Haflah Takhorruj Santri Angkatan Pertama Pondok Pesantren Matholi’ul Huda Troso Jepara Jawa Tengah

Bagikan :

WhatsApp
Email
Facebook
X

Troso, MAMHTROSO.com – Pondok Pesantren Matholi’ul Huda Troso Jepara Jawa Tengah menyelenggarakan Haflah Takhorruj untuk lulusan Angkatan pertamanya, Ahad (16/6/2024) kemarin.

Lihat galeri kegiatannya – klik link di sini

Acara ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan diikuti oleh seluruh santri yang berjumlah 120 santri dan para wali santri. Kelompok rebana Matholi’ul Huda Troso langsung mengiringi kedatangan para wali santri dan dilanjutkan dengan Bacaan Albarzanji. Kemudian tahlilan dipimpin oleh Ustadz Noor Ubaidillah, S.Pd.I. dan barokah doa dipimpin oleh Ustadz Harisul Haq, Lc. Acara kemudian dilanjutkan dengan beberapa tampilan dari para santri Kelas IX dan Kelas XII.

Beberapa penampilan tersebut diantaranya adalah Pidato Bahasa Arab yang dipimpin oleh Muhammad Alex Syaikhoni, Praktik Kitab Amtsilati dan Nadzom Khulashoh Alfiyah Ibnu Malik yang dipimpin oleh Ustadzah Fathna Zahira El Ummah, Pidato Bahasa Inggris dipimpin oleh Zahrotun Nikmah, Hifdzul Qur’an yang dipimpin Ustadzah Siti Muyassaroh, S.H. dan Pembacaan Kitab Kuning ala Pesantren Matholi’ul Huda Troso Muhammad Ainul Falakh.

Bapak Aminan Basyarie, Ayahanda dari Santriwati Syahda Va Uziyah mewakili wali santri memberikan sambutan. Beliau menyampaikan maaf, maaf, maaf, dan terima kasih, terima kasih, terima kasih. Beliau memohon maaf jika diantara anak-anaknya ada yang bandel, kurang disiplin, bermalas-malasan selama di pondok. Dan beliau juga berterima-kasih atas perhatian dan ilmu yang telah diajarkan oleh para ustadz kepada anaknya.

Dilanjutkan dengan Sambutan dari Pimpinan Pondok Pesantresn Matholi’ul Huda Troso, Ustadz Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Beberapa poin yang disampaikan beliau, pertama adalah tentang keikhlasan. Santri yang mondok harus memiliki dasar utama yang sangat penting dalam dirinya yaitu keikhlasan. Karena sejatinya Pendidikan berbeda dengan mengajar. Dengan keikhlasan inilah Pendidikan seorang santri akan paham betul apa saja hak dan kewajibannya. Santri yang tidak Ikhlas dalam pendidikan biasanya malah merusak tatanan pesantren, akan melanggar aturan, dan susah berkembang.

Kedua, beliau berpesan agar para satri yang sudah lulus agar terus membantu membesarkan Pondok Pesantren Matholi’ul Huda Troso. Cara membantu ini banyak sekali caranya, tetapi yang paling mudah adalah selalu mendoakan dan menjadi manusia-manusia yang bermanfaat di tengah-tengah masyarakat. “Setiap perilaku harus didasari dari kepala yang berstempel Ponpes Matholi’ul Huda Troso, agar hanya perilaku-perilaku yang baik saja yang diamalkan”, tandas beliau. Usai sambutan, dipungkasi dengan pembagian syahadah dan foto bersama. Ada 19 santri dari 2 jurusan baik tahfidz maupun kitab kuning yang lulus pada angkatan pertama ini. Yaitu 12 santri dari Kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs.) dan 7 santri dari siswa Madrasah Aliyah (MA) Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara. (Syah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *