Troso, MAMHTROSO.com – Rangkaian kegiatan Ar-Rihlah At-Tarbawiyyah Al-Iqtishodiyyah yang diikuti oleh siswa kelas akhir KMI 2026 Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mencapai salah satu titik puncaknya di pesisir utara Jawa. Pada Jumat, 13 Februari 2026, rombongan yang dijuluki “The Brilliant Generation” ini melakukan kunjungan silaturahmi ke Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Matholi’ul Huda Troso, Pecangaan, Jepara. Kunjungan ini merupakan bagian dari misi besar untuk mencetak alumni yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.
Lihat galeri kegiatannya – klik di sini
Rombongan yang berjumlah 96 orang, terdiri dari 90 santri dan 6 ustadz pembimbing, tiba di kampus YPI Matholi’ul Huda Troso pada sore hari. Kedatangan mereka disambut dengan suasana penuh keakraban oleh keluarga besar yayasan. Sebagai simbol semangat dan kesehatan yang menjadi pilar pendidikan kunjungan diawali dengan agenda olahraga bersama.
Pertandingan persahabatan bola basket dan bola voli menjadi ajang pemecah kekakuan antara santri Gontor dengan siswa MA Matholi’ul Huda Troso. Melalui kompetisi yang sportif ini, nilai-nilai ukhuwah Islamiyah yang diajarkan di pondok diimplementasikan secara nyata di lapangan. Gelak tawa dan sorak sorai pendukung menambah hangat suasana sore di Lapangan Olah Raga Matholi’ul Huda Troso, menciptakan ikatan emosional yang kuat sebelum memasuki sesi formal.
Memasuki waktu malam, agenda berlanjut dengan acara “Malam Silaturrahim” yang mempertemukan siswa Gontor, pengurus Yayasan Matholi’ul Huda, serta perwakilan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM). Acara ini dirancang sebagai forum ramah tamah untuk saling berbagi pengalaman dan mempererat tali persaudaraan antar-lembaga pendidikan Islam.
Dalam sesi sambutan, ditekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan untuk menyiapkan sumber daya berkualitas sesuai cita-cita pendiri Gontor. Para santri diingatkan kembali pada tema perjalanan mereka yang dikutip dari Q.S. Az-Zumar ayat 9, bahwa orang yang berilmu haruslah mampu menjadi pribadi yang cerdas dalam mengambil pelajaran dari setiap silaturahmi yang dilakukan.
Malam tersebut semakin meriah dengan adanya penampilan seni berupa live band dari perwakilan kedua belah pihak. Penampilan musik ini menunjukkan sisi kreatif dan inovatif santri, membuktikan bahwa pendidikan di pesantren juga memberikan ruang bagi ekspresi bakat dan minat seni tanpa meninggalkan nilai-nilai kesantunan.
Kehadiran IKPM dalam acara malam tersebut memberikan warna tersendiri. Para alumni memberikan motivasi serta gambaran mengenai dinamika pengabdian di masyarakat kepada para siswa kelas akhir. Hal ini sangat relevan dengan latar belakang kegiatan rihlah yang memang bertujuan untuk membekali santri sebelum mereka benar-benar terjun menjadi kader umat.
Melalui kunjungan ke YPI Matholi’ul Huda Troso ini, diharapkan para siswa kelas akhir KMI 2026 tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi yang tidak terikat oleh golongan. Perjalanan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat “100 Tahun Gontor” terus menyala dalam diri setiap santri untuk terus menebar manfaat ke seluruh penjuru negeri. (Syah)











