Masuk

Pertengahan Bulan Ramadan 1440 H., MA MH Troso Selenggarakan Penilaian Akhir Tahun (PAT) Semester Genap Tahun 2018-2019

Troso, MAMHTROSO.com – MA Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara selenggarakan Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk siswa Kelas X dan XI mulai kemarin, Senin (20/5/2019). PAT atau yang biasanya dikenal dengan istilah Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) ini adalah bentuk evaluasi pembelajaran terakhir yang harus diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI sebelum mereka naik ke jenjang kelas berikutnya. Ada sebanyak 351 siswa sebagai peserta PAT dan terbagi menjadi 11 ruang.

PAT kali ini dilaksanakan selama 8 hari dengan mengujikan 16 mapel untuk kelas X dan XI. Untuk Kelas X mengujikan 5 mapel PAI yaitu Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, SKI, Fikih, dan Bahasa Arab. Kemudian 5 mapel umum yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Sejarah Indonesia, dan PKn. 3 mapel jurusan untuk IPA yaitu biologi, fisika, kimia dan jurusan IPS yaitu Sosiologi, geografi, ekonomi. Dan terakhir 3 mapel peminatan dan lintas minat untuk jurusan IPA yaitu matematika (peminatan), sosiologi dan geografi (lintas minat). Untuk jurusan IPS yaitu sejarah (peminatan), kimia dan biologi (lintas minat).

Sama halnya dengan Ulangan Akhir Semester Gasal, MA Matholi’ul Huda Troso mengikuti soal-soal yang berasal dari Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 01 Jepara. Akan tetapi pada PAT ini KKMA 01 Jepara telah membagikan kisi-kisi soal kepada masing-masing satuan pendidikan. Sehingga dengan kisi-kisi tersebut siswa dapat belajar lebih terarah untuk mempersiapkan diri mengerjakan soal-soal dalam Penilaian Akhir Tahun (PAT).

PAT ini berlangsung tepat pada hari ke-14 puasa bulan Ramadhan 1440 H. Hal ini ternyata sama dengan pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) pada tahun ajaran sebelumnya. Yaitu dilaksanakan bertepatan hari kelima puasa. Meskipun begitu pihak madrasah tetap melaksanakan PAT sesuai dengan jadwal yaitu setiap harinya siswa menghadapi 2 mapel yang diujikan. Pada mapel pertama dimulai pada pukul 08.00 sampai 09.50 WIB dan mapel kedua diujikan mulai pukul 10.20 sampai 11.40 WIB. Setelah itu seluruh siswa mengikuti sholat dzuhur berjama’ah sebelum pulang. Sementara untuk siswa kelas XII tetap masuk seperti biasa untuk mempersiapkan panggung gembira (PG) Tahun 2018.

Disela-sela proses mengerjakan soal PAT, siswa juga diberi kesempatan untuk menyalurkan zakat fitrah. Sebagaimana program OSIS dan madrasah setiap bulan Ramadan selalu menyalurkan zakat fitrah siswa kepada para mustahik atau yang berhak menerimanya. Karena setelah pelaksanaan PAT kali ini langsung masuk pada hari libur akhir bulan Ramadan, sehingga supaya lebih efektif penyaluran zakat fitrah ini dilaksanakan pada saat pelaksanaan PAT. Dan rencananya nanti zakat fitrah ini akan didistribusikan pada tanggal 27 atau 28 Ramadan 1440 H. (Syah)

  • 0
  • Baca: 10 kali

Wahyu Budi Santoso dan Fikri Aida Fitriyah Dilantik Sebagai Pradana Masa Bakti 2019-2020 MA MH Troso

Troso, MAMHTROSO.com – Wahyu Budi Santoso (XI MIA-3) dan Fikri Aida Fitriyah (XI MIA-3) dikukuhkan sebagai Pradana Dewan Ambalan Setia Budi dan Fatmawati Gugus Depan 09.115 – 09.116 MA Matholi’ul Huda Troso Masa Bakti 2019-2020 di Hall Muslimat NU Troso Kidul kemarin, Sabtu (18/5/2019).

Lihat galeri kegiatannya - klik 

Diikuti seluruh siswa-siswi dan Dewan Guru, acara ini dimulai pada pukul 10.30 WIB, karena sebelumnya masih ada beberapa agenda yang harus dilaksanakan. Diantaranya adalah Rapat Wali Kelas terkait dengan penyaluran zakat fitrah, dan juga penataan ruang untuk Penilaian Akhir Tahun (PAT) Semester Genap Tahun 2018-2019.

Sebelum pengukuhan Pengurus Dewan Ambalan yang baru, terlebih dahulu Tsalsa Dyna Sofwatin (XII IPA-3) sebagai pradana putri masa bakti 2018-2019 menyampaikan hasil kerjanya selama setahun. Selain membacakan program bulanan dan tahunan yang telah dilaksanakan, dia juga melaporkan realisasi kerja dari seksi-seksinya. Usai dibacakan laporan tahunan inipun kemudian diserahkan kepada Kamabigus. MA Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un.

