Gladi Tangguh Dewan Ambalan Setiabudi Fatmawati 2026, Siapkan Mentalitas dan Keterampilan Dewan Ambalan yang Tangguh dan Berkarakter

Bagikan :

WhatsApp
Email
Facebook
X

Troso, MAMHTROSO.com – Dewan Ambalan Setiabudi–Fatmawati Gugus Depan 09.115/09.116 MA Matholi’ul Huda Troso menyelenggarakan kegiatan Gladi Tangguh (GT) Dewan Ambalan Tahun 2026 sebagai program pembinaan bagi pengurus Dewan Ambalan yang baru. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Kamis, 9 Juli 2026 hingga Jumat, 10 Juli 2026, dengan rangkaian materi kelas dan praktik lapangan yang dirancang secara sistematis.

Lihat galeri kegiatannya – klik hari pertama, dan hari kedua.

Gladi Tangguh merupakan agenda pembinaan yang bertujuan menyiapkan mentalitas, karakter, serta keterampilan anggota Dewan Ambalan agar siap mengemban tugas dan tanggung jawab selama masa jabatannya. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama, komunikasi, serta berbagai keterampilan teknis kepramukaan yang menjadi bekal dalam menjalankan roda organisasi Dewan Ambalan.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan cek kehadiran peserta, pemeriksaan perlengkapan, serta apel pagi sebagai bentuk pembiasaan disiplin dan kesiapan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Setelah itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai teknis pelaksanaan Gladi Tangguh sebelum memasuki sesi pembelajaran inti.

Sesi Training of Trainer (TOT) menjadi materi pertama yang disampaikan oleh Kak Siska Noviana Dewi, S.Si., M.Si. Materi ini memberikan bekal kepada peserta mengenai dasar-dasar kepemimpinan, kemampuan menyampaikan materi, teknik komunikasi, serta membangun kepercayaan diri sebagai calon pemimpin di lingkungan Pramuka Penegak.

Selanjutnya, peserta mengikuti pendalaman Teknik Pramuka yang disampaikan oleh Kak M. Muhtar Sya’roni, S.Pd. Materi ini mencakup penguatan pengetahuan dan keterampilan dasar kepramukaan yang akan diterapkan pada kegiatan lapangan. Sementara itu, pembelajaran Keterampilan Baris-Berbaris (LBB) diberikan oleh Kak Wahyu Budi Santoso, S.Pd. bersama Kak M. Syarif Hidayat, yang menekankan pentingnya disiplin, kekompakan, ketepatan gerakan, serta kepemimpinan dalam sebuah regu.

Memasuki hari kedua, peserta melaksanakan praktik lapangan yang diawali dengan absensi, apel pagi, dan praktik LBB. Selanjutnya peserta mengikuti tantangan di beberapa pos, di antaranya Pos 1 dengan materi semboyan dan cari sangga, Pos 2 berupa halang rintang dan praktik ikatan, hingga kegiatan ke-komando, memasak, outbound, serta kerja bakti membersihkan area kegiatan. Seluruh rangkaian dirancang untuk menguji kemampuan berpikir, kerja sama tim, ketahanan fisik, serta kemandirian peserta.

Seluruh pelaksanaan kegiatan berada di bawah koordinasi Seksi Kegiatan yang dipimpin oleh Kak Syaifur Rohman, S.Pd. Bersama panitia dan pembina, beliau memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan tujuan pembinaan yang telah direncanakan. Sinergi antara pemateri, panitia, dan peserta menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran pelaksanaan Gladi Tangguh tahun ini.

Rangkaian Gladi Tangguh kemudian ditutup dengan prosesi Pengukuhan Dewan Ambalan, sebagai simbol bahwa seluruh peserta telah menyelesaikan setiap tahapan pembinaan dan dinyatakan siap menjalankan amanah organisasi. Prosesi ini menjadi momentum penting sekaligus peneguhan komitmen untuk mengabdikan diri kepada gugus depan, madrasah, dan masyarakat melalui Gerakan Pramuka.

Melalui kegiatan Gladi Tangguh Dewan Ambalan Tahun 2026, diharapkan lahir pengurus Dewan Ambalan Setiabudi–Fatmawati yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, disiplin tinggi, serta mampu menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya. Semangat Satya dan Darma Pramuka yang ditanamkan selama dua hari pelaksanaan diharapkan menjadi bekal dalam mewujudkan Dewan Ambalan yang aktif, inovatif, bertanggung jawab, dan siap berkarya selama masa baktinya. (Syah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *