Troso, MAMHTROSO.com – Sebuah tonggak sejarah baru tercatat di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Matholi’ul Huda Troso. Untuk pertama kalinya, pelaksanaan Sholat Jum’at bagi civitas akademika MTs, MA, dan Pondok Pesantren Matholi’ul Huda Troso diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Matholi’ul Huda Troso, pada Jum’at (24/7/2026).
Pelaksanaan perdana ini berlangsung dengan suasana yang khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta, mulai dari dewan guru, tenaga kependidikan, santri, hingga para siswa, mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh antusias. Momentum ini menjadi langkah awal pemanfaatan Gedung Serba Guna sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan karakter Islami di lingkungan Matholi’ul Huda Troso.
Rangkaian ibadah diawali dengan bilal yang dipandu oleh H. Ismail, S.Pd.I., kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ahmad Azhari Nasir, S.H.I., M.S.I. Suasana religius semakin terasa ketika jamaah bersama-sama melantunkan doa dan dzikir sebelum memasuki rangkaian khutbah.
Bertindak sebagai khatib, H. Ahmad Harisul Haq, Lc., menyampaikan khutbah yang sarat dengan pesan tentang pentingnya menjaga adab dan kesempurnaan pelaksanaan ibadah Sholat Jum’at. Dalam khutbahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Sholat Jum’at bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ketakwaan, kedisiplinan, serta penghormatan terhadap syiar Islam.
Beliau juga memberikan apresiasi atas suasana pelaksanaan Sholat Jum’at di Gedung Serba Guna yang berlangsung sangat kondusif. Menurutnya, seluruh siswa mampu mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh perhatian sehingga jamaah dapat menyimak khutbah dengan baik. Kondisi tersebut dinilai lebih mendukung dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, ketika masih terdapat sebagian siswa yang berbicara dengan teman di dalam masjid saat khutbah berlangsung.
Dalam penjelasannya, khatib mengingatkan bahwa Sholat Jum’at merupakan kewajiban bagi setiap muslim laki-laki yang telah memenuhi syarat (mukallaf). Hal ini didasarkan pada firman Allah SWT:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum’at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
(QS. Al-Jumu’ah [62]: 9)
Rasulullah SAW juga menegaskan kewajiban tersebut melalui sabdanya:
“Sholat Jum’at adalah kewajiban bagi setiap muslim secara berjamaah, kecuali empat golongan: hamba sahaya, perempuan, anak kecil, dan orang yang sakit.”
(HR. Abu Dawud dan Al-Hakim)
Meskipun demikian, beliau menjelaskan bahwa kaum perempuan diperbolehkan menghadiri dan mengikuti Sholat Jum’at apabila menghendakinya, namun tidak diwajibkan. Apabila seorang perempuan telah mengikuti Sholat Jum’at dengan sah, maka pelaksanaan tersebut telah menggugurkan kewajiban Sholat Zuhur pada hari itu. Penjelasan ini sejalan dengan pendapat mayoritas ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali yang menyatakan bahwa perempuan boleh menghadiri Sholat Jum’at selama tetap menjaga adab, aurat, dan tidak menimbulkan kemudaratan.
Pelaksanaan perdana Sholat Jum’at di Gedung Serba Guna ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun budaya ibadah yang semakin tertib, nyaman, dan berkualitas di lingkungan MTs, MA, dan Pondok Pesantren Matholi’ul Huda Troso. Selain menyediakan ruang ibadah yang lebih representatif, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik agar terbiasa menjaga ketenangan, menghormati khatib, serta menyimak nasihat agama dengan penuh perhatian.
Dengan dimulainya sejarah baru ini, Gedung Serba Guna Matholi’ul Huda Troso tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan akademik dan kemasyarakatan, tetapi juga menjadi tempat yang menguatkan nilai-nilai spiritual, ukhuwah Islamiyah, serta pembinaan akhlak bagi seluruh warga madrasah dan pondok pesantren. (Syah)