Kemudian Wahyu dan Fikri beserta rekan-rekannya yang tergabung sebagai calon Dewan Ambalan terpilih dilantik langsung oleh Kamabigus. MA Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Dengan mengucapkan ulang janji tri satya mereka bersedia dan siap mengemban tugas salama satu tahun kedepannya. Usai dilantik kemudian dilanjutkan dengan penanda-tanganan serah terima jabatan . Mulai dari pradana, kerani, juru uang, seksi giat operasional, seksi tekpram, seksi perlengkapan, seksi passus, dan seksi lingkungan masyarakat.

Moh. Khoiri (XII IPA-1) Pradana Putra sebagai Dewan Ambalan masa bakti 2018-2019 dalam pidatonya menyampaikan permohonan maaf kepada para guru, rekan-rekannya dewan ambalan, dan juga seluruh anggota gerakan pramuka MA Matholi’ul Huda Troso. Karena sebagai pradana ketika memimpin selama satu tahun dirinya tak luput dari kekeliruan atau kekurangan. Kemudian dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya. Dengan haru dia menyampaikan kepada seluruh teman-temannya yang dia sebut dengan “The Legendary People”.    

Menurutnya setelah belajar kepemimpinan dengan menjadi pradana selama satu periode kemarin ternyata banyak sekali pelajaran-pelajaran hidup yang berharga. “Hidup itu ternyata tidak seperti hitungan matematika, atau sesempurna bentuk geometri. Jika dalam hitungan matematika urut mulai dari 1, 2, 3, dst. Akan tetapi dalam hidup kita bisa saja menjadi 1, atau 2. Bahkan bisa saja menjadi min 1 min 2, dst.”, ungkapnya.

Dia juga berpesan kepada pengurus baru agar siap untuk menuju ke dunia antara ada dan tidak ada. Maksudnya adalah dunia yang ada sebuah tanggung jawab dan dunia tidak ada untuk meninggalkan tanggung jawab. Mengutip dari salah satu kata-kata motivator Indonesia Merry Riana, Khoiri mengungkapkan bahwa semua kesuksesan berawal dari proses, “Succes is process”.

Sementara sambutan dari perwakilan Pengurus Dewan Ambalan baru Masa Bakti 2019-2020 diwakili oleh Fikri Aida Fitriyah. Tidak banyak yang disampaikan akan tetapi dia mengaku semuanya butuh proses belajar dan dukungan dari seluruh pihak. Selain menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan madrasah dan teman-teman untuk memberikan amanat kepada dia sebagai pradana periode mendatang. Fikri juga mohon agar nanti didoakan supaya dapat menjalankan tugas dengan baik.

Ka. Mabigus. Drs. H. Nur Kholis Syam’un : We are Muslim Scout

Terakhir sambutan dari Ka. Mabigus MA Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Pertama beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Moh. Khoiri, dkk. pengurus Dewan Ambalan lama masa bakti 2018-2019. Dengan harapan semoga jasa dan jerih payah para pengurus Dewan Ambalan yang sudah melaksanakan tugas selama satu tahun diberikan Allah Pahala yang berlimpah dan juga dapat memberkahi hidupnya.

Beliau juga banyak bercerita tentang perjalanan prestasi pramuka mulai dari berdirinya madrasah, sejak angkatan pertama pada tahun 2003. Terus mengukir prestasi dari tahun ke tahun, dan sudah banyak pengakuan bahwa pramuka di Troso maju. Tidak ada sekolah atau madrasah yang pramukanya dijadikan masuk jam pelajaran selain di MA MH Troso. Ini artinya pramuka di MA MH Troso dianggap penting dan dipentingkan.

Selain pramuka dijadikan sebagai salah satu pendidikan karakter, siswa-siswi MA MH Troso juga diajak untuk menyadari bahwa karakter muslim lebih penting. Maka semboyan dari Kepala Madrasah adalah “We are Muslim Scout” kita adalah pramuka muslim. Dari semboyan tersebut, maka seluruh gerakan dan perilaku harus ditujukan pada identitas muslim yang baik. Untuk menuju kepada karakter tersebut tentu tidak mudah. Pihak madrasah selalu memberikan pembinaan-pembinaan diri, baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Setiap pembinaan tidak boleh hanya diikuti secara lahiriyahnya saja. Manusia itu tidak seperti robot yang tidak dianugrahi akal dan hati nurani. Karena sebetulnya setiap kegiatan pasti ada makna dan filosofi pendidikan yang terkandung di dalamnya. Seperti contoh ketika baris-berbaris siswa tidak boleh hanya sekedar bisa melakukan gerakan-gerakannya, akan tetapi harus paham dengan latihan kedisiplinan, berfikir cepat, kekompakan, kerjasama, dan nilai-nilai pendidikan lain yang ada di latihan baris-berbaris tersebut. Yang semua itu muaranya adalah untuk membentuk siswa-siswi agar memiliki jati diri yang unggul atau memiliki mentalitas-mentalitas pemimpin. Akan tetapi selain itu juga perlu disadari bahwa keseimbangan dalam kehidupan itu sangat penting. Dengan pembinaan-pembinaan diri, siswa dididik untuk memiliki jati diri, serta memiliki kesadaran akan harga diri. Fakta zaman sekarang banyak orang-orang yang kehilangan harga diri, karena orientasi dan tujuan utamanya hanyalah uang dan jabatan. Contoh banyak yang mengaku ustadz tapi sebetulnya dia tidak pantas dipanggil ustadz, hanya karena uang. Banyak di masyarakat, di negara ini seorang ketua, pimpinan, dan pejabat yang sebetulnya tidak layak memimpin akan tetapi dia memaksakan kehendak untuk menjadi pemimpin, semua itu hanya karena jabatan dan uang. Bahkan cara-cara culas dan curang mereka lakukan, ini adalah contoh-contoh sudah hilangnya harga diri pada bangsa ini. Untuk itu dengan pembinaan-pembinaannya siswa-siswi MA MH Troso diajarkan agar memiliki jati diri yang baik, supaya dapat menjaga harga diri.

Dalam dunia pendidikan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan ini ibarat makan nasi lengkap dengan sayur dan lauknya. Dan untuk menuju kepada pendidikan yang baik tentu harus diimbangi antara teori yang diajarkan di dalam kelas, dan juga praktik kegiatan di luar kelas.

Sebelum menutup sambutannya, Drs. H. Nur Kholis Syam’un berpesan kepada seluruh siswa, khususnya  pengurus Dewan Ambalan atau OSIS. Agar setiap selesai melaksanakan pertemuan hendaknya selalu diakhiri doa bersama dengan membaca kafaratul majlis. (Syah)

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ

  • 0
  • Baca: 23 kali

Safina Ketua OSIS Periode 2018-2019 Laporkan Hasil Kerjanya – Fatikha Amalia Dilantik sebagai Penerus Estafet OSIS Periode 2019-2020

Troso, MAMHTROSO.com - Setelah selama satu periode mengemban amanat mulia, OSIS periode 2018-2019 yang dipimpin oleh Safinatun Nikmah (XII IPA-1) melaporkan hasil kerjanya. Acara Laporan Pertanggung-jawaban dan Serah Terima Jabatan Pengurus OSIS periode 2018-2019 ke periode 2019-2020 MA Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara dilaksanakan kemarin, Kamis (16/5/2019).

Lihat galeri kegiatannya – klik tautan berikut

Kepengurusan OSIS lama yang dipimpin oleh Safinatun Nikmah (XII IPA-1) telah purna tugas sehingga diserahkan kepada penggantinya, Fatikha Amalia  (XI IPA-3) dan rekan-rekan. Fatikha terpilih sebagai ketua OSIS melalui proses pemilihan umum pada Sabtu kemarin (11/5/2019).

Acara yang dilangsungkan pada pukul 09.00 WIB di Hall Muslimat NU Troso kidul ini dihadiri oleh seluruh siswa MA Matholi’ul Huda Troso sebanyak 600-an siswa dan dewan guru. Seremoni serah terima jabatan ini dimulai dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban (LPJ) OSIS. Wakil Ketua OSIS periode 2018-2019, Afrizal Malna Isre (XII IPA-1) membacakan seluruh hasil kerja yang telah dilakukan OSIS selama satu periode kepengurusan. Seusai pembacaan LPJ, Kepala MA Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un melantik seluruh pengurus OSIS baru dan memimpin pengucapan janji kesanggupan menjadi pengurus OSIS. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan oleh pengurus lama dan pengurus baru.

Pada acara sambutan, mantan ketua OSIS periode 2018-2019 Safina mengaku pada tahun kemarin usai dilantik menjadi Ketua OSIS merasakan ketakutan, keraguan, dan kekhawatiran akan dirinya sebagai pengemban amanat dari madrasah. Akan tetapi setelah belajar tentang kepemimpinan secara langsung dan juga dukungan dari teman-teman, ia mengaku sangat bangga dengan para rekan-rekannya. Apresiasi yang setinggi-tingginya diungkapkannya untuk seluruh pengurus yang lain. Karena dalam organisasi diibaratkannya sebuah “sapu lidi”. Jika sapu lidi hanya terdiri dari 1 atau 2 lidi saja, maka akan sangat mudah dipatahkan. Akan tetapi jika sapu lidi itu banyak jumlah lidinya dan diikat menjadi satu maka akan sulit untuk dipatahkan. Itulah salah satu filosofi organisasi yang dia bangun bersama teman-temannya untuk membangkitkan kerjasama, menghilangkan keegoisan dan menumbuhkan keberanian untuk kemajuan. Sebagaimana kutipan dari RA. Kartini “Pemberani-pemberani akan menguasai seperempat dari dunia”, ungkapnya.

