Masuk

MA MH Troso Selenggarakan Pekan Ulangan Bersama (PUB) Ke-2 Semester Gasal 2018-2019

Troso, MAMHTROSO.com – Di Semester Gasal Tahun Pelajaran 2018-2019 ini Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso selenggarakan Pekan Ulangan Bersama (PUB) yang ke-2. Salah satu evaluasi pembelajaran tersebut dimulai hari ini, Ahad (11/11/2018) dan rencananya akan dilaksanakan selama 4 hari ke depan sampai Hari Rabu (14/11/2018).

Diikuti oleh seluruh siswa MA Matholi’ul Huda Troso yaitu sebanyak 60 orang siswa Kelas X MIA, 87 orang siswa Kelas X IIS, 107 orang siswa Kelas XI IPA, 98 orang siswa Kelas XI IPS, 106 orang siswa Kelas XII IPA, dan 99 orang siswa Kelas XII IPS. Total peserta PUB ke-2 Semester Gasal kali ini mencapai 557 orang siswa yang terbagi menjadi 17 ruangan.

Pekan Ulangan Bersama ini adalah salah satu bentuk evaluasi hasil belajar peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaan sebanyak satu atau dua Kompetensi Dasar (KD). Bentuk evaluasi pembelajaran ini seperti halnya ulangan harian akan tetapi terorganisir secara sentral dari madrasah dan dilaksanakan dengan bersamaan sesuai dengan jadwal yang dibuat oleh panitia.

Peserta PUB juga menempati ruangan yang telah disiapkan denah tempat duduk sistem silang dengan kelas yang lain sebagaimana ulangan akhir semester. Cuma perbedaannya adalah soal yang diujikan kepada siswa adalah dari guru yang mengajarnya sendiri. Sehingga soal-soal yang diujikan lebih tepat sasaran sesuai dengan KD yang diajarkan. Soal yang diujikan dalam PUB berjumlah 10 – 15 buah yang semuanya berbentuk uraian dengan durasi waktu mengerjakan sekitar 40 - 50 menit.

Di MA Matholi’ul Huda Troso PUB ini adalah pengganti dari evaluasi konvensional Ulangan Tengah Semester (UTS). PUB sudah sejak lama diadakan di MA Matholi’ul Huda Troso dengan berbagai format dan teknis telah dievaluasi agar dapat berjalan dengan efektif. PUB ini ditetapkan sebagai agenda rutin madrasah dua kali dalam satu semester dengan meniadakan Ulangan Tengah Semester. Meskipun begitu MA MH Troso tetap mengikuti Ulangan Akhir Semester (UAS) dan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) dari Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) dan Kemenag.

Ada sebanyak 16 Mata Pelajaran yang diujikan kepada setiap jurusan dalam PUB kali ini. Mapel Umum yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sejarah, dan PKn. Jurusan IPA yaitu Biologi, Kimia, Fisika, Lintas Minat Sosiologi, Lintas Minat Geografi, dan Matematika Peminatan. Jurusan IPS yaitu Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Lintas Minat Biologi, Lintas Minat Kimia, dan Sejarah Peminatan. Sedangkan untuk XII karena masih menggunakan kurikulum KTSP ditambah dengan Keterampilan Grafis, Penjaskes, dan TIK. (Syah)

  • 0
  • Baca: 20 kali

Berita Duka : Bpk. Slamet Jono Ayahanda Putri Luthfiyatul Mahbubah Tutup Usia

Troso, MAMHTROSO.com - Setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit stroke Slamet Jono ayahanda Putri Luthfiyatul Mahbubah salah satu siswi dari Kelas XII IPA-3 MA Matholi’ul Huda Troso Sabtu kemarin (10/11/2018) pulang ke Rahmatullah. Semasa masih sehat beliau tercatat pernah menjadi salah satu dosen dan juga pengurus di Stienu Jepara. Dan terakhir beliau tercatat sebagai Staf Bag. Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Unisnu Jepara.

Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso juga ikut mengaturkan rasa bela sungkawanya dengan bertakziyah. Sebelum prose pembelajaran dimulai pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB lebih dari 1.200-an orang siswa dan seluruh dewan guru menuju ke rumah duka yang sangat dekat dengan kampus madrasah.

Rombongan takziyah ini dipimpin oleh H. Musthofa Kamal. “Kita doakan semoga almarhum mendapatkan ampunan dan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” kata H. Musthofa Kamal saat memberikan sambutan mewakili rombongan dari MA MH Troso.

Dilanjutkan Tahlil dipimpin oleh Noor Ubaidillah, S.Pd.I. dan doa dipimpin oleh Ahmad Azhari Nasir, S.H.I., M.S.I. (Syah)

  • 0
  • Baca: 17 kali

Program NBA Junior - Coach Calvin Asal Filipina Memberikan Penyuluhan Bola Basket di MA dan MTs. MH Troso

Troso, MAMHTROSO.com – Coach Calvin salah satu perutusan dari NBA Junior kemarin menyambangi kampus MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso, Sabtu (4/11/2018). Kedatangan dari pelatih bola basket asal Filipina ini adalah sebagai bentuk program dari NBA Junior yaitu memberikan penyuluhan, latihan, dan game bola basket yang menyenangkan.

Lihat galeri kegiatannya - klik 

Kedatangan Coach Calvin ke Kabupaten Jepara ini adalah pertama kalinya, setelah dari pagi sudah menyambangi SD dan SMP di Kota Jepara. Dan dilanjutkan ke MA MH Troso pada siang harinya yaitu mulai pukul 12.30 WIB.

Dengan didampingi oleh pelatih bola basket MA Matholi’ul Huda Troso, M. Rosyadi. Bersama dengan 2 pelatih dari SMAN 1 Pecangaan atau volunteer Bola Basket di Kabupten Jepara yaitu Choiril Asror dan Wiwit Subekti. Acara ini diikuti setidaknya ada 90-an siswa sebagai perwakilan siswa-siswi yang memiliki hobi dengan bola basket.

Jr. NBA merupakan program pengembangan usia dini dari NBA, kembali ke Indonesia untuk tahun kelima. Program tahun 2018 telah diperluas yang diperkirakan akan menjangkau lebih dari 12.000 anak laki-laki dan perempuan yang berasal lebih dari 200 sekolah

Program tahun 2018 berjalan sampai bulan Juli yang mencakup serangkaian program School Clinic, Selection Camp dan puncaknya adalah National Training Camp, di mana 8 anak laki-laki dan 8 perempuan akan dipilih sebagai All-Stars Jr. NBA Indonesia 2018. Para pemain yang unggul ini akan menikmati NBA Experience yang unik ke luar negeri bersama dengan Jr. NBA All-Stars dari Negara Asia Tenggara lainnya di akhir tahun ini.

Peserta dilatih mengenai dasar-dasar bola basket dan mempelajari pentingnya nilai inti dari Jr. NBA yaitu Sikap Sportif (Sportsmanship), Kerjasama Tim (Teamwork), Sikap positif (positive Attitude), dan mengharhai sesama (Respect) - (S.T.A.R.). (Syah)

  • 0
  • Baca: 58 kali

Upacara Pengibaran Bendera – Lilik Fatmawati, S.Pd. : Mengambil Hikmah Kehidupan dari Pohon Kurma

Troso, MAMHTROSO.com – Sudah menjadi agenda rutin upacara pengibaran bendera merah putih diselenggarakan pagi ini, Sabtu (3/11/2018). Kali ini yang menjadi petugas upacara adalah perwakilan dari siswa MTs. Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara. Dikomandani oleh Ikrar Fitra Anggito Sunarto dan sebagai pengibar bendera adalah Khurin Aini, Puput Mazia Rosyada, dan Riska Safitri. Semua petugas berasal dari Kelas IX.

