Masuk

Memadati Halaman Madrasah Intrakurikuler Pramuka MA MH Troso Adakan Latihan Baris Bertongkat

Troso, MAMHTROSO.com – Gerakan Pramuka MA Matholi’ul Huda Troso Ambalan Setiabudi dan Fatmawati Gugus Depan 09.115-09.116 adakan latihan rutin siang ini, Selasa (16/1/2018).

Karena gerakan pramuka di MA Matholi’ul Huda Troso termasuk kegiatan intrakurikuler, maka latihan ini diikuti oleh seluruh siswa yaitu sebanyak 650-an orang siswa. Yang terbagi menjadi 18 kelompok, 10 kelompok putra dan 8 kelompok putri. Setiap hari selasa pada jam ke-7 dan ke-8 seluruh siswa langsung bergerak ke ruang kelompoknya masing-masing untuk absensi dan langsung dilanjutkan latihan bersama di luar ruangan. Hal ini membuat halaman depan dan halaman belakang madrasah padat untuk siswa-siswi berlatih.

Setelah pada minggu kemarin seluruh anggota diajak bermain bersama dengan kegiatan outbond, pada latihan minggu kedua ini seluruh anggota diberikan keterampilan baris-berbaris dengan tongkat. Baris-berbaris dengan tongkat ini pada dasarnya sama dengan baris-berbaris biasa. Akan tetapi dengan tambahan tongkat pramuka setiap gerakannya juga harus ditambah untuk memposisikan tongkat yang benar. Tetapi tujuan latihan ini tetap sama dengan baris-berbaris biasa yaitu untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, kecepatan berfikir, dan juga melatih fisik agar lebih kuat.

Materi-materi latihan ini diberikan kepada seluruh anggota selain untuk menambah keterampilan juga untuk mempersiapkan Lomba Keterampilan Penegak (LKP) ke-6 pada akhir semester genap nanti. Kalau biasanya diadakan lomba baris-berbaris tanpa tongkat, pada LKP ke-6 nanti rencananya salah satu lombanya adalah baris-berbaris dengan tongkat. (Syah)

  • 0
  • Baca: 6 kali

Upacara Pengibaran Bendera - Noor Ubaidillah, S.Pd.I. : Semua Perwujudan Sikap Baik adalah Sebuah Ibadah

Troso, MAMHTROSO.com – MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso adakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih pagi ini, Sabtu (13/1/2018).

Upacara pengibaran bendera ini adalah salah satu bentuk kegiatan untuk memupuk sikap patrotisme atau rasa cinta tanah air. Selain itu dengan upacara pengibaran bendera juga untuk melatih sikap disiplin siswa. Karena dengan upacara seluruh peserta harus berdiri dengan sikap sempurna setidaknya hampir satu jam mulai jam 7 sampai jam 8 WIB.

Siswa perwakilan kelas XII yang dipimpin oleh Muhammad Rizki Maulan Fatah (XII IPS-2) berhasil bertugas dengan baik. Mulai dari Pembawa Acara yang yang ditugaskan kepada Kharirotus Su’adah (XII IPA-1), Pembaca Pembukaan UUD 1945 yang ditugaskan kepada Hena Haati Auniyah (XII IPA-1), Pembaca Doa yang ditugaskan kepada Rinfaati Dewi (XII IPA-2), para pemimpin pleton, dan pasukan pengibar bendera yang dipimpin oleh Nailis Sa’adah (XII IPA-2) semuanya dapat berjalan dengan lancar.

Noor Ubaidillah, S.Pd.I., Kepala Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso kali ini berkesempatan menjadi Pembina Upacara. Beliau menyampaikan Amanatnya kepada suluru siswa tentang Arti Ibadah. Ibadah itu tidak hanya sebatas ritual kewajiban antara manusia dengan Tuhannya. Tetapi ibadah adalah sebuah kesungguhan yang lakukan oleh seorang hamba kepada Tuhannya dalam segala amalan.

“Percuma jika kalian dzikir semalam, rutin sholat hajat, ziarah kemana-mana tetapi tidak pernah mementingkan kewajiban belajar (tholabul ilmi) dan selalu melanggar tata tertib madrasah, karena ibadah itu seharusnya sesuai dengan porsi dan perannya masing-masing”, ungkap beliau.

Ibadah mahdah menurutnya adalah sebuah ritual antara seorang hamba dengan Tuhannya yang outputnya adalah pengaplikasian sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks sebagai siswa yang berkewajiban belajar berarti apapun yang dilakukan siswa mulai dari rumah sampai di madrasah jika memang niatnya adalah tholabul ilmi maka semuanya dapat dikatakan ibadah.

Contoh ibadah yang sunnah, beliau menyampaikan percuma jika seseorang shodaqoh dengan nominal yang besar tetapi ketika melihat sampah tidak mau memungutnya, merusak atau mengotori fasilitas-fasilitas umum apalagi di lingkungan madrasah. Karena dalam Islam selalu diajarkan hidup bersih, annadhofatu minal iman kebersihan itu sebagian dari iman. (Syah)

  • 0
  • Baca: 19 kali

Semangat Baru dari Warna Baru Gedung Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara

Troso, MAMHTROSO.com – Usai merampungkan pembangunan Lapangan Olah Raga (LOR), gedung 3 lantai MA Matholi’ul Huda Troso akhirnya turut menjadi sasaran renovasi.

Renovasi ini tidak bersifat total secara keseluruhan bagian gedung, tetapi pagar teras di lantai 2 dan 3 ditinggikan dengan dibentuk supaya lebih indah. Tidak itu saja MA Matholi’ul Huda Troso juga melakukan pengecatan ulang semua dinding depannya. Pengecatan ini memberikan warna baru untuk gedungnya dengan warna dominan krem dan kuning. Warna ini dirasa lebih terang dan segar setelah hampir 10 tahun sebelumnya berwarna hijau tua dan hijau muda.

Dengan warna baru ini diharapkan ada semangat baru untuk seluruh civitas akademika MA Matholi’ul Huda Troso sehingga semuanya siap untuk belajar, berkegiatan, dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilannya untuk kemajuan madrasah dalam membangun karakter siswa-siswinya demi ummat.

Renovasi dan pengecatan ini dilakukan untuk ketiga gedung di MA Matholi’ul Huda Troso. Yaitu gedung Utama 3 lantai yang terdapat 30 lokal baik kelas maupun fasilitas lainnya. Kemudian Gedung Labaratorium Komputer 3 lantai di sebelah Barat dan Gedung Perpustakaan 3 lantai di sebelah selatan. Proses renovasi ini berlangsung kurang lebih satu setengah bulan dan selesai pada pertengahan Desember 2017 kemarin.

Lihat galerinya - klik disini

Sementara untuk pengecatan pintu dan jendela madrasah melibatkan gotong royong siswa pada Hari Senin kemarin (8/1/2017) pada jam Morning Fun. (Syah)

  • 0
  • Baca: 43 kali

Muhadharah Menjadi Mata Pelajaran untuk Melatih Keterampilan Berbicara di MA MH Troso Sejak Dulu Hingga Sekarang

Troso, MAMHTROSO.com – Untuk memperkuat mental dan menambah keterampilan berbicara siswa-siswinya, MA Matholi’ul Huda Troso tetap melaksanakan mata pelajaran Muhadharah sejak awal berdirinya dari tahun 2003 hingga sekarang tahun 2017.

Muhadharah adalah salah satu pelajaran yang dibuat menjadi majelis penyampaian ilmu dari siswa kepada siswa lainnya, atau sering disebut dengan khitobah (latihan berpidato). Latihan pidato di MA Matholi’ul Huda Troso ini dilaksanakan dengan dua Bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa dengan sistem bergantian setiap minggunya. Dilaksanakan setiap seminggu sekali pada Hari Rabu jam ke-9 dan ke-10.

Tujuan dilaksanakannya Muhadharah ini tentu untuk melatih siswa-siswi agar memiliki mental yang kuat untuk berbicara dengan baik di depan khalayak ramai. Sehingga nantinya tidak canggung lagi memimpin dan menyalurkan ilmu-ilmunya di tengah-tengah masyarakat. Banyak sekali manfaat yang dirasakan oleh para lulusan MA Matholi’ul Huda Troso dengan adanya Pelajaran Muhadharah ini. Mereka akan terlihat menonjol dengan kemampuan berbicaranya ketika sudah melanjutkan ke jenjang-jenjang berikutnya.

Di dalam Muhadharah ini pembagian kelasnya-pun dibuat berbeda dengan kelas regular setiap harinya. Karena untuk pembagian kelompoknya sesuai dengan jenis kelamin dan tingkatan kelasnya. Sehingga setiap satu kelompok beranggotakan laki-laki semua atau perempuan semua dan terdapat dari siswa kelas X sampai kelas XII. Dengan cara ini siswa kelas XII dan XI dapat memberikan contoh kepada siswa kelas X, atau sebaliknya.

Tidak hanya tingkatan Madrasah Aliyah, pelajaran ini juga sudah dimulai sejak usia dini yaitu tingkatan Madrasah Tsanawiyah Kelas VII. Sehingga secara berkesinambungan siswa akan terpupuk mentalnya dalam keterampilan berpidato. Tercatat ada 18 kelompok Muhadharah di MA MH Troso dan 16 kelompok Muhadharah di MTs. MH Troso Pecangaan Jepara.

Setiap kelompok Muhadharah beranggotakan sekitar 30 – 40 orang siswa yang dibimbing oleh satu guru. Setiap minggunya siswa yang bertugas menjadi Orator atau Penanggap harus mengumpulkan teks pidato terlebih dahulu kepada guru pembibing. Dengan teks pidato itu pembimbing akan mengoreksi dan memberikan saran-saran kepada anak didik supaya dapat tampil baik.

Selain Orator dan Penanggap dalam Pelajaran Muhadharah ini juga terdapat petugas-petugas lainnya sesuai dengan Susunan Acara yang telah disepakati dari pihak madrasah. Yaitu Pembawa Acara, Petugas Qiroatul Qur’an berikut Sari Tilawahnya, dan juga Petugas yang melantunkan Sholawat Nabi. Sehingga selain melatih keterampilan berpidato siswa-siswi MA MH Troso juga dapat melatih keterampilannya ketika menjadi pembawa acara, membacakan Ayat Suci Al Qur’an dan juga melantunkan sholawat Nabi. Setiap selesai tampilan masing-masing petugas biasanya guru pembimbing akan memberikan evalusi sehingga untuk kedepannya siswa akan mengalami perkembangan dalam perpidato. (Syah)

  • 0
  • Baca: 37 kali

Pembuka Intrakurikuler Pramuka Semester Genap MA MH Troso dengan Permainan Sederhana yang Menyenangkan

Troso, MAMHTROSO.com – Dewan Ambalan Setiabudi – Fatmawati Gugus Depan 09.115-09.116 MA Matholi’ul Huda Troso mengawali kegiatan intrakurikuler Pramuka dengan permainan sederhana yang menyenangkan, Selasa (9/1/2018) siang ini.

Kegiatan kepramukaan merupakan salah satu kegiatan yang diintrakan di MA Matholi’ul Huda Troso. Selain untuk melatih keterampilan dan mental siswa-siswinya dengan kegiatan pramuka siswa-siswi dapat mengikuti kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Karena dominan kegiatannya dilaksanakan di luar kelas dan sering diadakan kegiatan-kegiatan outbond yang menarik. Hal ini bertujuan agar siswa dapat media hiburan yang mendidik sebagai penyegaran atau refreshing setelah belajar di dalam kelas.