Kemudian dengan singkat, pemimpin OSIS baru Fatikha Amalia juga menyampaikan sambutannya. Ia mengucapkan terima kasih seluruh siswa, para guru, dan juga Kepala Madrasah atas terpilihnya dan diberikan amanat menjadi ketua OSIS periode 2019-2020. Kemudian dia juga sangat mengharap bantuan rekan-rekannya selama satu tahun kedepan. Meskipun dia sudah menjabat sebagai ketua OSIS tentu tidak mungkin berkerja seorang diri. Dan terakhir Fatikha minta didoakan agar selama kepengurusannya nanti lebih baik dan dapat membawa OSIS lebih maju.

Sambutan terakhir dari Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara. Pertama, beliau menyampaikan terima kasih kepada pengurus OSIS lama. Karena telah membantu madrasah, dan semoga pengalaman belajar kepemimpinan di madrasah dapat memberkahi hidup.

Kemudian beliau bercerita, “ada seorang pendidik, dia tidak marah ketika anaknya mendapat nilai jelek di pelajaran eksak. Akan tetapi dia akan marah ketika melihat anaknya tidak tertib menunggu antrian”.

Dari cerita tersebut tentu orang yang paham tentang pendidikan akan lebih mementikan mental, moral, adab, etika atau akhlak. Berkali-kali beliau menyampaikan akan lebih menghormati siswa yang ketika di kelas biasa-biasa saja, akan tetapi dia mau aktif, mau berkorban, dan mau membantu madrasah. Memang idealnya seorang siswa itu pintar secara akademis, dan juga memiliki mental yang baik. Akan tetapi anak yang seperti itu tidak banyak.

Maka ketika ada sekolah yang membanggakan beberapa siswanya yang dapat menjadi juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Nasional. Akan tetapi itu tidak bisa secara dominan menggambarkan keadaan siswa di sekolah tersebut, maka itu semuanya akan sia-sia dalam pendidikan. Karena selain biaya yang dikeluarkan mahal, namun tidak secara masiv berpengaruh kepada siswa-siswinya. Maka beliau lebih menyukai kegiatan-kegiatan yang sifatnya masiv untuk pendidikan karakter dan mental siswa-siswinya. Sesuai dengan madzhab madrasah yaitu madzhab pergerakan dan kegiatan.

Siswa MA Matholi’ul Huda Troso diajarkan supaya memiliki mental-mental yang baik, bukan mental-mental yang jelek. Akan tetapi ternyata masih ada siswa yang bermental jelek, mereka itu adalah yang tidak mau menghargai temannya, tidak mau membantu madrasah, kegiatan apa saja di madrasah selalu dikomentari negatif, hanya memikirkan dirinya sendiri, tidak mau diingatkan oleh orang lain, hanya mengukur semuanya dari kesenangan dan materi.

“Semuanya harus sadar dan harus berubah, jangan mau jadi orang yang rugi. Karena untuk menjadi manusia yang mulia, maka biasakanlah berperilaku mulia. Jika kalian sudah terbiasa dengan perilaku yang mulia, itulah yang dimaksud pendidikan yang berhasil”, tegasnya.

 Terakhir beliau mengajak seluruh siswa untuk menirukan salah satu kalimat bijak dalam bahasa Arab.

العَبْدُ يُضْرَبُ بِالعَصَا وَالحُرُّ تَكْفِيْهِ بِالإِشَارَةِ

Hamba sahaya itu harus dipukul dengan tongkat, dan orang yang merdeka (bukan budak) cukuplah dengan isyarat.

Dari kalimat itu beliau mengingatkan agar seluruh siswa mau dengan sendirinya bergerak. Tidak usah menunggu dipukul atau diperingatkan guru dengan keras. Karena itu termasuk mental-mental budak. Jika orang yang merdeka, memiliki ilmu pengetahuan, memeliki kesadaran tinggi maka cukup dengan bahasa isyarat saja dia sudah bergerak. (Syah)

  • 0
  • Baca: 33 kali

Pengumuman Kelulusan Sistem Online – Nilai Sikap Menjadi Prioritas dari 3 Syarat Kelulusan Siswa Kelas XII MA MH Troso

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso berikan pengumuman kelulusan siswa Kelas XII dengan sistem online Senin (13/5/2019) pukul 17.00 WIB sore kemarin.

Pengumuman kelulusan dengan sistem online ini sudah dilaksanakan selama 4 tahun ini. Selain lebih cepat dan praktis dengan menggunakan teknologi digital, juga meminimalisir kemungkinan siswa berkumpul dan konvoi di jalan untuk merayakan kelulusan seperti siswa di sekolah-sekolah lain. Siswa kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso dengan mudah bisa mengakses hasil pengumuman kelulusannya dengan akses internet yang dipunyainya bisa melalui android ataupun laptop.

Dengan membuka website resmi MA MH Troso dengan domain www.mamhtroso.com, kemudian pilih pengumuman kelulusan. Untuk mengetahui hasil dari pengumuman kelulusan ini siswa cukup log in dengan username menggunakan nomor induk siswa (NIS) dan password nomor ujian.

Dalam pengumuman kelulusan siswa Kelas XII ini ada 3 kemungkinan yang didapat. Pertama, yaitu dinyatakan lulus secara akademis. Kedua, Belum diumumkan karena belum lunas pembayaran administrasi. Dan ketiga, Belum diumumkan karena pertimbangan kedisiplinan, perilaku, dan sikap.

Dari tiga kemungkinan tersebut Kepala Madrasah beracuan kepada Prosedur Operasional Standar Ujian (POS). Siswa dinyatakan lulus dengan memenuhi 3 syarat. Yaitu menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik, dan lulus UAMBN dan USBN.

Berdasarkan peraturan tersebut di atas, dari 204 orang siswa kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso untuk poin pertama dan ketiga semuanya bisa dinyatakan lulus. Tetapi ada sebanyak 20 siswa yang ditunda kelulusannya karena pertimbangan sikapnya.

Secara akademis seluruh siswa Kelas XII MA Matholi’ul Huda Troso Tahun Pelajaran 2018/2019 dinyatakan lulus. Namun untuk nilai sikap dipertimbangan dari 3 syarat, yaitu Keaktifan selama mengikuti proses pembelajaran selama 3 (tiga) tahun. Etika, baik itu ucapan maupun perilaku sehari-hari di lingkungan madrasah maupun di luar lingkungan madrasah. Kedisiplinan dan keaktifan mengikuti semua agenda madrasah utamanya dalam persiapan sampai dengan pelaksanaan Panggung Gembira siswa Kelas XII.

Bagi siswa yang mendapatkan nilai sikap baik, maka akan dinyatakan lulus. Dan bagi siswa yang mendapat nilai sikap kurang baik, maka kelulusan akademis bisa dicabut kembali sesuai dengan kebijakan madrasah. (Syah)

  • 0
  • Baca: 52 kali

Pekan Ulangan Bersama (PUB) Ke-2 Semester Genap Tahun 2019 Dilaksanakan Pada Bulan Ramadhan 1440 H

Troso, MAMHTROSO.com – Sebelum Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) pada Semester Genap ini Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso selenggarakan Pekan Ulangan Bersama (PUB) ke-2 mulai kemarin, Ahad (12/5/2019). Kedua jenis ulangan ini ternyata dilaksanakan hanya selang 4 hari pada Bulan Ramadhan 1440 H.  

PUB ini adalah salah satu sistem evaluasi belajar di MA Matholi’ul Huda Troso yang dilaksanakan dua kali dalam satu semester. Dengan meniadakan Ulangan Mid Semester, PUB menjadi sistem evaluasi andalan karena soal-soal yang dikeluarkan tepat sasaran sesuai dengan materi yang disampaikan oleh masing-masing guru mengampu.

Ada sebanyak 147 siswa Kelas X dan 205 siswa Kelas XI yang mengikuti PUB kali ini. Sementara untuk siswa Kelas XII tetap masuk sekolah untuk mempersiapkan Panggung Gembira pasca pelaksanaan UAMBN, UN, dan USBN. Seperti biasanya PUB dilaksanakan selama 4 hari dengan mengujikan 16 mapel, setiap harinya siswa menghadapi 4 jenis soal mapel yang berbeda. Untuk kelas X ada sebanyak 5 mapel PAI yaitu aqidah akhlak, sejarah kebudayaan islam, fiqih, Bahasa arab, dan qur’an hadits. Kemudian 5 mapel umum yaitu Bahasa inggris, pkn, Bahasa Indonesia, matematika, sejarah. Dan 3 mapel jurusan IPA yaitu kimia, fisika, biologi. 3 mapel jurusan IPS yaitu geografi, ekonomi, sosiologi. Sementara untuk kelas XI mengujikan 5 mapel PAI, 6 mapel umum, 3 mapel sesuai jurusan ditambah penjaskes, TIK, dan keterampilan grafis.

Sebelum PUB dilaksanakan setiap guru mapel memberikan bank soal setelah pertemuan atau setiap proses belajar mengajar. Sesuai dengan SK dan KD yang diajarkan pada hari itu guru memberikan soal post test tetapi soal tersebut dijadikan soal PUB yang akan datang. Sehingga siswa sudah dapat mempersiapkan matang-matang untuk menghadapi PUB ini.

