ingkar janji. Drama ini dikoordinatori oleh Ella Kartika Sari (XII IPA-1), dan sebagai tokoh utamanya adalah Muhamad Sofiyan (XII IPA-1). Berikutnya adalah Tari Tradisional Jawa Asli Asal Jepara, Tari Krida Jati. Siti Rukoiyah (XII IPS-3) sebagai koordinatornya menjelaskan bahwa tari ini menggambarkan masyarakat Jepara yang adi luhung dalam berkarya seni, yang mana seni ukirnya yang menjadikan kota jepara terkenal sampai manca negara.

Modern Dance, dikoordinatori oleh Lisa Falichatul Ibriza (XII IPS-2) mengambil koreo dari K-pop yaitu  gabungan antara Jennie Solo, Ridin NCT Dream, dan Take Of Way. Memiliki koreografi yang kuat dan energik. Berikutnya adalah Drama dengan tema Komedi yang berjudul Karma is Real. Mengangkat cerita rakyat asal Sumatera yaitu Malin Kundang. Dikoordinatori oleh Ahmad Zada Hilmi Syifa’ (XII IPA-1), Tokoh Utamanya Muhamad Sofiyan (XII IPA-1) berperan sebagai Malin Kundang. Zada Hilmi berperan sebagai Ibu yang didurhakai oleh anaknya. Tampilan ke-12 yaitu Tari Sesonderan, tari asal Jawa Tengah ini gerakannya sangatlah indah untuk dinikmati karena tarian ini berisi gerakan-gerakan gabungan antara gerakan jaipong, memainkan sampur atau selendang.

Tampilan ke-13 masih dengan Drama dengan Tema Tragedi. Dikoordinatori oleh Muhammad Ilham Syah (XII IPA-2) dengan Judul Tragedi Si Autis. Tokoh utamanya adalah Ilham Rizki Al Faris (XII IPA-1) sebagai Andi yang mengalami keterbelakang mental. Singkat cerita Andi terbunuh oleh preman karena melindungi adiknya yang diperankan oleh Layinatus Sifah (XII IPA-1). Berikutnya adalah Pertunjukan Pencak Silat. Paduan dari Pipit Ali Mutiar (XII IPS-1) dan Daru Puji Astuti (XII IPA-1), gerakan-gerakan indah khas Pencak Silat dan beberapa adegan duel dipertunjukan kali ini. Kemudian Tari Melayu Moyang Serage. Dikoordinatori oleh Evi Citra Amelia (XII IPS-2). Tari yang berasal dari Kepulauan Riau ini menampilkan tarian kolosal yang memiliki makna filosofi sejarah kebudayaan melayu di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Berikutnya adalah Ludruk yang digawangi oleh Mustofa Kamal (XII IPA-1). Dengan Lakon Mbok Rondo Keno Covid yang diperankan oleh Muhammad Ulil Albab (XII IPA-2). Banyak adegan-adegan lucu mulai dari nama-nama guru yang dijadikan sebagai nama catering, soundsistem, dll. Sampai adegan dimana Ulil yang dimasa karena fitnahannya demi menggoda suami orang lain. Dilanjutkan dengan Tari India yang dikoordinatori oleh Nafisatun Niswah (XII IPS-2). Mengambil Tari dari Lagu Chogada Tara dan Piya Se Naina tarian ini memiliki gerakan yang lincah seperti hentakan kaki, mimik wajah, dan gerakan tangan.

Drama Agama tampil diurutan ke-19 dengan Judul Santri Tobat. Dikoordinatori oleh Wulandari Maghfiroh (XII IPA-2) menceritakan Imam Syafi’i (XII IPS-2) menjadi santri yang sangat bandel. Namun karena kesabaran Kyainya yang diperankan oleh Ariyanto Akhmaludin (XII IPA-1). Akhirnya Imam Syafi’i berubah mau sadar dan malah menjadi kyai besar. Penampilan pamungkas yaitu Tari Dangdut. Dengan iringan musik dari Rhoma Irama yang berjudul Tergila-gila, tari ini tidak kemudian menjadi jogedan dangdut yang fulgar namun malah terkesan anggun dengan kostum yang sopan. Tarian dangdut tersebut menjadi tampilan penutup Panggung Gembira 2021. (syah)

  • 0
  • Baca: 69 kali

Pelantikan Pengurus OSIS dan Dewan Ambalan 2021-2022 – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Jadilah Manusia-manusia yang Prigel, Terampil, Cekatan, dan Berani

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara selenggarakan Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan pengurus OSIS dan Dewan Ambalan selama dua hari berturut-turut. Dua hari itu tercatat Senin (14/6/2021) kemarin dan Selasa (15/6/2021) siang ini adalah hari dilaksanakannya agenda pamungkas dari masing-masing organisasi siswa tersebut.

Memang tidak seperti biasanya Ketua OSIS dan Pradana Dewan Ambalan yang biasanya menggunakan sistem voting atau pemilihan umum, namun kali ini pengurus baru adalah dari hasil musyawarah guru dan kepala madrasah. Namun untuk susunan kepengurusannya tetap diserahkan secara langsung kepada siswa. Begitu juga dengan proses Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan yang biasanya dilaksanakan Hall Muslimat NU dengan disaksikan oleh seluruh siswa-siswi dan dewan guru, kali ini dilaksanakan di Aula Madrasah dengan dihadiri oleh para pengurus saja, baik pengurus lama periode 2020-2021 maupun pengurus baru periode 2021-2022.

Di Kepengurusan OSIS yang baru dilantik ini ada perubahan jumlah yang sangat signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya berjumlah sekitar 80 sampai 90-an orang siswa. Kali ini Kepala Madrasah menghendaki hanya sekitar 40 sampai 45-an orang siswa saja. Hal tersebut untuk pertimbangan keefektifan dalam bekerja kedepannya. Sebagai Ketua OSIS baru tahun 2021-2022 dijabat oleh Ahmad Zakky Zain (XI IPA-3), dan Zairzalif Izzana (XI IPA-3) sebagai wakilnya. Sedangkan untuk Pradana Putra masa bakti 2021-2022 dijabat oleh Muhammad Ilham Ainun Nijam (XI IPA-1) dan Saidatul Ummah (XI IPA-3) sebagai Pradana Putrinya.

Dua acara ini berjalan cukup singkat. Setelah dibuka oleh Pembawa Acara, langsung dilanjutkan dengan  pembacaan Laporan Pertanggaung-Jawaban, setelah itu penanda-tangan berita acara serah terima jabatan oleh Ketua OSIS dan Pradana untuk Dewan Ambalan. Terakhir adalah Sambutan dan amanat dari Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala MA Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara.

Di acara Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus OSIS, beliau berpesan agar selalu ingat bahwa hidup di dunia ini tidak hanya ada hukum adat, Sunnatullah, dan tidak semua yang ada dunia ini karena sebab akibat. Belum tentu orang yang menikah dengan keluarga kaya pasti nantinya menjadi kaya. Belum tentu orang yang pintar pasti menjadi orang yang sukses. Belum tentu anak yang belajar di  perguruan tinggi favorit pasti akan terjamin masa depannya cerah. Tetapi yang perlu diingat adalah semua yang menentukan adalah Allah.

Sebagai manusia memang diwajibkan ikhtiar (berusaha), wajib berusaha meraih cita-cita, tetapi jangan sampai fanatik dan mendewa-dewakan usaha tersebut. Karena muaranya harus diingat bahwa yang terpeting adalah manfaat untuk diri sendiri, dan orang lain.

فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

Pada siang ini pada acara Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus Dewan Ambalan Setiabudi – Fatmawati Gugus Depan 09.115-09.116, beliau juga mengingatkan bahwa madrasah ini memiliki madzhab pergerakan. Dari pergerakan inilah kemudian direalisasikan dengan banyaknya kegiatan-kegiatan yang diagendakan oleh madrasah. Hal tersebut tentu ada tujuan yang sangat mulia untuk mendidik siswa-siswi semua. Karena pada umumnya remaja saat ini lebih sibuk dengan hp-nya dan kemudian pacaran. Maka itu akan lebih baik jika waktu luang itu digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun untuk madrasah.

“Maka ketika ada komentar yang kurang baik tentang kegiatan kita, maka the show must go on, go a head !. Kita yang harusnya mencerahkan masyarakat, bukan kita yang dicerahkan oleh masyarakat. Apalagi banyak sekali orang yang saat ini memiliki watak egoistik, “emoh rekoso”. Karena menjadi orang yang bermanfaat, orang yang mulia, tidaklah mudah”, tegas beliau.

Kegiatan ini adalah salah satu media atau wasilah (jalan) untuk mendidik siswa-siswi menjadi pribadi yang terampil, cekatan, dan berani. Dan dari kegiatan tersebut madrasah menanamkan dasar kepada siswa-siswi agar menjadi orang-orang yang prigel, cekatan, menjadi pionir-pionir di madrasah maupun di masyarakat. (syah)

Galeri kegiatan Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus OSIS 2021 – klik

Galeri kegiatan Laporan Pertanggung-Jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus Dewan Ambalan 2021 - klik

  • 0
  • Baca: 118 kali

Berturut-turut Siswa Kelas X dan XI Lakoni PUB 2 dan PAT Semester Genap Tahun 2021

Troso, MAMHTROSO.com – Usai lakoni Pekan Ulangan Bersama (PUB) 2 Semester Genap, siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso Kelas X dan XI langsung disambut Penilaian Akhir Tahun (PAT) Tahun 2020-2021. PAT ini dilaksanakan selama 7 hari yaitu mulai Senin (31/6/2021) sampai Selasa (8/6/2021). PUB dan PAT kali ini dilaksanakan secara luring dengan menggunakan Aplikasi CBT Terintegrasi. Siswa mengerjakan soal objektif pilihan ganda 40 – 50 buah soal hanya dengan membuka smartphonenya masing-masing.

Peserta PAT total ada sebanyak 320 siswa yaitu 130 siswa dari Kelas 10 dan 190 siswa dari Kelas 11. Dan ada sebanyak 16 mata pelajaran yang diujikan. Mulai dari Pelajaran Umum seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, PPKN, Sejarah Indonesia. Mata Pelajaran PAI seperti Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Fikih. Kemudian Mapel Peminatan seperti Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Ekonomi, Sosiologi. Dan terakhir mata pelajaran Lintas Minat seperti Sosiologi dan Geografi untuk Kelas IPA, Kimia dan Biologi untuk Kelas IPS.

Soal yang diujikan pada PAT Semester Genap kali ini sama dengan UAS sebelum-sebelumnya yaitu berasal dari Kelompok Kerja MA (KKMA) 01 Jepara yang berpusat di MAN Bawu Jepara. Namun karena sistem Ulangan menggunakan Aplikasi CBT Terintegrasi maka panitia PAT harus mengedit bentuk soal dari KKMA ke bentuk soal dengan template yang sesuai aplikasi.

Selain soal dari KKMA, ada beberapa mata pelajaran yang soal ulangannya dibuat oleh guru pengampunya sendiri karena disesuaikan dengan materi yang telah diajarkan, diantaranya adalah Mata Pelajaran Lintas Minat (Sosiologi dan Geografi untuk jurusan MIPA, Kimia dan Biologi untuk jurusan IIS).

Setelah PAT selesai dilaksanakan, MA Matholi’ul Huda Troso mengagendakan diselenggarakannya Ulangan Remidial sebelumnya kemudian diselenggarakannya Class Meeting. (Syah)

  • 0
  • Baca: 77 kali

Jaga Tradisi Baik di Madrasah, MA dan MTs. MH Troso Selenggarakan Halal Bihalal

Troso, MAMHTROSO.com – Seluruh siswa dan guru Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso selenggarakan Halal Bihalal pagi ini, Sabtu (22/5/2021). Namun sebelum acara Halal Bihalal dimulai, Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso memberikan sedikit tausiyah kepada siswa-siswi agar lebih memahami makna shilaturrahim. Dengan memahami pentingnya menjaga hubungan shilaturrahim ini, harapan ke depannya siswa akan memiliki dasar yang baik dalam kehidupannya, baik dalam keluarga maupun masyarakat.

Sebelum tausiyah di mulai, beliau mengajak seluruh siswa dan guru untuk berdoa bersama. Pertama, doa untuk orang tua dan guru, semoga sehat rohani-jasmaninya dan dimudahkan jalan rizkinya. Yang kedua mendoakan para siswa, semoga semakin sadar akan hakikat kehidupan dan semoga mendapat ilmu yang bermanfaat. Ketiga mendoakan madrasah, semoga semakin maju dan memberkahi umat.

Kepala Madrasah mengajak semua siswa untuk merefleksi diri, merenung dengan seksama bahwa semua manusia pasti mati dan tidak luput dari kesalahan ataupun dosa. Tidak pandang seberapa gagahnya, seberapa tinggi jabatannya, bahkan Fir’aun yang mengaku sebagai Tuhan juga akhirnya mati. Maka dari itu semua manusia harus menyadari bahwa sifat rendah hati mau saling maaf memaafkan itu sangat penting. Tidaklah pantas jika manusia menjadi pribadi yang angkuh atau sombong. Karena sejatinya manusia adalah tempatnya salah dan lupa.

اَلْاِنْسَانُ مَحَلُّ الْخَطَاءِ وَالنِّسْيَانِ

Dan itulah termasuk kelemahan manusia, Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ

Sejatinya semua kekuatan adalah dari fadhol-Nya Allah SWT. Maka semua manusia harus memiliki sifat rendah hati.

صِلَةُ الرَّحِمِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ وَحُسْنُ الْجِوَارِ يُعَمِّرْنَ الدِّيَارَ وَيَزِدْنَ فِى اْلاَعْمَارِ

Artinya : “Silaturrahim, akhlak mulia, baik dengan tetangga, akan dapat menciptakan kemakmuran sebuah kampung, wilayah, kota, negara dan juga akan menjadikan panjang umur ”.

Secara batiniyah menambah umur ini maksudnya adalah menambah kebaikan selama hidupnya. Meskipun secara lahiriyah mungkin umurnya tidak panjang, namun karena kebaikan dan jasa-jasanya nantinya akan selalu dikenang meskipun sudah tiada, itulah sejatinya makna dari umur panjang.

Maka siswa-siswi harus selalu berusaha menjaga silaturahim antar sesama dan membiasakan diri untuk merendahkan hati agar selalu mendapat keberkahan selama hidupnya. Dengan perilaku siswa-siswi tersebut harapannya madrasah juga akan dianugrahi kemakmuran sebagaimana implikasi dari manfaat menjaga hubungan silaturrahim tersebut di atas.

Setelah itu kemudian diadakan halal bihalal dengan seluruh siswa dan para guru. (Syah)

  • 0
  • Baca: 116 kali

Panitia Zakat Fitrah MA Matholi’ul Huda Troso Salurkan Sebanyak 485 bungkus Beras Tahun Ini

Troso, MAMHTROSO.com – Panitia Penyaluran Zakat Fitrah dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MA Matholi’ul Huda Troso Pecangan Jepara Periode 2020/2021 salurkan total 485 bungkus beras kepada mustahik pagi ini, Ahad (10/5/2021).

Setiap tahunnya penyaluran zakat fitrah ini memang selalu diprogramkan OSIS Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso. Seluruh siswa baik MA Matholi’ul Huda Troso dihimbau untuk menyalurkan zakat fitrahnya melalui amil zakat di madrasah. Penggalangan zakat fitrah ini hanya berjalan kurang lebih 1 minggu. Panitia dengan dibantu oleh para guru masuk ke kelas-kelas untuk menerima zakat dari siswa. Tentu saja disesuaikan dengan syarat-syarat zakat fitrah berdasarkan ketentuan secara syariatnya.

