Troso, MAMHTROSO.com – Seluruh sivitas akademika MA dan MTS Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara dengan khidmat mengikuti pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang digelar pada Senin (3/8/2026) di halaman MTS Matholi’ul Huda Troso. Upacara pengibaran bendera ini dilaksanakan oleh petugas upacara dari Tim PASSUS (Pasukan Khusus) MTS Matholi’ul Huda Troso.
Lihat galeri kegiatannya – klik di sini.
Bertindak sebagai pembina upacara, Aipda Andhi Budhiharto, S.H., mewakili AKP Bambang Suroyo, S.H., selaku Kapolsek Pecangaan. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan berbagai pesan penting kepada para siswa sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Pesan pertama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga pola hidup sehat dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan. Aipda Andhi mengungkapkan bahwa dalam patroli rutin, khususnya pada malam Minggu, pihak kepolisian masih sering menjumpai kelompok remaja yang melakukan balap liar serta mengonsumsi minuman beralkohol.
“Minuman beralkohol dapat merusak kesehatan fisik maupun mental. Oleh karena itu, para pelajar harus mampu menjaga diri dan memilih lingkungan pergaulan yang baik,” pesannya di hadapan seluruh peserta upacara.
Selain itu, beliau juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba yang saat ini semakin beragam jenis dan modus peredarannya. Menurutnya, para pelajar harus meningkatkan kewaspadaan karena para pelaku peredaran narkoba terus melakukan berbagai inovasi untuk mengelabui aparat penegak hukum.
Dalam bidang keselamatan berlalu lintas, Aipda Andhi mengimbau seluruh siswa yang menggunakan kendaraan bermotor agar selalu mematuhi aturan. Pengendara diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi kendaraan dengan spion, serta tidak menggunakan knalpot brong. Ia menegaskan bahwa kendaraan yang terbukti menggunakan knalpot tidak sesuai standar akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak kalah penting, beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai dengan tidak melakukan perundungan (bullying) dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Sikap saling menghormati dan menghargai sesama menjadi kunci terciptanya suasana belajar yang kondusif.
Melalui amanat tersebut, diharapkan seluruh siswa MA dan MTS Matholi’ul Huda Troso mampu menjadi generasi muda yang sehat, disiplin, taat hukum, serta memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Kehadiran jajaran Kepolisian Sektor Pecangaan dalam upacara bendera juga menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran hukum serta membentuk karakter pelajar yang berintegritas. (Syah)