Bentuk soal yang diujikan pada PUB semuanya soal esay atau uraian yang berjuamlah 5 – 15 soal tergantung tingkat kesulitannya karena waktu yang diberikan untuk mengerjakan hanya 45 menit. Stetapi sebelum itu siswa diberi waktu 20 menit untuk belajar di dalam ruangan. Sampai saat ini bentuk evaluasi belajar ini dirasa lebih efektif di MA Matholi’ul Huda Troso.

Jika pelaksanaan PUB biasanya sampai pukul 12.30 WIB, namun karena kali ini dilaksanakan pada Bulan Puasa maka jadwal dipadatkan dan hanya sampai pukul 12.00 WIB. Setelah itu seluruh siswa sholat dzuhur berjama’ah baru kemudian pulang ke rumah masing-masing. (Syah)

  • 0
  • Baca: 24 kali

Pemilu OSIS dan Pradana MA MH Troso Tahun 2019 - Semua Dimenangkan Oleh Kandidat Nomor Urut 1

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Pecangaan Jepara selenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) Ketua OSIS dan Pradana Putra Putri pagi ini, Sabtu (11/5/2019). Kegiatan ini memang selalu diagendakan setiap menjelang akhir tahun pelajaran, untuk menentukan pengganti kepengurusan OSIS dan Ambalan di MA Matholi’ul Huda Troso.

Galeri kegiatannya - klik disini 

Bertepatan pada Bulan Ramadhan 1440 H, kegiatan pemilu ini tetap dilaksanakan seperti biasanya. Yaitu dengan serangkaian acara mulai dari sambutan dari Kepala Madrasah, kampanye para calon, proses pemilihan, perhitungan suara, pengumuman pemenang, dan pidato kemenangan. Ada 6 calon pemimpin yang dipilih dari pilihan siswa, yaitu Fatikha Amalia (XI MIA-3) dan Ahmad Setiawan (XI IIS-1) sebagai calon Ketua OSIS. Kemudian sebagai calon pradana putra dan putri masing-masing dua yaitu Wahyu Budi Santoso (XI MIA-3), Yusuf Sigit Fauzan (XI MIA-1), Fikri Aida Fitri (XI MIA-3), dan Eva Elviana Novita Sari (XI MIA-1).

Dalam sambutan Kepala Madrasah, Drs. H. Nur Kholis Syam’un menyampaikan bahwa setiap kegiatan yang diagendakan oleh madrasah tujuan untuk pendidikan siswa-siswi supaya menjadi manusia-manusia unggul. “Jangan sampai menjadi manusia yang masuk tapi tidak menggenapkanm keluar tidak mengganjilkan. Mutu hidup kamu harus menjadi manusia unggul, berfikir besar, dan kita mulai dari madrasah”, tandasnya.

Sebagaimana madzhab madrasah adalah pergerakan dan kegiatan, untuk itu beliau menghimbau siswa-siswi agar tanggap dengan apa yang menjadi perannya masing-masing. Manusia yang baik adalah yang dapat memerankan perannya sebagaimana mestinya. Tidak hanya cakap ketika berperan sebagai pemimpin atau tokoh, tetapi juga siap dan cakap ketika berperan menjadi masyarakat biasa. Akan tetapi jangan melupakan bagaimana menjadi masyarakat yang baik yang bermanfaat untuk umat. Cara berfikir manusia terlalu murah jika hanya memikirkan dirinya sendiri. Semuanya harus bersama-sama berperan dalam kemajuan madrasah.
“Jika madrasahmu maju, maka kalian juga mengalami kemajuan. Akan tetapi jika hanya kalian sendiri yang ingin maju, maka madrasah tidak akan mengalami kemajuan”, pungkasnya.

Terakhir beliau mengajak siswa agar serius dalam kegiatan pemilu kali ini. Tidak ada yang main-main dalam proses pemilihan calon pemimpin. Karena ini adalah satu pendidikan siswa tentang hidup berdemokrasi.

Proses pemilihan langsung dilaksanakan setelah masing-masing calon berkampanye dengan teknis halaman madrasah dan ruang kelas sebagai tempat pemungutan suara (TPS). Pemilu kali ini diikuti oleh seluruh siswa yaitu sebanyak 555 orang. Setiap satu siswa mendapatkan 3 lembar surat suara, masing-masing yaitu untuk memilih ketua osis, pradana putra, dan pradana putri. Setelah mencontreng di bilik suara, surat suara dimasukkan ke kotak suara dan terakhir jari ditempelkan ke tinta sebagai tanda sudah menggunakan haknya untuk memilih calon Ketua OSIS dan Pradana Ambalan Setiabudi – Fatmawati.