Sebagai pembuka kegiatan kepramukaan di Semester Genap ini Dewan Ambalan mengagendakan outbond atau permainan untuk seluruh anggota pramuka di MA Matholi’ul Huda Troso. Permainan yang mereka laksanakan cukup sederhana tetapi tetap dapat membuat keceriaan ketika memainkannya.

Ada 3 permainannya, yaitu makan roti dari dahi, satu hati, iya tidak. Pertama, makan roti dari dahi setiap sangga harus mengirimkan perwakilannya untuk bertanding dengan sangga yang lain. Satu anggota ini kemudian duduk di kursi dan posisi kepala menghadap ke atas. Di dahinya diletakkan sebuah roti kering. Tanpa bantuan tangan, hanya mengandalkan gerakan wajah saja roti dari dahi tersebut harus bisa bergerak sampai di mulut dan akhirnya termakan.

Permainan kedua, satu hati. Permainan ini menguji kekompakan masing-masing sangga. Karena dengan satu kata soal yang disampaikan oleh dewan ambalan, seluruh anggota sangga secara spontan harus diperagakan dengan gerakan yang sama. Jika seluruh anggota sangga kompak memperagakan dengan gerakan yang sama itulah sangga yang memenangkan permainan. Jika ada salah satu anggota sangga saja yang gerakannya berbeda maka sangga tersebut dianggap gagal.

Permainan ketiga, Iya tidak. Permainan ini menguji cara berfikir anggota dengan menebak satu kata yang telah dituliskan dipapan kecil yang diletakkan di atas kepalanya. Dan teman yang ada didepannya hanya boleh menjawab dengan tiga kata, tidak, bisa jadi, dan iya. Anggota yang menjawab memang harus kreatif mengarahkan kata-kata kepada soal yang ada di atas kepalanya. Keseruan itu terjadi manakala anggota yang menjawab menebak dengan kata-kata yang tidak masuk akal karena kecepatan pengucapan.

Sesi permainan ini berakhir ketika jam ke-8 sudah habis yaitu pada pukul 13.30 WIB. Seluruh anggota pramuka atau siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso harus kembali ke ruangan masing-masing untuk absensi dan berdoa selesai belajar. (Syah)

  • 0
  • Baca: 29 kali

Apel Pagi Penyerahan Tropi GKP dan GWC - Drs. H. Nur Kholis Syam’un : Ilmu Adalah Sesuatu yang Suci, Raihlah dengan Cara yang Suci

Troso, MAMHTROSO.com – Masuk perdana pasca libur semester gasal Tahun Pelajaran 2017-2018 MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso adakan apel pagi, Rabu (3/1/2018).

Lihat geleri kegiatannya - klik disini

Apel pagi biasanya digunakan oleh Kepala Madrasah untuk menyampaikan berbagai macam informasi kemadrasahan kepada seluruh civitas akademika MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso. Selain berbagai macam informasi Kepala Madrasah juga memberikan ceramah rohani dan motivasi tentang kehidupan. Hal ini bertujuan agar jiwa siswa-siswinya tertanam karakter-karakter baik dan memiliki cara berfikir yang progresif, dinamis, toleran, tidak egois, dan yang penting berakhlakul karimah.  

Nilai manusia tergantung pada akhlak, jasa, dan pengorbanannya. Setiap guru yang mengajar tidak boleh berorientasi hanya pada uang tetapi harus diniatkan untuk mendidik siswa-siswi dengan ikhlas. Ikhlas bukan berarti tanpa imbalan, tetapi ikhlas adalah berjuang, berkorban, dan berjasa tujuan utamanya tidak hanya sekedar insentif atau honor. Seorang guru yang setiap bulannya mendapatkan honor atau insentif itu bukanlah tujuan utamanya. Akan tetapi itu adalah implikasi dari hasil perjuangan dan usahanya untuk mendidik siswa-siswinya.

Orang yang berharga itu tidak akan minta sesuatu, tetapi akan memberikan sesuatu. Seorang siswa yang berjuang membesarkan nama baik madrasah, namanya akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan madrasah. Mereka bergerak tidak untuk memperoleh suatu materi, tetapi kesempatan untuk melatih keterampilan, menambah pengalaman, memperkuat mental itulah tujuan dari pendidikan. Jangan sampai siswa-siswi terkesan dengan bangunan gedung menjulang, tetapi terkesanlah dengan orang-orang yang selalu aktif mengisi madrasah dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Gedung bagaikan tubuh, dan penghuninya bagaikan jiwa atau ruh dari berdirinya suatu madrasah.

Dalam waktu dekat, madrasah akan mengupayakan sholat dzuhur berjama’ah. Dengan siapnya keran-keran air di sepanjang halaman dan teras, akan segera dilaksanakan simulasi sholat dzuhur berjama’ah tersebut. Ruang kelas dan teras harus dalam keadaan suci dan bersih. Siswa tetap memakai sepatu dari rumah, tetapi ketika masuk kelas harus melepas sepatunya. Karena ilmu itu suci maka harus didapatkan dengan cara-cara suci.

Selain itu juga nantinya setiap kelas akan diberikan kesempatan untuk mengecat jendela dan pintunya masing-masing agar lebih indah. Karena dinding-dinding luar kelas sudah dicat ulang oleh madrasah dengan suasana yang baru dan lebih terang.

Setelah usai libur semester gasal siswa-siswi agar segera mengumpulkan buku raport kepada wali kelas. Selain itu juga nanti akan ada pemanggilan beberapa siswa yang selama liburan melanggar peraturan, seperti mengecat rambut, pacaran, dll.

Usai ceramah dari Kepala Madrasah, dilanjutkan penyerahan tropi hasil kegiatan Gelar Keterampilan Penggalang kontingen MTs. Matholi’ul Huda Troso yang meraih 2 tropi yaitu Juara Harapan 1 Keterampilan Baris-berbaris Tongkat Putra dan Juara Harapan 2 Keterampilan Baris-berbaris Tongkat Putri. Dilanjutkan penyerahan tropi hasil kegiatan Gladi Widya Cakra Baswara II Kwartic Cabang Jepara yang berhasil menjadi juara umum putra dan putri dengan raihan 19 tropi.  

Pada pagi hari ini juga telah diadakan jalan sehat bersama, seluruh siswa-siswi MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso berjalan kurang lebih 3 km start dari madrasah ke arah utara menuju SD 03 Troso. Ke barat sampai dukuh Mbelik dan kembali lagi ke madrasah lewat jalur selatan. Jalan sehat ini bertujuan untuk pemanasan siswa-siswi setelah libur panjang agar keesokan harinya siap mengikuti proses belajar mengajar (PBM). (Syah)

Galeri kegiatan Jalan Sehat - klik disini

  • 0
  • Baca: 66 kali

Kontingen MA MH Troso Pertahankan Gelar Juara Umum Putra dan Putri di Ajang Kepramukaan Gladi Widya Cakra Baswara ke-2

Troso, MAMHTROSO.com – Gerakan Pramuka Gugus Depan 09.115-09.116 MA Matholi’ul Huda Troso kembali catatkan prestasi gemilang. Kali ini kontingen MA Matholi’ul Huda Troso dapat mempertahankan kembali gelarnya sebagai juara umum sangga putra dan putri di Gladi Widya Cakra Baswara Ke-2 Kwartir Cabang Jepara. Ajang kepramukaan ini diadakan di Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara selama 4 hari sejak hari Rabu (27/12/2017) sampai Sabtu (30/12/2017) kemarin.

