Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah (MA) Matholi’ul Huda Troso kembali menyelenggarakan perhelatan akbar tahunan dalam rangka regenerasi kepemimpinan siswa. Agenda yang bertajuk Pemilihan Umum (Pemilu) Ketua OSIS dan Pradana Pramuka periode 2026/2027 ini berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh antusiasme di lingkungan madrasah pada Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh civitas akademika untuk mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi secara langsung.
Lihat geleri kegiatannya – klik
Suasana demokrasi mulai terasa sejak pagi hari, di mana para kandidat diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi mereka di hadapan para pemilih. Dalam balutan seragam Pramuka dan seragam khas madrasah yang rapi, para calon pemimpin tersebut berorasi di atas podium dengan penuh percaya diri. Gestur dan retorika yang elegan dari setiap kandidat menunjukkan kesiapan mental mereka untuk memikul tanggung jawab besar sebagai representasi suara siswa di masa depan.
Proses pemungutan suara dilaksanakan dengan sistem yang mengadopsi mekanisme pemilihan umum nasional. Panitia menyediakan bilik suara yang representatif untuk menjaga kerahasiaan pilihan para pemilih. Satu per satu siswa mengantre dengan tertib, menerima surat suara, dan menuju bilik untuk memberikan hak suara mereka. Setelah itu, surat suara dimasukkan ke dalam kotak suara yang telah dikategorikan berdasarkan jenis pemilihan, yakni kotak untuk Ketua OSIS, Pradana Putra, dan Pradana Putri.
Transparansi menjadi pilar utama dalam kegiatan ini. Hal tersebut terlihat jelas pada tahap rekapitulasi suara yang dilakukan secara terbuka di hadapan para saksi dan pendukung. Petugas pencatat dengan cekatan menggoreskan garis-garis “tally” pada papan rekapitulasi setiap kali surat suara sah dibacakan. Ketegangan sempat menyelimuti ruangan saat perolehan angka antar kandidat saling berkejaran, namun suasana tetap terjaga kondusif berkat kedewasaan berdemokrasi yang ditunjukkan oleh seluruh pihak.
Berdasarkan hasil rekapitulasi final untuk pemilihan Ketua OSIS, persaingan berlangsung cukup ketat di antara tiga kandidat. M. Ahsan Qomarudin berhasil meraih suara tertinggi, disusul oleh Nurul Aulia Hasanah, dan A. Ismail Husein. Pada pemilihan Pradana Putra, Ainul Yaqin mencatatkan kemenangan mutlak, mengungguli Dimas Samsul Ma’arif. Sementara itu, untuk posisi Pradana Putri, Dwi Syafiqotul Unsiyah terpilih sebagai pemimpin baru, unggul atas Naila Farah Fauzia. Total partisipasi pemilih pada kategori Pradana ini menunjukkan angka yang signifikan dengan tingkat kehadiran yang tinggi.
Kepala Madrasah beserta jajaran guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pesta demokrasi ini. Pemilu OSIS dan Pradana ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan laboratorium pendidikan politik bagi siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan untuk menghargai perbedaan pendapat, menjunjung tinggi sportifitas, serta memahami bahwa kepemimpinan adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Dengan selesainya proses penghitungan suara, MA Matholi’ul Huda Troso kini resmi memiliki nahkoda baru untuk memajukan organisasi kesiswaan selama satu periode ke depan. Harapan besar tertumpu pada pundak para pemimpin terpilih agar mampu membawa inovasi, mempererat ukhuwah antar siswa, serta menjaga nama baik madrasah melalui program-program kerja yang kreatif dan edukatif. Selamat bertugas kepada para pemimpin baru, semoga amanah dalam mengemban tugas. (Syah)