Kegiatan Pemilu OSIS dan Pradana ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Hasilnya adalah sebagai ketua OSIS terpilih Periode 2019/2020 dari kandidat nomor urut 1 Fatikha Amalia (XI MIA-3) mendapatkan 333 suara. Sementara kandidat nomor urut 2 Ahmad Setiawan (XI IPS-1) mendapat 212 suara. Kemudian untuk pemilihan pradana putra Wahyu Budi Santoso (XI MIA-3) berhasil menang telak dengan perolehan 441 suara sementara Yusuf Sigit Fauzan (XI MIA-1) hanya mendapat perolehan 100 suara. Dan untuk pemilihan pradana putri berhasil dimenangkan oleh Fikri Aida Fitri (XI MIA-3) dengan 412 suara, sebagai lawannya Eva Elviana Novita Sari (XI MIA-1) mendapatkan 132 suara. (Syah)

  • 0
  • Baca: 57 kali

Menggandeng Biro CV. Permata Al Basith, MA MH Troso Selenggarakan Tour ke Malang untuk Siswa-siswi Kelas XII

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso menyelenggarakan tour ke Malang untuk siswa-siswi Kelas XII, Kamis (2/5/2019) kemarin.

Lihat galerinya - klik disini

Tour ini adalah pertama kalinya diselenggarakan oleh madrasah, setelah beberapa tahun kemarin gagal karena terkait dengan siswa dalam penyelenggaraannya. Namun pada tahun ini bekerjasama dengan biro perjalanan CV. Permata Al-Basith, MA Matholi’ul Huda Troso berhasil menyelenggarakan agenda refreshing siswa Kelas XII pasca melakoni serangkaian Ujian Akhir Madrasah.  

Sebanyak 220-an siswa dan guru pendamping mengikuti perjalanan wisata ini mulai Rabu malam hingga Jum’at dini hari. Ada 4 tujuan tour ke Malang ini yaitu Masjid Turen (Ponpes Salafiyah Biharu Bahri Fadlailir Rahmah), Jatim Park 1, Wisata Petik Apel, dan Ziarah ke Makam Gus Dur.

Sebelum pemberangkatan siswa berkumpul di madrasah pada pukul 19.00 WIB. Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah Matholi'ul Huda Troso memberikan pesan kepada seluruh siswa agar tetap menjaga nilai-nilai kesopanan ketika di tempat-tempat yang dikunjungi. Cara berpakaian yang baik, ucapan yang sopan, tetap menjaga perilaku. “Meskipun madrasah kita di kampung, tetapi jangan kampungan”, tandasnya.

Setelah itu kemudian Kepala Madrasah mengajak seluruh kelas XII untuk berdoa bersama, agar diberikan keselamatan selama perjalanan mulai dari berangkat hingga pulang kembali. Dan pada pukul 08.00 WIB seluruh siswa menaikki bus. Ada sebanyak 5 bus yang ditumpangi, dan setiap bus-nya didampingi oleh 2 – 4 guru pendamping.  

Sampai di Masjid Tiban pada pukul 04.30 WIB, seluruh siswa langsung sholat subuh berjama’ah.  Di masjid ini terlihat bangunan masjid berornamen Timur Tengah dengan warna dominan biru dan putih itu memang berada di tengah-tengah pemukiman yang padat. Masjid itu disebut-sebut sebagai Masjid Tiban yang konon pembangunannya dipercaya dibantu dengan pengerahan jin, akan tetapi sebetulnya masjid ini dibangun para santri.

Butuh sekitar 2 jam dari Masjid Tiban ke Jatim Park 1. Sebelum sampai di lokasi seluruh siswa diajak makan bersama di HC Putra Resto dan juga belanja oleh-oleh. Sampai dilokasi terlihat pintu gerbang Jatim Park 1 yang penuh dan sesak. Disana terdapat lebih dari 40 wahana permainan. Siswa-siswi nampak antusias untuk mencoba wahana-wahana yang ada. Mereka mulai berkeliling menaiki Sky Ride, Sky Swing, Superman Coster, 3D Theater, dll. Sampai pukul 14.00 WIB kemudian Biro CV. Permata Al Basith mengajak siswa-siswi untuk menuju ke tempat berikutnya yaitu Kebun Petik Apel. Tidak lama hanya membutuhkan perjalanan sekitar 10 menit siswa-siswi sampai ditempat transit bus dan langsung diangkut dengan mobil-mobil pengangkut sampai di bukit kebun apel. Di kebun ini siswa bebas memetik dan memakan apel sampai puas. Bagi yang ingin membawa pulang untuk oleh-oleh pengelola kebun menyediakan plastik kantong dan ditimbang dengan harga Rp 25.000/kg.

Pukul 17.00 WIB siswa-siswi melanjutkan perjalanan ke tujuan terakhir yaitu ziarah ke Makam KH. Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan Gus Dur di Jombang. Tetapi sebelum sampai di lokasi, siswa-siswi mampir ke Warung Pandansari Khas Malang untuk makan malam.