Lihat galeri kegiatannya - klik disini

Dengan menjadi juara umum di Gladi Widya tingkat Cabang, maka kontingen MA Matholi’ul Huda Troso yang dipimpin oleh Fima Kurnia Robbi dan Muthik Hanim Mufallahah berhak mewakili Kwartir Cabang Jepara pada ajang Gladi Widya Cakra Adi Birawa Ke-3 Kwartir Daerah Jawa Tengah yang rencananya akan dilaksanakan pada Bulan Agustus Tahun 2018 mendatang.

Masing-masing kontingen diwakili oleh 8 anggota putra dan 8 anggota putri. Anggota dari Sangga Putra adalah Zunalia Akhmad (XII IPA-1), Akbar Yudha Farohit (XII IPA-3), Fima Kurnia Robbi (XI IPA-2), Moh. Khoiri (XI IPA-2), Ahmad Aris (XI IPA-2), Afrizal Malna Isre (XI IPA-1), Yusuf Sigit Fauzan (X MIA-2), dan Wahyu Budi Santoso (X MIA-1). Untuk sangga putri adalah Muthik Hanim Mufallahah (XII IPA-3), Siti Muzaroah (XI IPA-3), Tsalsa Dyna Shofwatin (XI IPA-1), Nikmatul Jannah (XI IPA-1), Safinatun Ni’mah (XI IPA-2), Linda Wahyu Laila Shofiana (X MIA-2), Indah Wahyu Laili Shofiani ( X MIA-2) dan Fikri Aida Fitriyah (X MIA-3).

Ke-16  anak ini terpilih sebagai kontingen MA Matholi’ul Huda Troso pada Kegiatan Gladi Widya Cakra Baswara Ke-2. Mereka berlatih dengan sangat keras kurang lebih 2 bulan terakhir ini. Dengan banyaknya agenda madrasah mulai dari Penilaian Akhir Semester (PAS), Lomba Keterampilan Penegak (LKP), sampai Class Meeting, mereka masih menyempatkan diri untuk berlatih. Sampai pada hari libur semester gasal, mereka masih tetap bersemangat latihan untuk mempersiapkan diri. Usaha keras mereka pun akhirnya membuahkan hasil yang tidak mengecewekan. Yaitu dengan berhasil membawa pulang kembali Piala Bergilir Gladi Widya Cakra Baswara baik Sangga Putra dan Putri ke markas besar mereka di MA Matholi’ul Huda Troso.  

Kegiatan Gladi Widya Cakra Baswara Ke-2 ini memang disengaja untuk mempersiapkan Kegiatan Gladi Widya Cakra Adi Birawa ke-3 Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah. Untuk itu semua bentuk kegiatannya disamakan dengan kegiatan-kegiatan yang sudah pasti dilaksanakan pada Gladi Widya Cakra Adi Birawa Ke-3 nanti. Selain ada giat umum seperti Upacara, Apel, Kurve, PAM, dll. juga terdapat giat preastasi yang terbagi menjadi 4 kategori. Pertama, kategori Kemampuan Umum : Karya Cipta Pramuka, Iklan Layanan Masyarakat, News Presenter. Kedua, Kemampuan Kepramukaan : Scouting Skill, Lomba Cepat Tepat Pramuka. Ketiga, Sosial Budaya : Ngadi Salira Busana. Dan Keempat, Kedisiplinan dan Pembinaan Karakter : Langkah Pramuka, K5 Perkemahan dan Keaktifan.

Dari 4 kategori giat prestasi tersebut kontingen MA Matholi’ul Huda Troso berhasil membawa 19 tropi/piala. Diantaranya adalah piala Juara 1 Langkah Pramuka, Juara 1 Karya Cipta Pramuka Putri, Juara 1 Iklan Layanan Masyarakat Putra, Juara 1 Iklan Layanan Masyarakat Putri, Juara 1 Scouting Skill Putra, Juara 1 Scouting Skill Putri, Juara 1 Semboyan Putra, Juara 2 Semboyan Putri, Juara 2 Perpetaan Putra, Juara 3 Perpetaan Putri, Juara 2 Pionering Putra, Juara 2 News Presenter Putri, Juara Harapan 1 News Presenter Putra, Juara 1 Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP) Putra, Juara Harapan 2 Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP) Putri, Juara 3 Ngadi Saliro Busono Putra, Juara 3 K5 Putra, Sangga Tergiat 1 Putra, Sangga Tergiat 1 Putri, Tropy Bergilir Gladi Widya Cakra Baswara Kwartir Cabang Jepara (Putra), Tropy Bergilir Gladi Widya Cakra Baswara Kwartir Cabang Jepara (Putri). (Syah)