Sebagai pembina upacara yaitu Lilik Fatmawati, S.Pd. salah guru pengampu mata pelajaran Biologi di MTs. Matholi’ul Huda Troso. Beliau menyampaikan sedikit amanat kepada seluruh peserta upacara yaitu mengambil hikmah kehidupan dari pohon kurma.

Pohon kurma lazim dijumpai di Timur Tengah. Dengan kondisi tanah yang kering, gersang, tandus dan kerap dihantam badai gurun yang dahsyat, hanya pohon kurma yang bisa bertahan hidup. Jadi bisa dikatakan kalau pohon kurma dianggap sebagai pohon yang tahan banting.

Kekuatan pohon kurma ada di akar-akarnya. Cara menanam biji kurma adalah meletakkanya ke dalam lubang pasir lalu ditutup dgn batu. Tujuan ditutup batu tersebut adalah agar memaksa pohon kurma berjuang untuk tumbuh ke atas. Justru karena pertumbuhan batang mengalami hambatan, dapat membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal. Setelah akarnya menjadi kuat, barulah biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yg menekan diatasnya.

"Ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah." Bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa ?

Sekarang kita tahu mengapa Allah sering kali memberikan tekanan ujian dan cobaan dalam kehidupan manusia. Bukan untuk melemahkan & menghancurkan kita, sebaliknya Allah mengijinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita berakar makin kuat. Tak sekedar bertahan, tapi ada waktunya benih yang sudah mengakar kuat itu akan menjebol "batu masalah" yang selama ini menekan kita. Kita keluar menjadi pemenang kehidupan.

Allah mendesain kita seperti pohon kurma. Sebab itu jadilah tangguh, kuat & tegar menghadapi beratnya kehidupan. Milikilah cara pandang positif bahwa tekanan hidup tak akan pernah bisa melemahkan, justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi pemenang-pemenang kehidupan. (Syah)

  • 0
  • Baca: 37 kali

Apel Pagi – Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Pendidikan yang Berhasil Muaranya adalah lillaahirabbil-Aalamiin

Troso, MAMHTROSO.com – Seluruh civitas akademika MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso mengikuti apel pagi, Sabtu (27/10/2018). Apel pagi ini adalah agenda yang dilaksanakan secara kondisional yang dimaksudkan untuk memberi arahan, motivasi, dan informasi langsung dari Kepala Madrasah kepada suluruh siswa dan para dewan guru.

Setelah bel masuk dibunyikan yaitu pada pukul 06.50 WIB, seluruh siswa yang berjumlah kurang lebih 1.200-an duduk di halaman berbaris mengelompok. Untuk siswa putri berada di sebelah timur dan siswa putra berada di barat halaman madrasah.

Seperti biasa yang memberikan pengarahan pada apel pagi adalah langsung dari Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Beliau banyak menyampaikan beberapa poin penting diantaranya yang paling penting adalah tentang arah hidup manusia sebagai makhluk Allah yang hakikat muaranya adalah Innaa sholaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil-aalamiin, artinya sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk allah, tuhan seluruh alam.

Pertama, beliau mengajak seluruh siswa untuk berdoa bersama. Untuk para orang tua dan seluruh guru, semoga diberikan kesehatan, diberikan kemudahan semua urusannya, dan dilimpahkan rizkinya. Kemudian doa untuk seluruh siswa agar disadarkan dan dibuka pintu hatinya. Dan mendoakan proses pembangunan madrasah diberikan kelancaran, semoga madrasah dilimpahkan rizkinya agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan dengan baik.

Kedua, beliau mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki peran masing-masing, seorang murid harus memerankan perannya sebagai murid, dan guru juga memerankan perannya sebagai guru. Murid berasal dari kata aroda dari wazan af’ala artinya mengehendaki, jadi murid adalah anak yang menghendaki (berkeinginan) untuk mendapatkan ilmu. Kepala madrasah menyampaikan bahwa masih rendahnya keinginan siswa untuk belajar, masih rendahnya keinginan untuk menjadi yang terbaik, padahal murid semestinya memiliki kemauan yang kuat untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat yang dapat memberkahi hidupnya.

“Murid yang sebenarnya adalah murid yang siap untuk dididik, siap untuk di ajar. Semua kegiatan, semua pembelajaran, semua kebijakan madrasah diikuti dengan ikhlas, agar nanti ilmu yang kalian dapatkan dapat memberkahi hidupmu”, tandas Drs. H. Nur Kholis Syam’un.

Ketiga, dengan membaca doa iftitah Innaa sholaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil-aalamiin. artinya sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk allah, tuhan seluruh alam. “jadikan itu menjadi pegangan hidup kalian”, tegas beliau. Hakikat muara kehidupan adalah lillaahirabbil-aalamiin kepada Tuhan. Pendidikan yang sukses adalah pendidikan yang dapat menanamkan pemahaman kepada siswa-siswinya bahwa seluruh hidup ini adalah tujuannya kepada Allah SWT. Meskipun dalam kehidupan dunianya berhasil belum tentu tujuan hakikatnya manusia tercapai.

Keempat, Informasi akan dilaksanakannya Pekan Ulangan Bersama (PUB) yang ke-2 yaitu pada tanggal 11 November 2018. Dan Penilaian Akhir Semester (PAS) Gasal 2018-2019 akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2018. Jadi semestinya siswa mempersiapkan dengan baik ulangan-ulangan tersebut agar dapat berprestasi secara akademis. Karena itu termasuk bahan evaluasi siswa, seberapa jauhkah pemahaman-pemahaman siswa dalam menyerap materi yang disampaikan oleh guru dalam pembelajaran di kelas.

Selain menyampaikan informasi pelaksaan PUB dan PAS, Kepala Madrasah juga mengingatkan agar siswa tidak menunggak dalam pembayaran administrasi madrasah. “Quota data jalan, jajan jalan, dandan-dandan jalan, maka pembayaran SPP, PUB, dan Semesteran juga harus tepat waktu”, tegas beliau. Kemudian tambahan informasi pada saat pengambilan raport nanti sebagai syaratnya harus membayar Rp 60.000,- untuk biaya Lembar Kerja Siswa (LKS) Semester Genap mendatang. Ini jauh lebih ringan dari pada di lembaga-lembaga pendidikan yang lain biasanya berkisar Rp 200.000,- untuk sumbangan yayasan.

Selanjutnya Kepala Madrasah juga mengingatkan agar seluruh siswa menjaga kebersihan lingkungan madrasah terutama kamar mandi. Kejadian septy tank penuh sumbatan ternyata banyak barang-barang yang tidak semestinya dibuang di kloset WC. Alangkah baiknya sampah-sampah itu dimasukkan ke dalam plastik kantong hitam dan dibuang di tempat sampah tidak malah di buang di kloset.

Terakhir, beliau mengajak seluruh civitas akademika MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso untuk membantu dan menjaga nama baik madrasah. Berperan sebagaimana perannya masing-masing dengan baik. Siswa menjadi siswa-siswi yang baik agar tidak ada fitnah yang muncul di masyarakat. Jika ada fitnah maka segera tanyakan dengan yang tahu, dan segera klarifikasi permasalahan tersebut. “Jangan sekali-kali memfitnah madrasah, karena madrasah itu sakral, madrasah itu malati, madrasah ini harus dibela dan harus diperjuangkan”, pungkas beliau. (Syah)

  • 0
  • Baca: 43 kali

Berlangsung Meriah - Pagelaran EVS Tahun 2018 Dibarengi Dengan Peringatan Hari Santri Nasional

Troso, MAMHTROSO.com – Kembali adakan acara ajang kreasi seni dan budaya, MA Matholi’ul Huda gelar Emha Variety Show (EVS) Tahun 2018 sekaligus peringatan Hari Santri Nasional, Senin kemarin (22/10/2018). Berlangsung di halaman madrasah dengan set panggung yang megah EVS kali ini menampilkan 9 kelas yaitu dari 6 kelas XII IPA dan XII IPS ditambah dengan 3 kelas XI IPS. Sementara untuk Kelas X dan XI IPA tidak hanya menonton saja, namun setiap kelas mereka mendirikan bazar makanan dan minuman.

Ehma Variety Show (EVS) ini adalah salah satu agenda rutin yang diselenggarakan oleh pihak madrasah tiap pertengahan semester. Acara yang sudah menjadi tradisi sejak lama ini selain untuk hiburan siswa juga sebagai ajang ekspresi siswa dalam dunia seni dan wirausaha. Kelas yang bertugas untuk menampilkan pagelaran seni tentu mereka secara tidak langsung terdidik untuk menjalin kebersamaan antar teman satu kelasnya, lebih kreatif untuk menyuguhkan sebuah pertunjukan, dan juga mendidik siswa agar menjadi pribadi-pribadi yang bermental kuat berani tampil di depan.

Selain menampilkan kesenian budaya lewat drama dan tari, di EVS semester gasal tahun 2018 ini juga menggelar bazar berbagai jajan makanan dan minuman. Makanan yang dijajakan adalah makanan-makanan ringan yang dapat dikonsumsi oleh seluruh siswa ketika menonton pertunjukan ini. Belum sampai acara selesai seluruh makanan di bazar-bazar ini habis dibeli oleh seluruh civitas akademika Matholi’ul Huda Troso, mulai dari siswa Madrasah Aliyah, siswa Madrasah Tsanawiyah, dan juga bapak dan ibu guru.

Meskipun acara ini bukanlah sebuah event perlombaan antar kelas, tetapi antusias siswa sangat kuat untuk dapat menyuguhkan tampilan yang luar biasa. Tidak jarang siswa-siswi melibatkan para alumni untuk membantu suksesnya tampilan mereka. Mulai dari konsep, editing musik, kostum, dan adegan demi adegan.

Lihat galeri kegiatannya – klik tautan berikut ini

Jalannya Acara :

Sekitar pukul 08.00 WIB acara dibuka oleh Fikri Aida Fitri, Eva Elviana Novita Sari, Aulia Fitriani sebagai pembawa acara. Dilanjutkan dengan Penampilan Paduan Suara dari perwakilan siswi Kelas XI MIA. Ulufiyatur Rahmanita berserta 20 teman yang lainnya menyanyikan lagu “Yalal Waton” sebagai peringatan Hari Santri Nasional. Setelah itu kemudian Nilam Maharani, dkk menampilkan pantun-pantun santri.

Kelas XII IPA-1 sebagai penampil pertama, kali ini mereka menyuguhkan drama komedi yang berjudul Malin Konde. Tokoh utamanya adalah Moh. Khoiri sebagai Malin berhasil membuat penonton tertawa dengan aksi kocaknya. Diangkat dari salah satu kisah legenda yang terkenal Malin Kundang namun banyak adegan-adegan yang diplesetkan. Bahkan pada klimaknya sebelum dikutuk menjadi batu Malin dikutuk Ibunya terlebih dahulu menjadi perempuan yang berkonde, maka itulah penampilan mereka diberi judul Malin Konde.

Kelas XII IPS-3 menampilkan drama tragedi yang berjudul the victim. Muhammad Nur Rokhim sebagai pemeran utamanya diceritakan adalah seorang pemuda yang mengidap penyakit HIV/AIDS akibat dari penyalahgunaan narkoba. Adegan-adegan kenakalan remaja seperti membuli teman, mabuk-mabukan sampai pengkonsumsi dan pengedar narkoba menjadi tontonkan pada penampilan mereka ini. Banyak pelajaran yang dapat diambil dari penampilan mereka, yaitu background keluarga yang baik sangat berpengaruh terhadap pergaulan anak-anaknya.