Dari total 465 orang siswa, hanya 24 orang siswa saja yang tidak menyalurkan zakat fitrahnya melalui Panitia MA MH Troso. Sehingga prosentase siswa yang menyalurkan zakat melalui madrasah pada tahun ini mencapai 95 %. Siswa dapat menyalurkan zakat fitrahnya dalam bentuk beras sebanyak 2,5 kg atau uang sejumlah Rp 25.000,-. Dari uang tersebut akan dibelikan beras oleh panitia kemudian disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

Sebelum proses pendistribusian zakat fitrah, panitia dan Waka. Kesiswaan Karwadi, S.Ag. membelanjakan beras kepada para penjual beras di sekitar. Tentu beras dipilih adalah beras yang baik dan layak untuk digunakan zakat. “Dari 465 siswa yang menyalurkan zakat fitrah, ada sekitar 69 siswa yang menyalurkan zakat fitrahnya langsung dalam bentuk beras. Dan ada 372 siswa membayar zakat fitrahnya dalam bentuk uang, yang totalnya Rp 9.300.000,-. Dari uang tersebut kemudian dibelanjakan semua menjadi 441 bungkus beras”, Ungkap Waka. Kesiswaan Karwadi, S.Ag. di madrasah usai penyaluran zakat fitrah.

Pihak panitia mendata orang-orang yang berhak menerima zakat (mustahik) dari lingkungan sekitar siswa, atau kepada ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat yang ada di beberapa desa. Setelah mendapatkan data tersebut maka pada saat hari pendistribusian masing-masing RT tersebut diberikan beras sejumlah yang ada di data. Meskipun memang sebagian besar disalurkan di Desa Troso tetapi beberapa desa di sekitar Desa Troso juga menjadi target sasaran penyaluran, seperti Desa Ngeling, Sowan Lor, Dongos, Pecangaan, Rengging, Karangrandu dan Lebuawu. Dan beberapa yayasan panti asuhan juga menjadi tempat penyalur zakat fitrah ini, diantaranya adalah Panti Asuhan Darul Aitam Al Ma’un di Desa Sowan Lor, dll. (Syah)

  • 0
  • Baca: 154 kali

Apel Pagi – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Remaja Sering Tertipu dengan Keadaan Dunia

Troso, MAMHTROSO.com – Sebelum libur Hari Raya Idhul Fitri 1442 H, Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso mengadakan apel pagi, Ahad (9/5/2021) kemarin. Apel ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Diikuti oleh seluruh civitas akademika MTs. dan MA Matholi’ul Huda Troso di halaman madrasah tepat pada pukul 07.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut beliau selalu menyampaikan informasi tentang agenda madrasah, dan yang paling utama adalah memberikan siraman rohani untuk membekali siswa-siswinya dengan paradigma islami dan berakhlakul karimah.

Pertama, beliau mengajak berdoa, untuk para guru agar selalu diberikan kelapangan hatinya dan selalu diberikan kesehatan. Kemudian mendoakan madrasah agar terus membangung untuk menunjang kemajuan fasilitas-fasillitasnya dan terus memberkahi umat. Selanjutnya mendoakan semua siswa semoga ilmu yang dapatkan dapat bermanfaat, terakhir mendoakan masing-masing orang tua semoga selalu dimudahkan rizkinya dan selalu diberikan kesehatan.

اِذَاكُنْتَ صَبِيًّا تَلْعَبُ مَعَ الصِّبْيَانِ

اِذَاكُنْتَ شَابًّا غَفَلْتَ بِاللَّهْوِ

اِذَاكُنْتَ شَيْخًا صِرْتَ ضَعِيْفًا

فَمَتَى تَعْمَلُ للهِ تَعَالى ؟

"Ketika Anda masih menjadi anak-anak, Anda suka bermain dengan anak-anak seusia Anda. Ketika Anda muda, Anda terbuai dengan pesona dan gemerlap dunia. Ketika Anda sudah tua, Maka seluruh tubuh Anda menjadi lemah. Terus kapan Anda beramal untuk Allah ?"

Dari ungkapan tersebut, beliau menjelaskan bahwa remaja sekarang ini sering terbuai dengan keindahan dunia, sering tertipu dengan keadaan dunia. Padahal seharusnya di usia muda inilah awal penentuan kehidupan untuk masa-masa mendatang.  Masa depan seseorang terletak pada saat mudanya, karena takdir yang menentukan adalah diawali dari usaha diri sendiri kemudian dipasrahkan kepada Allah SWT. Tapi justru yang muda ini paling rentan tertipu dengan keadaan dan keindahan dunia. Sehingga lupa hakikat tujuan manusia dari sang penciptanya.

“Makanya kalian harus paham betul arti kehidupan. Jika sampai tua masih terbuai dengan kehidupan dunia. Maka Waidza kunta saikhon sirta dhoifan, kalau sudah tua maka lemah, dan sakit-sakitan. Terus untuk Allah kapan?”, ungkap beliau dengan tegasnya.

Semua hal yang dilakukan manusia sebenarnya adalah sebuah pelajaran. Termasuk semua agenda dan aktifitas di madrasah adalah semua dalam rangka pelajaran dan pendidikan. Karena Alhayatu akidatun wal jihad, hidup adalah komitmen dengan nilai nilai Allah dan harus terus diperjuangkan. Maka jika seseorang sudah memiliki tujuan yang benar untuk menjadi orang yang alim, maka harus diperjuangkan. Karena dengan niat tersebut pasti Allah akan selalu melindungi dan memudahkannya.

Selanjutnya Kepala Madrasah bersyukur selama pandemi masih bisa melaksanakan proses pembelajaran meskipun kurang maksimal. Namun semuanya dalam rangka sayangnya guru kepada siswa-siswinya. Karena jika dibiarkan siswa belajar dari rumah selama 1 tahun lebih seperti yang lain, maka akan banyak sekali dampak-dampak negative, dan banyak fitnah yang muncul. Selain itu juga dengan pembelajaran luring di madrasah siswa-siswi punya kesempatan beramal jariyah untuk melanjutkan proses pembangunan madrasah.

Terakhir, beliau menyampaikan informasi bahwa Libur Hari Raya mulai Senin hari ini (10/5/2021) sampai Kamis (20/5/2021). (Syah)

  • 0
  • Baca: 138 kali

MA Matholi’ul Huda Troso Gelar Ujian Madrasah (UM) 2021 dengan Sistem CBT Berbasis Andorid

Troso, MAMHTROSO.com - MA Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara menggelar ujian madrasah (UM) untuk siswa Kelas 12 Tahun Pelajaran 2020-2021, Senin (22/3/2021) kemarin. Evaluasi akhir ini dilaksanakan selama 7 hari dengan mengujikan 14 mata pelajaran.

Diikuti oleh seluruh siswa kelas 12 yang berjumlah 148 siswa, terdiri dari 59 program IPA dan 89 siswa dari program IPS. Panitia Ujian Madrasah di MA Matholi’ul Huda Troso membagi peserta ujian menjadi 7 ruangan. Sehingga setiap ruangan hanya berisi 20 sampai 25 siswa untuk menjaga jarak antar siswa.

Ujian Madrasah ini dilaksanakan dengan sistem tatap muka di madrasah dengan aplikasi Computer Based Test (CBT) berbasis Android. Jadi siswa cukup membawa Smartphonenya untuk mengerjakan soal-soal ujian ini. Panitia ujian madrasah MA Matholi’ul Huda Troso berinisiatif meminta Master Soal Ujian Madrasah dalam bentuk soft copy dari Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 01 Jepara. Kemudian dilanjutkan proses editing supaya dapat dimasukkan dalam aplikasi CBT. Madrasah juga mengembangkan sitem ujian ini supaya siswa tidak bisa mengakses internet ketika sedang mengerjakan soal. Hal tersebut untuk mencegah siswa berbuat curang.  

Kepala Madrasah, Drs. H. Nur Kholis Syam’un mengambil kebijakan tersebut karena Ujian Madrasah ini harus dilaksanakan dengan baik dengan prinsip kejujuran. Jika siswa mengerjakan secara daring atau dengan sistem lembar jawab kertas di rumah, maka tidak menutup kemungkinan siswa dapat mengerjakannya dengan cara-cara yang tidak jujur, misal menggunakan internet, membuka buku, atau bahkan dikerjakan bersama-sama dengan teman yang lain.

Pasca pelaksanaan Ujian Madrasah ini siswa kelas 12 akan diliburkan selama 1 minggu, kemudian akan mengikuti beberapa ujian praktik. Diantaranya adalah ujian praktik Desain Grafis, Fikih, dan Qur’an. (Syah)

  • 0
  • Baca: 208 kali
Berlangganan RSS feed