  • 0
  • Baca: 69 kali

Penerimaan Raport Semester Gasal Kelas X menggunakan Format Baru

Troso, MAMHTROSO.com – Penerimaan Raport Semester Gasal Tahun Pelajaran 2017-2018 MA Matholi’ul Huda Troso dilaksanakan kemarin, Selasa (19/12/2017). Jika pada sekolah-sekolah lain diagendakan penerimaan raport ini pada hari Sabtu, akan tetapi karena banyak agenda lomba di Class Meeting  sehingga MA MH Troso mengundurkan jadwal penerimaan raportnya.

Seperti biasa penerimaan raport di MA MH Troso dilaksanakan pada waktu istirahat siang, yaitu pada pukul 12.00 WIB. Dan yang diperbolehkan untuk mengambil buku raport hanya orang tua wali, tidak diperbolehkan jika diambil oleh siswa yang bersangkutan sendiri. Karena ada banyak hal yang disampaikan oleh pihak madrasah kepada orang tua wali murid terkait tentang pendidikan di madrasah yang harus sinergi dengan pendidikan di lingkungan rumah. Perlu kerjasama yang baik antara tim pendidik dari madrasah dan orang tua.

Setiap wali kelas menyampaikan kepada wali murid yang dating bahwa MA MH Troso menekankan pada gerakan dan kegiatan yang bertujuan untuk pendidikan mental, kepemimpinan, kebersamaan, solidaritas, peduli, dan tolong menolong antar siswa.. Untuk membina mental siswa tidak cukup hanya teori di kelas, tetapi harus melalui praktik langsung dengan kegiatan-kegiatan yang diagendakan oleh madrasah. Kegiatan-kegiatan tersebut mulai dari Lomba Dekorasi Kelas, Shobah Farhah (morning fun), Emha Variety Show, Lomba Keterampilan Penegak (LKP), Keterampilan Pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa, dan Class Meeting. Selain kegiatan-kegiatan madrasah juga terus mengembangkan fasilitas-fasilitas pendukung pendidikan. Dan bagian terakhir disampaikan juga prestasi yang diraih oleh siswa-siswi MA Matholi’ul Huda Troso selama satu semester. Ada sebanyak 13 tropi atau kejuaraan yang diraih selama satu semester. Dan yang paling terakhir diraih adalah tim bola basket MA MH Troso berhasil menjadi juara ke-3 pada Invitasi Bola Basket yang diadakan di SMAN Bangsri pada bulan November lalu.

Dengan Penerimaan Raport berarti suatu tonggak tenggang pendidikan satu semester pertanda telah selesai.  Buku raport berisi angka-angka yang merupakan hasil belajar siswa selama satu semester. Ada yang berbeda pada penerimaan raport kali ini. Raport yang diterima oleh siswa kelas X berformat yang lebih besar dan banyak deskripsi nilainya. Hal ini dikarenakan untuk Kelas X sudah menggunakan Kurikulum 2013 Revisi.  Sementara untuk Kelas XI dan XII masih menggunakan format raport dengan sistem penilaian KTSP. Selain buku raport MA MH Troso juga membagikan lembaran raport kolektif yang berisikan nilai kognitif seluruh peserta didik satu kelas sesuai dengan urutan teratas sampai terbawah. (Syah)

  • 0
  • Baca: 56 kali
Berlangganan RSS feed