Kelas XI IPS-3, Dimas Al Habib Efendi, dkk. menampilkan drama kolosal sejarah perjuangan pahlawan Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Dengan judul Pertempuran Surabaya, mereka menceritakan asal usul ditetapkannya tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan. Adegan pidato bung tomo, pertempuran antara pejuang indonesia dengan belanda, kematian jendral Malaby dan deklamasi puisi menjadi suasana haru penampilan kelas ini. Akhir penampilan mereka menyanyikan lagu kebyar-kebyar besama-sama.

Kelas XI IPS-1 menampilkan Drama Kolosal dengan judul Sultan Iskandar Muda. Diawali dengan dagelan lucu antara M. Taufiq, Alaik Habibullah, Ilham Surjoseno. Mereka beradegan sedang belajar tentang sejarah yang menceritakan Sultan Iskandar Muda. Eko Ferdian sebagai tokoh utamanya memimpin pertempuran dengan tentara Belanda. Kapal perang lengkap dengan meriamnya dipertunjukan pada penampilan mereka. Klimak dari cerita ini Sultan Iskandar Muda membunuh dengan memenggal kepala anaknya yang telah terfitnah telah berselingkuh dengan prajuritnya.

Kelas XII IPA-2 mengangkat cerita sejarah tokoh Islam dengan judul The Great Adventure of Ibnu Batutah. Diperankan oleh Agna Boy Mumtaz sebagai Ibnu Batutah, diceritakan bahwa beliau adalah pengembara yang mempelajari kebudayaan islam di seluruh dunia. Mereka mengkreasikan tari-tari dari masing-masing daerah mulai dari Arab, India, China, Afrika, dan Indonesia sebagai aktualisasi kebudayaan bangsa. Namun diakhir cerita Ibnu Batutah sangat rindu dengan istrinya dan kembali ke Arab.

Selanjutnya dari Kelas XII IPS-2 yang menampilkan Drama Komedi dari cerita pewayangan yang berjudul Cinta Suci Rahwana. Sebagai tokoh utamanya adalah Muhammad Ma’arif sebagai Rahwana, Fiqiatul Abadiah sebagai Shinta, Himam Wahyu sebagai Rama, dan Dicky Kurniawan sebagai Laksmana. Cerita ini lucu ketika diawali munculnya 2 narator yaitu Selvin Maulana bergaya Wiro Sableng dan David Maulana sebagai Si Buta dari Goa Hantu. Banyak plesetan-plesetan cerita yang membuat adegan kocak sampai kemudian diakhiri dengan matinya Rahwana dan bertemu dengan pocong yang diperankan oleh Muhyidin Syafil Kahfi.

XII IPS-1 mengangkat cerita fenomenal dari timur tengah yaitu Kisah Aladin Lampu Ajaib. Aladin yang diperankan oleh Shohibul Munir, Yasmin yang diperankan oleh Nikmatul Khomsa, Ja’far diperankan oleh Ahmad Saifuddin dan Jin diperankan oleh Arfian Afriyanto. Cerita ini terasa mengalir dengan intonasi para pengisi suaranya dan juga backsound yang digunakan. Di kemas dengan gaya musical spektakular banyak lagu ala-ala barat disesi opening dan endingnya.

XI IPS-2 dengan Judul EVS Behind The Scene. Dengan judul yang sederhana tetapi dapat membuat para penonton tertawa terbahak-bahak. Aji Suharto sebagai narator berhasil menghidupkan suasana penampilan kelasnya ini. Banyak adegan-adegan lucu yang memperlihatkan karakter-karakter setiap siswa yang ada di kelas. Ada yang rajin, ada yang cerewet, ada yang pendiam, ada yang galak, ada yang suka berjualan, ada yang sebagai aktifis dan ketua kelas. Adegan lucu juga dilanjutkan dengan parodi-parodi perkembangan musik di Indonesia.

XII IPA-3 sebagai penampil terakhir juga tidak kalah serunya. Mereka mengangkat tema tragedi dengan judul Catatan Terakhir Untuk Ayah. Syafrizal Malna Isre sebagai pemeran utamanya yang bernama Aldo, Dia adalah seorang siswa yang berprestasi namun sejak kecil sudah ditinggalkan oleh ayahnya. Ketika di sekolah Aldo dekat dengan Siti Muzaroah yaitu anak dari Arofiqul seorang konglomerat. Tidak terima anaknya dekat dengan anak miskin, Arofiqul sampai tega membunuh Aldo. Padahal dalam cerita tersebut Aldo juga diketahui adalah anak dari Arofiqul.

Acara Emha Variety Show (EVS) ini selesai pada pukul 13.30 WIB. Siswa langsung menuju ke Kelas masing-masing untuk absen, dan pulang ke rumah masing-masing. Pada semester genap nanti juga rencana akan dilaksanakan EVS untuk Kelas X dan XI IPA. (Syah)

  • 0
  • Baca: 205 kali

Upacara Pengibaran Bendera – Fitri Rahmawati, S.Ag. : Jadilah Pelajar yang Memiliki 6 Sifat Ideal

Troso, MAMHTROSO.com - Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso selenggarakan Upacara pengibaran Bendera, Sabtu kemarin (20/10/2018).

Diikuti oleh seluruh civitas akademika MTs. dan MA Matholi’ul Huda Troso sebanyak 1.200-an orang. Bertempat di halaman MTs. Matholi’ul Huda Troso dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB.

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih ini ditugaskan kepada siswa Kelas XI MA Matholi’ul Huda Troso yang dipimpin oleh Eva Elviana Novita Sari (XI MIA-1). 3 petugas pemimpin pasukan yaitu Soya Angga Arifin Nuha (XI MIA-2), Dimas Al Habib Efendi (XI IIS-3), dan Ahmad Setiawan (XI IIS-1). Sebagai pembawa acara oleh Vina Ramandhani (XI MIA-1), Pembaca Pembukaan UUD 1945 oleh Fatikha Amalia (XI MIA-3), dan Pembaca doa oleh Siti Maesaroh (XI MIA-2).

Sementara untuk pasukan pengibar bendera menggunakan formasi 9 anggota. Yaitu sebagai pembawa bendera yaitu Ulufiatur Rahmanita (XI MIA-2), didampingi oleh 2 petugas pengerek dan pembentang bendera yaitu Indah Wahyu Laili Shofiani (XI MIA-3) dan Linda Wahyu Laila Shofiana (XI MIA-3). Dan ada 6 pasukan pendamping yaitu M. Mughni Labib, M. Syarif Hidayat, Fikri Aida Fitriyah, Gilang Agil Syafrizal, Wahyu Budi Santoso, dan M. Wahyudi.

Amanat pembina upacara, Fitri Rahmawati, S.Ag. sebagai salah satu guru di MTs. Matholi’ul Huda Troso menyampaikan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh pelajar yang ideal.

Yang pertama creative seorang siswa harus memiliki kreatifitas yang tinggi jika ingin maju. Kalian sebagai siswa harus memiliki kreatifitas yang tinggi jika ingin maju. jangan hanya ingin disuapi oleh guru saja dalam belajar. Kalian bisa menambah ilmu dengan kekreatifan kalian.

Yang kedua adalah attentive atau perhatian. Dengan perhatian yang terpusat ketika guru sedang mengajar, maka pikiran kalian pun sepenuhnya akan terfokus. Biasanya jika kalian memperhatikan guru maka materi pelajaran akan terserap oleh otak, sehingga ingatan kalian lebih lama terhadap pelajaran.

Ketiga adalah talk active atau aktif berbicara. Kalian belum bisa dikatakan pintar kalau kalian tidak terbiasa aktif berbicara. Aktif disini adalah ketika ada materi yang kurang di mengerti maka biasakan berani mengajukan pertanyaan dan sebaliknya jika guru mengajukan pertanyaan maka kalian harus sigap menjawab pertanyaan, jadi di dalam kelas ada interaksi antara guru dan siswa, sehingga suasana kelas menjadi hidup.

Sifat yang keempat adalah disipline. Kesuksesan seseorang tergantung kepada kedisiplinnannya. Begitupun kalian, jika ingin sukses biasakan berdisiplin.

Sifat kelima adalah obidient atau kepatuhan . Kalian harus selalu mematuhi semua peraturan yang berlaku , baik peraturan yang ada di sekolah kalian maupun peraturan-peraturan lainnya .

Sifat keenam adalah good atau sifat baik. Sebagai pelajar kalian dituntut untuk bersikap baik . Contohnya selalu berbicara sopan dan lemah lembut, jangan dibiasakan melontarkan kata-kata yang tidak baik. Sikap baik lainnya adalah selalu bersikap jujur dan rendah hati ,dan masih banyak lagi. (Syah)

  • 0
  • Baca: 57 kali

YPI Matholi’ul Huda Troso Berduka : K. Ismail Khayat Tutup Usia

Troso, MAMHTROSO.com - Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Matholi'ul Huda Troso berduka atas wafatnya K. Ismail Khayat. Beliau adalah guru senior yang juga termasuk salah satu founding fathers berdirinya MTs. Matholi'ul Huda Troso pada tahun 1996 dan berdirinya MA Matholi’ul Huda Troso pada tahun 2003. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Kartini Jepara pada hari Senin kemarin sore (15/10/2018).

Lihat galeri kegiatannya - klik disini 

Beliau meninggal di usia 76 tahun karena sakit dan sempat menjalani perawatan intensif selama 3 hari di Rumah Sakit Umum Kartini Jepara. Jenazah almarhum dikebumikan pada pagi hari ini sekitar pukul 09.00 WIB di tempat pemakaman umum.

Dipagi duka ini seluruh siswa dan dewan guru MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso yang berjumlah kurang lebih 1.200-an orang melaksanakan takziyah. Dengan membentuk barisan memanjang seluruh siswa berjalan kaki menuju ke kediaman beliau yang tidak jauh dari madrasah.

Rombongan takziyah ini dipimpin langsung oleh Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso.

“Beliau sudah bersama kita sejak awal berdirinya Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso sejak pada tahun 1996. Beliau juga bersama kita ketika sejak mendirikan Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso yaitu pada tahun 2003 silam. Hingga pada ahirnya beliau sudah mulai sakit dalam mengundurkan diri dari madrasah, tetapi sejatinya ruh beliau masih bersama kita”, ungkap Drs. H. Nur Kholis Syam’un.

Seluruh warga Matholi’ul Huda Troso mendoakan semoga semua amal kebaikan beliau diterima oleh Allah SWT. Jika beliau pernah melakukan kesalahan semoga mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Semoga beliau mendapatkan kenikmatan di alam makbaroh alam barzah, menunggu sampai hari kiamat nanti.

Drs. H. Nur Kholis Syam’un juga mengingatkan untuk semua yang masih hidup, setiap saat pasti banyak yang mendengar siaran orang meninggal dunia silih berganti. Itu semua harus dijadikan ibrah, bahwa kehidupan di dunia ini tidaklah lama. Dunia itu hanya sebagai ladang amal manusia, yang semuanya nanti pasti akan menyusul ke alam sana. “Semoga kita tersadarkan, bertambah taat kepada Allah, bertambah ibadahnya, dan semoga kita semua suatu saat nanti meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. Dan untuk keluarga semoga diberikan kesabaran dan keihlasan yang tinggi”, pungkasnya.

Dilanjutkan tahlil dipimpin oleh Noor Ubaidillah, S.Pd.I. dan barokah doa dipimpin oleh H. Ahmad Harisul Haq, Lc. Sebelum berpamitan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Matholi’ul Huda Troso juga menyerahkan bantuan sebagai rasa bela sungkawa yang simbolis diberikan oleh Moh. Syakur kepada Mustain Nawawi. (Syah)

  • 0
  • Baca: 85 kali
Berlangganan RSS feed