Sampai di Jombang siswa-siswi langsung menuju ke makam Gus Dur. Ziarah dengan bacaan tahlil dipimpin oleh salah satu guru pendamping, H. Ahmad Harisul Haq, Lc. dan barokah doa dipimpin oleh Ismail, S.Pd.I. (Syah)

  • 0
  • Baca: 94 kali

MA MH Troso Selenggarakan Ajang Kepramukaan - Lomba Keterampilan Penegak (LKP) Ke-8

Troso, MAMHTROSO.com - Pramuka MA Matholi’ul Huda Troso Ambalan Setiabudi dan Fatmawati Gugus Depan 09.115-09.116 selenggarakan ajang kompetisi yang bertajuk Lomba Keterampilan Penegak Ke-8 atau sering disingkat LKP kemarin, Selasa (30/4/2019).

Lihat galeri kegiatannya - klik disini

Ajang kompetisi pramuka di MA Matholi’ul Huda Troso ini biasanya diselenggarakan setiap akhir semester. Akan tetapi pelaksanaan LKP Ke-8 ini lebih awal dikarenakan pada minggu depan sudah memasuki Bulan Ramadhan dan setelah itu juga masih banyak agenda madrasah yang lainnya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso yang terbagi menjadi 17 kelompok pramuka. Yaitu 7 kelompok putra dan 10 kelompok putri.  

Ada enam macam mata lomba yang diadakan pada LKP Ke-8 kali ini. Diantaranya adalah Lomba Keterampilan Baris-berbaris, Lomba Pawarta Jawa, Lomba Melukis Tong Sampah, Lomba Penyuluhan Pendidikan, Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat, dan Lomba Outbond Voli Air.

Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Ka. Mabigus membuka secara langsung acara ini. Dalam amanatnya beliau menyampaikan berulang-ulang kali bahwa madzhab madrasah adalah madzhab pergerakan dan kegiatan. Hal tersebut bertujuan agar siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso menjadi manusia-manusia yang tangguh, memiliki jiwa peduli yang tinggi, mau berkorban untuk masyarakat, dan menjadi manusia-manusia yang bermanfaat bagi umat.

Beliau juga mengungkapkan bahwa seorang siswa sebaiknya tidak hanya menjadi bintang di dalam kelas, akan tetapi juga harus bisa menjadi bintang di luar kelas. Beliau lebih menghargai anak-anak yang biasa-biasa saja di kelas, akan tetapi dia aktif, peduli dengan yang lainnya, mau berjuang dan berkorban untuk madrasahnya. Dari pada siswa hanya pintar di dalam kelas tetapi egois, dan tidak mau berkontribusi kepada madrasah.  

“Ada keberkahan dalam sebuah pergerakan, dan ada keberkahan dalam kebersamaan”, pungkas Ka. Mabigus, Drs. H. Nur Kholis Syam’un dalam amanatnya kemarin. 

LKP ke-8 kali ini cukup berbeda dengan LKP sebelumnya karena banyak lomba yang bersifat non tekpram. Hanya ada 1 lomba tekpram yaitu Lomba Keterampilan Baris-berbaris, namun begitu mengesankan karena setiap kelompok harus mengikutkan setidaknya 16 siswa dalam lomba ini. Proses latihan yang berat dilakoni oleh setiap peserta untuk menjadi yang terbaik dalam ajang lomba ini.

Dari 6 lomba tersebut untuk menentukan perolehan juara umum dengan sistem medali. Pihak panitia juga mempertimbangkan poin setiap lomba sesuai dengan bobot lomba tersebut. Setelah direkap sebagai kelompok tergiat pertama putra diraih oleh Kelompok 3 yang dibimbing oleh Karwadi, S.Ag. Dan sebagai kelompok tergiat 2 dan 3 putra berurutan yaitu kelompok 7 yang dibimbing oleh Muhammad Arsyad dan kelompok 5 yang dibimbing oleh Aditya Purwidya Saksono, S.Pd.

Sementara untuk kelompok putri sebagai kelompok tergiat pertama diraih oleh kelompok 9 yang dibimbing oleh Ainun Nadhifah, S.Pd.Si. sedangkan untuk kelompok tergiat 2 dan 3 putri diraih oleh kelompok 15 yang dibimbing oleh Nur Muzaroh, S.Pd.. dan kelompok 10 yang dibimbing oleh Anik Rosyidah, S.T.

Juana Arya Satya Bakti Nagari, Pemuda dengan hati yang ikhlas siap berbakti untuk negeri. Itulah slogan passus Bhana Satwika yang sering diteriakkan oleh para anggota pramuka MA Matholi’ul Huda Troso pada saat Lomba Keterampilan Baris-berbaris. (Syah)

  • 0
  • Baca: 75 kali
Berlangganan RSS feed