Momen Khidmat Pelepasan Alumni MA Matholi’ul Huda Troso HARSAVA GENERATION 26 : Mengantar Generasi Unggul Menyambut Masa Depan

Bagikan :

WhatsApp
Email
Facebook
X

Troso, MAMHTROSO.com – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti halaman MA Matholi’ul Huda Troso, Pecangaan, Kabupaten Jepara. Rangkaian acara perpisahan dan pelepasan siswa atau yang akrab disebut Muwadda’ah pada Hari Kamis (18/6/2026) sukses digelar untuk melepas siswa-siswi kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Tahun Pelajaran 2025/2026, yang pada tahun ini dikukuhkan sebagai angkatan HARSAVA GENERATION 26. Momentum ini menjadi babak akhir dari perjalanan estafet menuntut ilmu sekaligus gerbang awal bagi para lulusan untuk mendarmabaktikan diri ke masyarakat.

Lihat galeri kegiatannya – klik disini

Sejak pagi hari, esensi dari sebuah acara pelepasan sudah terasa kental melalui serangkaian pra-acara yang dikonsep apik oleh panitia. Kegiatan diawali dengan prosesi kirab siswa-siswi kelas XII yang berjalan beriringan didampingi para guru. Langkah kaki mereka yang rapi menuju tempat acara, diiringi lantunan selawat dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, seolah menyimbolkan pelepasan sekelompok pemuda tangguh dari HARSAVA GENERATION yang siap membawa keberkahan dan nilai-nilai religius ke dunia luar.

Memasuki acara inti, suasana berubah menjadi semakin syahdu saat pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an berkumandang. Prosesi perpisahan ini kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin secara khusyuk oleh H. Ismail, S.Pd.I. Untaian doa kedamaian dan kesuksesan masa depan bagi para alumni yang akan dilepas tersebut kemudian dipimpin oleh Ahmad Azhari Nasir, S.H., M.Hum..

Di tengah jalannya prosesi perpisahan, sebuah pesan penting dititipkan oleh Ketua YPI. Matholi’ul Huda Troso, H. Sunarto kepada segenap orang tua yang hadir agar terus mengawal putra-putrinya pasca-kelulusan ini. “Putra-putri panjenengan adalah generasi penerus bangsa yang harus terus dijaga dan didoakan agar menjadi anak yang saleh dan salehah,” tutur beliau, menegaskan bahwa pelepasan dari madrasah bukan berarti berakhirnya pengawasan moral, melainkan perpindahan tanggung jawab penuh kembali ke pangkuan keluarga.

Detak jantung para hadirin sempat berdegup kencang saat memasuki sesi pengumuman kelulusan terbaik. Rasa bangga membuncah ketika dewan guru membacakan nama-nama peraih peringkat 1 hingga 10 nilai akademik untuk MA Matholi’ul Huda Troso. Pengumuman ini menjadi bukti nyata atas dedikasi, kerja keras, dan air mata yang telah dikorbankan para siswa selama bertahun-tahun sebelum hari perpisahan ini tiba.

Apresiasi tinggi juga diberikan madrasah kepada lima lulusan terbaik dari Program IPA jenjang Madrasah Aliyah. Peringkat pertama berhasil diraih oleh Ahmad Fahril Maulana Azizy, disusul secara berurutan oleh Achla Fauziatun Nada, Abdul Aziz, Kaysa Naula Izzah Aryunnajah, dan Naila Zahra Anastasya. Prestasi gemilang ini menjadi kado perpisahan terindah yang dipersembahkan oleh angkatan HARSAVA GENERATION untuk almamater tercinta.

Tak kalah membanggakan, Program IPS juga menempatkan lima siswa terbaiknya di atas panggung kehormatan. Durotul Januar Miuqoffa sukses menyabet peringkat pertama, diikuti oleh Agni Salsabila, Nizma Amalia Ristiyanti, Aisyah Ranita, dan Yusuf Awal Tauladani. Penuh bahagia dan bangga tatkala mereka melangkah maju untuk menerima dokumen kelulusan secara simbolis, menandai resminya status mereka sebagai alumni.

Mewakili rekan-rekannya dari keluarga besar MTS dan MA Matholi’ul Huda Troso, Yasmin Syamila Ilma menyampaikan untaian kalimat perpisahan yang menyentuh hati. Dengan suara bergetar, ia mengutarakan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh guru yang telah sabar mendidik, serta memohon maaf atas segala khilaf selama mereka menempuh studi. “Hari ini kami berpisah dengan seragam ini, namun sanubari kami akan selalu terikat pada madrasah ini,” ungkapnya mewakili rasa haru seluruh wisudawan.

Kepala MA Matholi’ul Huda Troso, H. Ahmad Harisul Haq, Lc., dalam sambutan pelepasannya memberikan wejangan sebagai bekal hidup para siswa. Beliau mengingatkan bahwa kelulusan akademik bukanlah akhir dari segalanya karena setiap anak diciptakan unik dengan potensi masing-masing. Beliau berharap agar setelah dilepas dari madrasah ini, para alumni mampu bersinar di bidangnya masing-masing, baik di jalur akademik maupun keterampilan praktis.

Penegasan mengenai kualitas lulusan juga disampaikan oleh perwakilan wali murid, Taufiqurrahman, S.S., M.Hum., Ph.D. Beliau memuji sistem pendidikan madrasah yang mengombinasikan teori kelas dengan praktik soft skill nyata seperti kepramukaan, muhadlarah (seni pidato), desain grafis, tata busana, hingga tata boga, dan program-program yang lain. Bekal keterampilan inilah yang diyakini akan membuat para alumni tangguh dan siap pakai setelah dilepas dari lembaga pendidikan ini.

Acara pelepasan ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Camat Pecangaan, Yeni Yahya Hasan Ahmad Shofi, S.STP., M.H., yang juga merupakan alumnus MTs Matholi’ul Huda Troso pada 25 tahun lalu. Beliau membagikan memori indahnya saat dahulu dididik pidato bahasa Inggris oleh Drs. H. Nur Kholis Syam’un, serta mengingat ketika mengikuti cerdas cermat bersama Karwadi, S.Ag. Menutup sambutannya, beliau menyuntikkan semangat agar para lulusan tidak berhenti belajar dan ikut menyukseskan program “Jepara Mulus, Makmur, Unggul, Lestari, Religius”. Acara Muwadda’ah pun resmi berakhir, menutup lembaran kisah kasih sekolah dan membuka gerbang pengabdian yang sesungguhnya bagi seluruh jajaran alumni HARSAVA GENERATION. (Syah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *